MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
Episode 145


__ADS_3

Saat Sasa sudah duduk ia meringis memegangi perut nya memang akhir-akhir ini mengalami kontraksi palsu.


"Sayang kau kenapa" tanya Vino panik.


"Sakit"ucap Sasa pelan.


"Kita ke rumah sakit ya" ucap Vino.


"Tidak usah mungkin sebentar lagi akan baik-baik saja"ucap Sasa menahan sakit.


"Jika tidak tahan kita rumah sakit ya"ucap Vino karna Sasa tidak akan mau ke sana kalau dia masih bisa menahan nya.


"Iya" ucap Sasa pelan.


Vino mengeluarkan ponsel nya dan segera menelpon supir menjemput mereka.


"Mana yang sakit"tanya Vino khawatir melihat wajah Sasa penuh keringat.


"Seperti nya aku mau melahir kan"ringis Sasa melihat air ketuban nya sudah pecah membuat Vino tambah panik.


"Tahan sayang sebentar lagi supir akan sampai kita segera ke rumah sakit"ucap Vino mengelus kepala Sasa.


"Aku tidak tahan lagi"ucap Sasa yang kesakitan.


Tak lama mobil berhenti di samping Vino membuat Vino menoleh dengan segera ia menggendong Sasa masuk ke dalam mobil.


"Cepat pak kita ke rumah sakit"ucap Vino.


"Baik tuan"ucap supir segera melajukan mobil ke rumah sakit.

__ADS_1


"Cepat sedikit pak"teriak Sasa yang kesakitan.


"Sabar sayang sebentar lagi kita sampai"ucap Vino mengelus kepapa Sasa.


Beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah sakit dengan cepat Vino menggendong Sasa keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumah sakit.


"Dokter cepat bantu isti saya mau melahirkan"teriak Vino yang sudah tidak tahan melihat Sasa kesakitan dan menangis.


Beberapa dokter segera membawa Sasa ke ruang bersalin Vino sama sekali tak melepaskan genggaman tangan nya pada Sasa.


"Sakit "ucap Sasa menangis.


"Tahan sebentar lagi nona masih pembukaan delapan kita harus menunggu dua lagi" ucap dokter yang menangani Sasa.


"Aku tidak kuat lagi"ucap Sasa pelan.


Setelah pembukaan sepuluh dokter memberi aba-aba membantu Sasa melahirkan.Tak lama merasakan kesakitan yang luar biasa akhir nya terdengar tangis bayi.


ooeekk ooeekk ooeekk


Sasa yang mendengar nya tersenyum dan menangis bahagia akhir nya anak nya lahir,tak jauh beda dengan Vino yang sangat bahagia ia menciumi seluruh wajah Sasa.


"Terimakasih sayang"ucap Vino memeluk Sasa.


"Selamat tuan,nona anak kalian perempuan"ucap dokter tersenyum.


"Terimakasih dok"ucap Vino.


Beberapa saat kemudian bayi mungil tersebut berada di tangan Vino yang baru saja di bersihkan.

__ADS_1


"Sayang putri kita sangat cantik seperti mu"ucap Vino mencium kening bayi mungil tersebut.


"Apa kau sudah ada nama untuk nya"tanya Sasa .


"Sudah"ucap Vino tersenyum melihat putri kecil nya.


"Siapa"tanya Sasa.


"Adara Sabila Sebastian"ucap Vino.


"Baby Dara sini sama mama"ucap Sasa.


"Iya mama"ucap Vino menirukan suara anak kecil dan memberikan nya pada Sasa.


"Dia sangat cantik"ucap Sasa.


"Seperti mama nya"ucap Vino mencium kening Sasa membuat Sasa tertawa pelan.


"Semoga Dea juga secepat nya mempunyai anak seperti kita"ucap Sasa.


"Iyaa,aku akan memberitahu mereka dulu jika kau telah melahir kan"ucap Vino.


"Baik lah"ucap Sasa.


Vino segera mengambil ponsel nya dan membuka WA lalu melakukan panggilan Vidio call di grup mereka berenam yang mereka buat.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa vote,like dan komen nya kk😊

__ADS_1


__ADS_2