MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
Episode 170


__ADS_3

Di lain tempat Bayu dan Wina sedang duduk di ruang tamu milik mereka,beberapa tahun kedua nya hidup dengan membuka ruko kecil dan mengontrak rumah.Sekarang mereka sudah mempunyai rumah sendiri meski tidak besar namun sangat nyaman untuk di tinggali begitu pula dengan toko mereka yang sudah milik mereka sendiri dan mempunyai beberapa karyawan yang menjaga nya.


"Coba saja Karin masih hidup pasti kita tidak akan kesepian seperti ini"ucap Wina mengingat putri nya.


"Karin sudah tenang di alam sana ma kita hanya perlu mendoakan nya saja" ucap Bayu.


"Apa papa masih membenci Jessica" tanya Wina pelan.


Bayu terdiam mendengarkan ucapan istri nya sejujur nya ia juga merindukan Jessica namun jika melihat wajah Jessica maka ia akan mengingat kejadian yang di masa lalu.


"Mama sangat merindukan nya pa dari dulu kita membenci nya bahkan menyakiti nya jika ada kesempatan mama ingin meminta maaf pada nya karna itu juga bukan salah nya mama ingin menebus semua kesalahan mama pada nya" ucap Wina menangis.


"Kita tidak akan pernah bisa bertemu dengan nya ma,dia sudah bahagia dengan tuan Aksa papa tau tuan Aksa pasti tidak akan mengizinkan kita bertemu dengan nya lagi setelah apa yang kita lakukan pada nya selama ini" ucap Bayu.


"Setidak nya kita mencoba nya pa,mama hanya ingin meminta maaf saja atas kesalah yang dulu kita buat setelah itu biar lah dia sendiri yang memutuskan nya jika ingin memaafkan kita atau sebalik nya" ucap Wina.


"Besok kita akan ke sana papa tau di mana mereka tinggal" ucap Bayu yang membenarkan ucapan Wina.

__ADS_1


"Iya pa" ucap Wina tersenyum.


Kedua nya tidak lagi bicara dan sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.


Di kamar Jasmine sedang duduk di sofa kamar nya membaca buku yang menarik perhatian nya sehingga ia tidak sadar jika Arka sudah berada di dekat nya.


"Jasmine" ucap Arka setengah berteriak.


"Sejak kapan kau masuk ke kamar ku dan kenapa tidak mengetok pintu dulu" ucap Jasmine dingin.


"Aku dari tadi sudah capek mengetok pintu tapi kau tidak menjawab nya jadi aku masuk saja" ucap Arka duduk si samping Jasmine.


"Aku ingin tanya sesuatu" ucap Arka menatap Jasmine dengan serius.


"Tanya kan saja" ucap Jasmine.


"Menurut mu lebih cantikan Dara atau Friska" ucap Arka menopang dagu nya menunggu jawaban Jasmine.

__ADS_1


Jasmine sendiri mendapat pertanyaan seperti itu mengerut kan kening nya bingung kenapa tiba-tiba Arka menanyakan hal itu.


"Kenapa kau bertanya seperti itu"tanya Jasmine.


"Tidak ada hanya bertanya saja"ucap Arka.


"Apa kau menyukai mereka berdua"tanya Jasmine.


"Kau masih kecil untuk apa bertanya seperti itu belajar yang rajin dulu dan sukses baru kau bertanya seperti itu" ucap Jasmine ketus.


"Apa salah nya nanti jika aku dewasa tinggal melamar nya dan menjadikan nya istri ku" ucap Arka mendapat tabokan dari Jasmine.


"Aku tidak tau jawaban nya" ucap Jasmine yang menurut nya pertanyaan seperti itu sangat tidak masuk akal.


"Ayo lah kan kau juga teman mereka masa kau tidak tau" ucap Arka kesal.


"Kau yang lebih sering bermain dan berbicara pada mereka jangan tanyakan aku jika tidak penting begitu" ucap Jasmine.

__ADS_1


"Percuma aku bertanya pada mu" ucap Arka segera meninggal kan kamar Jasmine.


Masih kecil sudah bertanya seperti itu bagaimana jika dewasa nanti,batin Jasmine.


__ADS_2