
Malam hari nya Angkasa di dalam kamar nya bolak balik menukar baju yang akan ia pakai saat bertemu dengan Amara,setelah menemukan yang menurut nya pas ia tersenyum puas melihat diri nya di cermin.
"Kau tampan sekali Angkasa pasti nanti Amara akan terpesona oleh ketampanan mu dan ia akan menerima mu menjadi kekasih nya"ucap Angkasa pada diri nya sendiri.
Ia mengambil kunci mobil nya keluar dari kamar sambil bersiul ria tanpa menatap ke arah tempat tidur nya di mana baju-baju berserakan saat ia bolak balik menukar baju memilih yang cocok hingga setengah isi dari lemari tersebut keluar dan ia letak kan begitu saja di atas ranjang.
Saat sudah berada di dalam mobil,ia mengirim pesan pada Amara lebih dulu jika ia akan jalan menjemput Amara di rumah nya. Setelah selesai ia pun melajukan mobil nya menuju rumah Amara untuk menjemput gadis cantik tersebut.
Sama hal nya dengan Amara yang tidak tahu ingin memakai baju yang mana untuk keluar bersama Angkasa karna baru pertama kali ia keluar bersama seorang lelaki yang parah nya lagi ia akan pergi dinner bersama dosen nya sendiri.
"Gila ribet banget dah,mau pakai baju yang mana coba biasa nya juga tinggal ambil aja udah jalan deh,nah ini sedari tadi gak tahu mau pakai baju yang mana"gumam Amara tak jauh beda dari kamar Angkasa yang baju nya sudah berserakan di mana-mana.
"Astaga Amara kenapa kamar mu berantakan seperti ini"ucap mama Arama membuka kamar Amara karna ia mengetuk nya dari luar tidak ada sahutan sama sekali.
__ADS_1
"Ma aku mau keluar bersama teman ku tapi gak tahu pakai baju yang mana"ucap Amara.
"Tumben keluar malam begini,keluar bersama siapa"tanya mama Amara menatap putri nya dengan penuh selidik.
"Kenapa mama melihat ku seperti itu,aku keluar bersama teman kampus ma"ucap Amara.
"Laki-laki atau perempuan"tanya mama Amara.
"Laki-laki ma"ucap Amara yang tangan nya sibuk melihat baju yang cocok untuk ia pakai.
"Putri mama sudah dewasa ternyata"ucap mama Amara terkekeh melihat Amara,ia mengambil dres dan memberikan nya pada Amara.
"Mama yang benar saja harus pakai beginian"ucap Amara tak suka memakai dres.
__ADS_1
"Ini lebih cocok untuk kau pakai"ucap mama Amara.
"Cepat sana ganti nanti dia sampai kau malah belum selesai keburu malam"ucap mama Amara mendorong Amara ke kamar mandi untuk mengganti baju.
Tak lama Amara keluar dari kamar mandi menggunakan dres yang di pilih oleh mama nya,lalu sang mama menarik Amara ke meja rias dan menduduk kan nya di kursi ia mulai sedikit merias wajah Amara agar terlihat lebih cantik lalu menata rambut Amara yang di biarkan terurai.
"Ma apa gak terlalu berlebihan"tanya Amara.
"Berlebihan bagaimana kau terlihat sangat cantik"ucap mama Amara.
tok tok tok
"Nona di luar ada yang mencari nona"ucap pelayan di rumah mereka membuat jantung Amara berdetak kencang mendengar nya.
__ADS_1
"Ayo keluar teman mu itu sudah sampai"ucap mama Amara menggandeng Amara keluar sekaligus ia ingin melihat lelaki mana yang sudah berhasil mencuri hati putri tomboy nya.