MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 415


__ADS_3

Di ruangan nya Erland marah-marah tidak tidak jelas terhadap asisten nya membuat sang asisten bingung dengan kelakuan nya.


"Besok suruh mereka jangan pakai parfum yang menyegat begitu membuat orang mual saja"ucap Erland kesal.


"Baik tuan"ucap asisten tersebut.


"Suruh juga pada mereka agar mandi bersih agar mereka tidak bau"ucap Erland.


"Baik tuan"ucap nya lagi agar Erland berhenti mengoceh tidak jelas begitu sedari tadi membuat nya pusing.


Pintu terbuka begitu saja membuat Erland yang kesal bertambah kesal tanpa melihat siapa yang datang.


"Kalau masuk ke ruangan orang ketuk pintu lebih dulu jangan asal masuk,,kau pikir ini tempat ayah mu yang seenak nya saja masuk ke ruangan ini"ucap Erland berteriak marah membuat orang yang membuka pintu memandang bingung sekaligus kesal.


"Kau mengatai ku"ucap Jasmine kesal membuat Erland mendongak karna sangat mengenali suara tersebut.


"Sayanggg"ucap Erland tersenyum lebar dan berlari kecil ke arah Jasmine,ia langsung memeluk Jasmine erat.


"Kenapa tidak mengatakan nya jika kau sudah di sini aku bisa meninta Tom untuk menjemput mu di bawah"ucap Erland.


"Kau kenapa sih"tanya Jasmine menatap Erland aneh.


"Aku hanya kengen saja pada mu"ucap Erland manja membuat Jasmine bergidik ngeri melihat kelakuan Erland.


Mata nya mentap Tom yang masih di depan nya meminta penjelasan yang di balas gelengan kepala dari Tom sang asisten Erland.


"Kau keluar lah jika tidak kau akan melihat ku bermesraan dengan istri ku"ucap Erland mengusir Tom.


"Bermesraan kepala mu aku ke sini hanya sebentar saja dan kau juga harus bekerja"ucap Jasmine.


"Sayanggg tapi aku ingin berduaan dengan mu"ucap Erland memelas.


"Kau ini kenapa sih jadi aneh begini perasaan tadi pagi kau tidak seperti ini"ucap Jasmine.


"Mana aku tahu"ucap Erland acuh dan menarik tangan Jasmine lembut menuju sofa.


Apa mungkin dia yang mengidam menjadi aneh begini,batin Jasmine menatap Erland yang terus memeluk nya dari samping.


"Sayangg"panggil Erland menatap Jasmine.


"Kenapa"tanya Jasmine.


"Aku ingin makan mangga muda"ucap Erland manja seperti anak kecil membuat Jasmine menahan tawa melihat perubahan Erland yang sangat berubah dari kebiasaan namun terlihat lucu.

__ADS_1


"Aku akan menyuruh Tom mencari nya"ucap Jasmine yang seperti nya benar dia yang mengidam,pikir Jasmine.


"Tapi aku ingin mangga di belakang rumah"ucap Erland.


"Kalau begitu selesai kan dulu pekerjaan mu baru kita pulang"ucap Jasmine.


"Aku ingin sekarang"ucap Erland.


"Lalu bagaimana dengan pekerjaan mu"tanya Jasmine melihat berkas di atas meja Erland.


"Berikan saja pada Tom agar mengerjakan nya"ucap Erland santai mendapat cubitan dari Jasmine karna Erland terus melimpahkan pekerjaan nya pada Tom.


"Kenapa kau mencubit ku,,kau tidak sayang pada ku lagi"ucap Erland seperti anak kecil membuat Jasmine melongo.


Astaga harus separah ini kah,batin Jasmine meringis.


"Bukan begitu"ucap Jasmine.


"Kau jahat"ucap Erland bangkit dari duduk nya menghentak kan kaki nya keras dan berjalan menuju ruang pribadi milik nya.


"Apa kah dia masih suami ku kenapa aku merasa dia seperti anak kecil bahkan seperti Max"ucap Jasmine menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


"Sayangg"panggil Jasmine ikut masuk ke ruang pribadi milik Erland dan menatap Erland yang berbaring di atas ranjang menutupi seluruh tubuh nya dengan selimut.


"Kau ingin mangga bukan kita pulang aku akan menyuruh pelayan mengambil nya untuk mu"ucap Jasmine lagi membuat Erland membuka selimut nya dan menatap Jasmine.


"janjii"ucap Erland dengan semangat.


"Iyaa"ucap Jasmine tersenyum tipis.


"Tapii.."ucap Erland menatap Jasmine dengan ragu.


"Kenapa"tanya Jasmine.


"Aku ingin Angkasa yang mengambil nya"ucap Erland membuat Jasmine terkejut.


"Tidak,,pelayan yang akan mengambil nya Angkasa masih kecil nanti dia bisa terluka"ucap Jasmine cepat dengan suara sedikit meninggi tidak setuju dengan ucapan Erland.


Erland terkejut melihat reaksi Jasmine membuat nya ingin menangis dan memaling kan wajah ke samping tidak mau menatap Jasmine. Sementara Jasmine yang sadar menghela nafas nya kasar Erland menjadi seperti anak kecil yang sensitif.


"Maaf kan aku"ucap Jasmine memeluk Erland dari belakang.


"Aku hanya khawatir saja jika nanti Angkasa kenapa-napa saat mengambil nya"ucap Jasmine lembut.

__ADS_1


"Kita pulang saja kalau kau ingin mangga aku akan mengambil kan nya untuk mu"ucap Jasmine lebih memilih ia mengambil nya sendiri dari pada Angkasa,ia tidak ingin anak-anak nya sampai kenapa-napa.


Mendengar ucapan Jasmine membuat Erland menoleh,ia memeluk Jasmine erat membuat Jasmine tersenyum tipis.


"Aku hanya ingin Angkasa yang mengambil nya aku juga tidak tahu kenapa seperti itu"ucap Erland membuat Jasmine menghela nafas nya pelan.


Kenapa kalian harus menginginkan yang aneh-aneh begini nak,mommy hanya khawatir saja pada kakak kalian nanti nya,batin Jasmine.


"Ya sudah kalau begitu"ucap Jasmine mengalah,ia akan menemani Angkasa nanti nya mengambil nya.


"Ayo pulang"ucap Erland dengan senyum mengembang menggandeng Jasmine keluar dari ruangan nya.


"Kami pulang dulu handle pekerjaan ku hari ini"ucap Erland datar pada Tom.


"Baik tuan"ucap Tom mengangguk.


Jasmine dan Erland pun segera masuk ke dalam mobil meninggalkan perusahaan untuk kembali ke rumah.


"Angkasa masih sekolah jadi nanti saja kita ambil kan setelah dia pulang"ucap Jasmine.


"Iyaa"ucap Erland cepat.


Mobil milik Erland terus melaju membelah jalanan hingga berhenti tepat di sebuah supermarket membuat Jasmine menatap Erland bingung untuk apa berhenti.


"Untuk apa berhenti"tanya Jasmine.


"Aku ingin membeli sesuatu dulu"ucap Erland keluar dari dalam mobil.


"Hal aneh apa lagi yang mau dia lakukan"gumam Jasmine ikut turun mengikuti Erland yang lebih dulu masuk ke dalam.


Di dalam ia melihat Erland memasuk kan susu anak-anak ke dalam troli,tak sampai di situ banyak makanan ringan yang biasa nya ia akan marah ketika anak-anak mereka mengambil nya karna menurut nya itu tidak sehat.


"Untuk apa kau mengambil ini"tanya Jasmine mengambil susu tersebut.


"Di minum lah"ucap Erland enteng membuat mata Jasmine melotot kaget.


"Kau ingin minum ini"tanya Jasmine di angguki antusias oleh Erland.


"Ambil yang lain saja ini untuk anak kecil"ucap Jasmine ingin mengembalikan nya lagi dan mengganti nya.


"Ehh jangan aku ingin itu"ucap Erland merebut nya kembali.


"Tapi itu untuk anak kecil"ucap Jasmine.

__ADS_1


"Aku ingin ini"ucap Erland membuat Jasmine menggaruk kepala nya yang tidak gatal dan tersenyum canggung menatap orang-orang yang menatap nya dan Erland dengan tatapan aneh.


__ADS_2