
Tak terasa waktu terus berlalu sudah satu bulan Jessica dan Arkan berdua di mansion tanpa ada sahabat mereka,begitu pun dengan kedua pasangan suami istri yang sedang berada di luar negeri mereka sudah terbiasa hidup di sana dan nyaman.
Di mansion Jessica yang tiba-tiba merasa mual segera berlari ke kamar mandi,membuat Aksa yang sedang tidur terganggu.
huekk huekk
"Sayang kau kenapa"ucap Aksa yang mendengar jika Jessica sedang muntah ia segera berlari ke arah kamar mandi.
"Jangan mendekati ku kau sangat bau"ucap Jessica melihat Aksa yang ingin mendekati nya.
"Bau bagimana"ucap Aksa mencium bau tubuh nya sendiri.
"Yang penting kau sangat bau aku ingin muntah di buat nya"ucap Jessica dengan lemas.
Aksa melongo mendengar kan ucapan Jessica seperti itu,ia pun mundur beberapa langkah dari Jessica.
"Sana kau mandi dulu hingga bersih jika kau masih bau jangan mendekati ku"ucap Jessica menutup hidung nya dan keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang lemas karna baru saja muntah-muntah.
Aksa menggaruk kepala nya yang tidak gatal melihat Jessica yang aneh pagi-pagi,ia masuk ke kamar mandi untuk membersih kan tubuh sesuai perkataan Jessica.Sementara Jessica berjalan dengan pelan menuju lantai bawah untuk mencari makanan yang bisa ia makan karna sudah lapar.
__ADS_1
"Nona menginginkan sesuatu"ucap kepala pelayan melihat Jessica yang ingin masuk ke dapur.
"Iya pak,apa ada buah nanas di sini pak seperti nya segar jika di buat jus"ucap Jessica.
"Ini masih pagi nona nanti nona bisa sakit perut"ucap kepala pelayan.
"Tidak akan pak saya mengingin kan nya" ucap Jessica.
"Kalau begitu nona tunggu saja di sini saya akan membuat nya" ucap kepala pelayan.
"Terimakasih pak" ucap Jessica tersenyum ia berjalan ke ruang makan dan duduk di kursi.
"Sayang kenapa kau sudah di sini "tanya Aksa melihat Jessica duduk di meja makan.
Saat Akss mendekat lagi-lagi Jessica berlari ingin muntah membuat Aksa panik dan mengikuti Jessica.
Jessica memuntah kan kembali isi perut nya di kamar mandi,wajah nya sudah pucat dan tubuh nya melemah ia merosot ke lantai karna tak bisa menopang tubuh nya lagi.
"Jangan mendekati ku aku ingin muntah saat kau dekat dengan ku"ucap Jessica dengan pelan.
__ADS_1
Aksa sama sekali tak memperdulikan ucapan Jessica dengan segera menggendong tubuh Jessica menuju kamar mereka karna tidak tega melihat Jessica yang seperti itu,Jessica menutup mulut nya karna ingin muntah tak tahan dengan parfum yang Aksa gunakan.
"Muntah kan saja jika tidak tahan"ucap Aksa dengan berjalan cepat menuju kamar mereka.
"Nona kenapa tuan"ucap kepala pelayan sambil membawa jus yang Jessica katakan tadi.
"Cepat panggil dokter ke sini"ucap Aksa.
"Baik tuan"ucap kepala pelayan.
Aksa segera masuk ke dalam lift agar cepat sampai di lantai atas, Jessica yang sedari tadi menahan agar tidak muntah akhir nya keluar juga,ia memuntah kan nya ke baju Aksa membuat Aksa tambah khawatir.
"Sebentar lagi dokter akan datang"ucap Aksa menciun kening Jessica yang berada di gendongan nya.
Setelah lift terbuka dengan cepat Aksa membawa Jessica ke kamar mereka dan membaringkan Jessica di tempat tidur, ia membersih kan mulut Jessica yang baru saja muntah baru ia mengganti baju nya kembali.
đđđđđđđđđ
Jangan lupa vote,like dan komen nya kkđ
__ADS_1