
Arka menatap mereka satu persatu dan menghembuskan nafas nya kasar.
"Baik lah kita akan pergi"putus Arka mendapat sorakan tadi ketiga nya.
Jasmine tertawa pelan karna bahagia akhir nya ia bisa leluasa pergi berpetualang ke dalam hutan,ketiga lelaki tampan tersebut seketika terdiam melihat Jasmine yang tertawa mereka terpesona melihat Jasmine.
Jasmine yang sadar diri nya di perhatikan kembali memasang wajah datar nya membuat ketiga nya menghembuskan nafas kasar.
"Dek bisa tidak jangan dingin mulu sesekali tertawa seperti tadi"ucap Arka.
"Benar yang di katakan Arka kau tambah cantik jika tersenyum"ucap Jerry.
"Aku sudah biasa seperti ini"ucap Jasmine acuh.
Pelayan datang membawa pesanan mereka berempat dengan santai ke empat nya memakan makanan mereka tanpa peduli pengunjung lain yang sedari tadi berbisik-bisik tentang mereka.
"Setelah selesai bagaimana kalau kita langsung ke mall untuk membeli perlengkapan yang kita butuh kan"ucap Jasmine sambil memakan cake milik nya.
"Ide bagus besok kita tinggal pergi saja"ucap Rey.
__ADS_1
"Aku setuju saja"ucap Arka di angguki Jerry.
"Cepat habis kan biar kita cepat pergi ke mall"ucap Jasmine.
Mereka pun memakan makanan mereka dengan cepat sesuai yang di katakan Jasmine,setelah selesai makan mereka segera keluar dari cafe setelah Arka membayar makanan mereka.
"Aku pergi duluan masih ada urusan sebentar kita bertemu di mall"ucap Jasmine memasang helm nya.
"Kau mau kemana lagi kita pergi bersama saja"ucap Arka.
"Aku hanya sebentar tidak usah khawatir aku tidak akan kenapa-napa"ucap Jasmine segera menaiki motor milik nya dan melajukan nya tanpa mendengar ucapan mereka lagi.
"Untung sayang jika tidak sudah lama aku membanting nya"ucap Arka kesal.
"Tentu saja tidak"ucap Arka mendapat jitakan dari Rey dan Jerry.
"Sakit bego"ucap Arka mengelus kepala nya.
"Jangan berdebat lagi ayo cepat kita susul Jasmine keburu dia jauh"ucap Rey segera masuk ke dalam mobil nya di ikuti kedua nya masuk ke dalam mobil masing-masing.
__ADS_1
Sementara Jasmine yang lebih dulu pergi segera menuju pembuatan pedang dan lain nya,ia menghentikan motor nya dan masuk ke dalam.
"Selamat siang paman"ucap Jasmine memang mengenal pemilik pembuatan pedang tersebut.
"Jasmine tumben ke sini"ucap paman tersebut.
"Iya paman,apa paman mempunyai belati aku akan membeli nya"ucap Jasmine.
"Kebetulan sekali kau datang dan menanyakan itu,ini untuk mu saja kemarin paman baru saja selesai membuat nya"ucap paman memberikan nya pada Jasmine.
Jasmine mengambil nya dan melihat belati tersebut,ia tersenyum dingin melihat belati yang begitu tajam di tangan nya.
"Aku ambil ini saja paman,ini uang nya"ucap Jasmine mengeluar kan uang dari dalam tas nya.
"Ini kebanyakan Jasmine"ucap paman tersebut.
"Tidak masalah paman untuk paman saja anggap saja rezeki paman"ucap Jasmine.
"Terimakasih nak"ucap paman.
__ADS_1
"Iya paman aku balik dulu,kapan-kapan aku ke sini lagi"ucap Jasmine segera pergi dari pembuat pedang tersebut dan kembali menaiki motor kesayangan nya.
Jasmine melajukan motor nya dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai di mall karna jarak dari pembuat pedang tersebut cukup jauh dari kota,ia tidak ingin membuat mereka curiga pada nya jika ia terlalu lama sampai.