
Jasmine menatap Kania yang masih menangis membuat nya kasihan karna diri nya Kania harus ketakutan seperti itu.
"Kania maaf kan aku"ucap Jasmine menunduk.
Kania segera pindah dari kursi depan ke belakang dan memeluk Jasmine dengan erat.
"Hiks..hiks..hikss kau tidak papa kan,kau tidak terluka maaf kan aku juga tidak berguna menjadi teman mu aku tidak bisa membantu mu"ucap Kania sesegukan membuat Jasmine tersenyum dan membalas pelukan Kania.
"Aku tidak papa,jangan menangis lagi"ucap Jasmine.
"Kalian berdua cepat tutup pintu nya kita harus meninggal kan tempat ini"ucap Erland sedari tadi diam.
Kedua nya mengangguk mengerti dengan cepat Erland mengenderai mobil Jasmine meninggal kan tempat tersebut,bukan nya ia takut jika melawan Airen namun yang ia takut kan jika Jasmine sampai terluka meski Jasmine sudah sedikit terluka karna ia terlambat membantu Jasmine.
Sama hal nya dengan anak buah Erland yang juga meninggal kan tempat tersebut setelah menghajar anak buah Airen,mereka pergi ke apartemen yang telah Erland siap kan sementara Erland sementara akan tinggal di apartemen milik Jasmine.
"Dia siapa Jas" tanya Kania pada Jasmine.
"Kekasih nya" ucap Erland cepat sebelum Jasmine menjawab ucapan Kania membuat Kania menatap menggoda pada Jasmine beda hal nya dengan Jasmine yang hanya mengendus malas.
"Pantas saja kau tidak tertarik pada lelaki di kampus ternyata kau sudah memiliki kekasih" ucap Kania.
__ADS_1
"Cih seperti bukan kau saja"cetus Jasmine membuat Kania cengengesan tak jelas.
Sampai di apartemen milik Jasmine mereka segera keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam.
"Kalian istirahat lah dulu ada sesuatu yang harus aku urus"ucap Erland saat sudah ada di depan pintu apartemen milik Jasmine.
"Baik lah"ucap kedua nya segera masuk ke dalam,setelah melihat Kania dan Jasmine masuk Erland kembali ke lantai dasar.
"Tuan"ucap dua anak buah Erland.
"Bawa mobil ini pergi sebelum Airen mencari nya"ucap Erland datar.
"Besok kalian sudah harus menemukan markas untuk kita"ucap Erland lagi.
Setelah mengatakan itu ia segera kembali ke lantai atas di mana letak apartemen Jasmine.
"Kenapa"tanya Jasmine membuka pintu untuk Erland.
"Aku akan tidur di sini"ucap Erland masuk ke dalam membuat Jasmine melongo.
"Heyy tidak baik jika kau tidur bersama kami di sini"ucap Jasmine.
__ADS_1
"Malam ini saja besok kita akan pindah dari sini"ucap Erland.
"Kenapa kau berbuat seenak nya saja sih"ucap Jasmine kesal.
"Sekali ini saja dengar kan aku baik-baik dan turuti saja ini untuk kebaikan mu"ucap Erland memeluk Jasmine.
"apa maksut mu"ucap Jasmine.
"Airen pasti akan mencari siapa yang telah menganggu nya takut jika rahasia nya terborngar oleh kalian berdua,besok jika kalian bertemu dengan nya maka bertindak lah seperti biasa saja"ucap Erland.
"Sekarang istirahat lah aku akan tidur di sofa"ucap Erland melepas pelukan nya.
"Baik lah"ucap Jasmine.
Erland segera menidur kan tubuh nya di atas sofa karna lelah ia langsung terlelap,Jasmine yang masih memperhatikan Erland merasa kasihan ia mengambil selimut dan bantal untuk di pakai Erland.
Terimakasih telah datang untuk ku,batin Jasmine.
Setelah menyelimuti Erland Jasmine kembali masuk ke dalam kamar nya untuk istirahat juga,Kania sendiri sudah lebih dulu masuk ke dalam kamar sebelah kamar Jasmine.
Hallo kakak semua nya baca juga Novel ku"Aku Laura Bukan Maura" dan Keponakam Dingin Dan Om Tampan" serta Autor rekomendasikan baca juga"Kesemsem Gadis Desa" dan "Pernikahan Fatamorgana" di jamin pasti akan ketagihan membaca nya😄
__ADS_1