MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 324


__ADS_3

Erland segera meninggal kan rumah setelah para anak buah nya datang menjaga ketat kediaman nya,ia juga telah memastikan jika Jasmine masih tertidur pulas membuat nya lega meninggal kan Jasmine sebentar saja.


Saat ini Erland sedang menuju markas milik Stev yang terletak di tengah hutan jauh dari keramaian,menjadi kan lebih leluasa melakukan aksi nya tanpa mengganggu orang-orang.


Sampai nya mereka ke sebuah rumah cukup mewah dan besar,Erland menatap anak buah nya membuat mereka mengerti segera menghancur kan pagar rumah tersebut.


Di rumah itu sendiri para anak buah Stev berlarian ingin menyerang siapa yang telah berani membuat ke rusakan di markas mereka namun setelah melihat siapa yang datang membuat mereka diam tak berkutik bahkan tubuh mereka gemetar.


Salah satu anak buah Stev berlari untuk memberitahukan keberadaan sang ketua Mafia terkejam tersebut.


"Bos"ucap nya langsung masuk ke ruangan Stev.


"Kenapa"tanya Stev heran melihat anak buah nya yang masuk dengan wajah takut.


"Di luar ada Bos mafia Black Lion bos"ucap nya membuat Stev langsung berdiri dari duduk nya.


Siapa tidak mengenal nama Black Lion di seluruh mafia nama itu paling mereka takuti,mereka tidak pernah mencari masalah dengan mafia kejam tersebut.


"Ada apa mereka datang ke sini"tanya Stev ikut takut.

__ADS_1


"Apa anak buah kita menyinggung mereka"tanya Stev.


"Tidak pernah bos"ucap nya jujur.


Erland sendiri sudah sampai di depan ruangan Stev segera menendang kuat pintu tersebut hingga hancur.


"Kita bertemu lagi tuan Stev"ucap Erland dingin sambil membuka topeng wajah nya membuat Stev terbelakak kaget.


"Tuan Erland"ucap nya terbata.


"Benar sekali kau berani mengusik kediaman ku dan ingin mencelakai istri ku"ucap Erland berjalan mendekati Stev.


Erland mencekik leher Stev dan mengangkat nya dengan sebelah tangan nya membuat Stev kesulitan bernafas.


"Maaf kan saya tuan"ucap Stev terbata.


"Tidak ada kata maaf untuk seseorang yang ingin melukai orang yang aku cintai"ucap Erland semakin menghempas kan tubuh Stev ke lantai.


Brukk

__ADS_1


Erland melayang kan kaki nya dengan kuat ke arah Stev membuat tubuh Stev terhempas kuat ke dinding.


"Berani nya kau mengusik ku"ucap Erland dingin membuat Stev tertawa seperti orang gila tanpa peduli dengan rasa sakit yang ia rasakan serta rasa takut nya hilang begitu saja.


"Hahaha kau tau tuan Erland yang terhormat aku bahkan ingin membunuh kalian semua yang telah membunuh adik ku"teriak Stev.


"Cih jika dia tidak berani menyentuh milik ku aku tidak akan membunuh nya"ucap Erland.


"Kalian bisa saja memberikan nya hukuman asal jangan membunuh nya"teriak Stev membuat mata Erland menajam.


Dor


Ia menembak kaki Stev membuat Stev berteriak kesakitan,tidak membunuh nya pikir Erland yang sudah sekali membebas kan Airen namun ia kembali melakukan hal yang sama.


"Aku bahkan meminta agar ia masuk ke neraka setelah mati"ucap Erland datar.


"Kau memang iblis"teriak Stev.


"Tepat sekali"ucap Erland tertawa mengerikan, Ia mengeluarkan belati milik nya dan memotong dengan kuat kedua tangan Stev hingga terputus, Erland pun menginjak kedua kaki Stev dan menekan nya dengan kuat hingga suara teriakan menggema di ruangan tersebut.

__ADS_1


Tak ada yang berani menghalangi seorang Erland yang sedang tertawa seperti orang yang kehausan darah,bahkan tawa Erland membuat mereka semua merinding dan bergidik ngeri.


__ADS_2