
Pagi hari nya Jet yang membawa mereka akhir nya mendarat di negara K sesuai dengan ke inginan Aksa yang akan memulai hidup baru bersama istri dan cucu nya,ia telah memutuskan semua akses tentang mereka agar tidak seorang pun yang tahu keberadaan mereka.
Aksa bahkan mengganti identitas mereka agar tidak ada seorang pun yang akan menemukan mereka karna ia tahu Erland memiliki akses yang luas, maka dari itu ia mengganti nya.
"Kek kita di mana"tanya Kris.
"Kita akan tinggal di sini sekarang"ucap Aksa lembut saat mereka sudah sampai di rumah.
"Kenapa kita pindah kek,,apa kita tidak memiliki uang lagi untuk membayar rumah"ucap Kris polos karna rumah tersebut lebih kecil dari rumah yang Aksa miliki di negara sebelum nya.
"Hahaha cucu kakek ada-ada saja"ucap Aksa mencubit pelan pipi Kristal.
"Queen sayang istirahat dulu yah"ucap Jessica lembut di angguki Kris.
"Kakek akan mengantar mu ke kamar"ucap Aksa menggendong Kris ke kamar nya.
Setelah di kamar ia membaring kan Kris dengan lembut dan menarik selimut hingga ke dada Kris.
"Istirahat lah kakek dan nenek juga akan istirahat"ucap Aksa mengelus kepala Kris lembut.
Jessica dan Aksa keluar dari dalam kamar Kris dan menutup pintu nya pelan,kedua nya pun masuk ke dalam kamar mereka yang berada di samping kamar Kris.
Jauh dari negara mereka tinggal sekarang Erland belum juga mendapat kabar dari anak buah kemana pergi nya Aksa membawa Kris.
"Bagaimana"tanya Jasmine pada Erland.
"Seperti nya daddy menutup akses kemana kepergian mereka hingga anak buah ku tidak menemukan jejak mereka"ucap Erland membuat Jasmine terdiam.
"Lalu bagaimana sekarang"ucap Jasmine.
"Kita akan tetap mencari keberadaan mereka"ucap Erland.
"Bagaimana kalau kita tidak menemukan mereka,,bagaimana kalau Kris tidak ingin bersama kita dan membenci kita"ucap Jasmine sedih membuat Erland diam karna benar apa yang di katakan oleh Jasmine.
"Tenang kan diri mu anak buah ku akan tetap melakukan pencarian"ucap Erland.
"Mommy dan daddy kenapa"tanya Aurora.
"Tidak ada sayang"ucap Jasmine cepat.
__ADS_1
"Mom Rora ingin melihat Kris"ucap Rora.
"Kris sudah pindah bersama kakek dan nenek karna kakek memiliki pekerjaan penting"ucap Jasmine.
"Apa karna Rora mom"ucap Rora.
"Bukan sayang Kris ikut karna ingin bersama kakek dan nenek bukan karna Rora"ucap Jasmine cepat.
"Padahal Rora ingin bertemu dengan Kris"ucap Rora sedih.
"Rora harus kuat dan semangat agar cepat bertemu Kris"ucap Jasmine di angguki Rora.
**********
Dua hari di rumah sakit Rora di perboleh kan pulang ke rumah,mereka duduk santai di ruang keluarga dan melihat Bintang yang berubah sejak kepergian Kris tiga hari yang lalu,Bintang tidak akan bicara jika bukan hal yang penting membuat Jasmine dan Erland hanya menghela nafas.
"Bintang kau mau kemana"tanya Jasmine melihat Bintang membawa tas keluar kamar nya.
"Mencari adik ku"ucap Bintang Datar tanpa menatap mereka membuat mereka diam mematung.
"Daddy sudah menyuruh anak buah daddy mencari nya"ucap Erland membuat Bintang tertawa sinis.
"Ya daddy mencari nya dengan cara menyuruh orang namun aku ingin mencari adik ku dengan usaha ku sendiri karna aku menyayangi nya,, bukan orang lain yang menyayangi nya hingga harus orang lain mencari nya"ucap Bingang pedas membuat kedua nya diam tanpa harus bicara apa lagi karna mengerti akan kata yang di keluarkan Bintang.
Di negara K sendiri Aksa mendaptar kan Kris sekolah agar Kris memiliki kegiatan dan melupakan kesedihan yang ia alami,Aksa mengganti nama Kristal menjadi Gazella Queenna Cleovanza sedangkan ia Daren Cleovanza dan Jessica sendiri Devania Cleovanza ia memberi nama belakang mendiang ibunya untuk nama belakang mereka agar tidak ada yang mengetahui keberadaan mereka.
"Queen bangun sayang sudah pagi kau akan sekolah bukan"ucap Jessica menepuk pipi Kris yang masih tertidur pulas.
"Lima menit lagi nek"ucap Kris menarik selimut nya.
"Lima menit lagi yang ada kau akan terlambat,,cepat bangun kakek dan nenek akan mengantar mu"ucap Jessica.
"Iya nek"ucap Kris berjalan dengan mat tertutup karna masih mengantuk hingga.
Dukk
Kepala nya terbentur tembok membuat nya membuka mata dan mengusap kening nya.
"Kau kenapa di sini sih,,siapa juga yang menaruh mu di situ lihat kening ku jadi sakit kan "ucap Kris kesal pada tembok tersebut membuat Jessica geleng kepala.
__ADS_1
"Lihat saja setelah aku selesai mandi aku akan membalas mu"ucap Kris mengepal kan tangan nya di hadapan tembok tersebut dan masuk ke dalam kamar mandi.
"Tembok pun di ajak bicara"gumam Jessica pelan keluar dari kamar Kris.
"Queen sudah bangun sayang"tanya Aksa pada Jessica.
"Iya dia sudah bangun"ucap Jessica.
"Bagaimana dengan mereka"tanya Jessica menatap Aksa.
"Bintang bertengkar dengan mereka malam itu dan sekarang mereka sedang mencari keberadaan kita"ucap Aksa membuat Jessica terdiam.
"Apa Bintang baik-baik saja"tanya Jessica.
"Dia baik-baik saja dan sekarang ia tinggal di rumah kita"ucap Aksa.
"Sebaik nya kita katakan saja pada nya agar tidak cemas dengan keadaan Queen kasihan Bintang"ucap Jessica.
"Aku akan menelpon ke rumah nanti dan memberitahu nya"ucap Aksa di angguki Jessica.
"Pagi kakek ku yang paling tampan"ucap Kris duduk di samping Jessica.
"Pagi juga cucu ku yang jelek"ucap Aksa menatap Kris.
"Kening mu kenapa queen"tanya Aksa melihat kening Kris sedikit benjol dan memerah.
"Tadi dia bertengkar dengan tembok dan ia kalah"ucap Jessica.
"Maksut nya"tanya Aksa tidak mengerti.
Jessica menceritakan apa yang ia lihat tadi pagi membuat Aksa tertawa sedangkan Kris hanya cengengesan tidak jelas malu sendiri.
"Lain kali hati-hati"ucap Aksa.
"Lagian siapa suruh tembok itu berada di situ"ucap Kris.
"Queen sebelum kita ke sini tembok itu sudah di situ"ucap Jessica.
"Tetap saja dia yang salah kan sudah tau queen mau lewat kenapa ia masih tetap di situ"ucap Kris mendapat jitakan dari Jessica karna sudah kesal dengan queen.
__ADS_1
"Cepat habis kan sarapan mu dan sekolah"ucap Jessica.
"Siap bos"ucap queen dengan gaya menghormat membuat kedua nya geleng kepala,mereka pun mulai sarapan pagi seperti sebelum nya namun dengan suana baru dan berharap mendapat kan kebagaian baru terutama untuk cucu kecil mereka yang sudah mulai membaik dari kemaren.