MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 232


__ADS_3

Keempat pria tersebut segera menghampiri ketiga wanita yang sudah diam tersebut entah apa yang mereka pikir kan sekarang.


"Ini kayu dan ikan nya"ucap Rey memecah kan kesunyian.


"Sejak kapan kalian di sana"tanya Dara melikir Arka takut jika Arka mendengar nya.


"Baru saja"ucap Rey membuat mereka bernafas lega.


"Sini ikan nya biar kami yang urus kalian nyala kan saja api nya"ucap Friska.


"Ikan nya sudah kami bersihkan tadi"ucap Arka membuat Friska mengangguk.


Rey menyalakan api tersebut sementara yang lain duduk di alas yang telah mereka sediakan sambil menunggu api mempunyai arang Erland memainkan gitar yang baru saja ia pinjam untuk memecahkan kesunyian membuat mereka ikut bernyanyi.


"Sini ikan nya"ucap Jerry setelah menunggu setengah jam.


"Ini"ucap Friska memberikan nya.


"Terimakasih sayang"ucap Jerry mendapat sorakan dari yang lain nya sedangkan Friska pipi nya memerah.


Selesai memanggang ikan mereka duduk di dekat api untuk mengahangat kan tubuh mereka dari angin malam pantai yang berhembus.


"Mari makan"ucap Rey setelah mencuci tangan nya.

__ADS_1


Mereka segera memakan hasil panggangan mereka dengan nikmat seseki bercanda gurau membuar tawa mereka terdengar nyaring.


Erland mangambil ikan dan memisah kan duri dari daging nya lalu menyuap kan nya ke mulut Jasmine yang tepat duduk di sebelah nya.


"Buka mulut mu biar aku suapi"ucap Erland.


"Aku bisa sendiri"ucap Jasmine.


"Cepat lah tangan ku sudah lelah"ucap Erland.


Jasmine membuka mulut nya menerima suapan Erland membuat senyum Erland terbit.


Selesai menghabis kan ikan tersebut dan api juga telah mati mereka semua kembali masuk ke dalam hotel karna sudah hampir tengah malam.


"Selamat malam juga"ucap mereka serempak segera masuk ke dalam kamar.


Pagi hari pun tiba Jasmine mambuka mata nya keluar dari dalam kamar menuju balkon melihat matahari terbit,saat ia berdiri melihat ke arah pantai yang matahari mulai terbit ia merasakan ada selimut di pundak nya.


"Kalau keluar bawa jaket atau selimut ini di sini sangat dingin aku tidak mau sampai kau sakit"ucap Erland menatap Jasmine.


"Terimakasih"ucap Jasmine tanpa melihat ke arah Erland.


"Kenapa bangun pagi-pagi begini"tanya Erland.

__ADS_1


"Hanya kebangun saja dan tidak bisa tidur lagi maka nya aku keluar,kau sendiri"tanya Jasmine.


"Sudah biasa aku bangun jam segini" ucap Erland membuat Jasmine mengangguk.


Kedua nya menikmati pemandangan di depan mereka dengan diam, sesekali Erland melirik gadis yang di samping nya yang nampak terlihat cantik.


"Kenapa"tanya Jasmine.


"Kau sangat cantik"ucap Erland menangkup wajah Jasmine dengan kedua tangan nya.


"Semua wanita itu cantik"ucap Jasmine menatap Erland.


"Bagiku cuma kau yang tercantik tidak ada yang lain"ucap Erland mencium kening Jasmine membuat Jasmine memejam kan mata nya menikmati ciuman Erland.


"I Love You"ucap Erland memeluk Jasmine erat.


Jasmine hanya diam tidak menjawab ia merasa jantung nya berdetak lebih kencang.


"Kenapa tidak di balas"tanya Erland.


"Aku belum tahu apa mencintai mu juga atau tidak"ucap Jasmine.


"Tidak masalah aku akan selalu menunggu sampai kau mencintai ku bagi ku kau menerima ku dan membuka hati mu untuk ku sudah lebih dari cukup"ucap Erland menggenggam kedua tangan Jasmine.

__ADS_1


"Jangan pernah mencintai orang lain selain diri ku karna kau hanya milik ku tak kan ku biar kan kau menjadi milik orang lain"tambah Erland membuat senyum tipis terbit di bibir Jasmine dan mengangguk kan kepala nya.


__ADS_2