MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 405


__ADS_3

Dua hari kemudian di mana Friska dan Jerry melangsungkan pernikahan mereka,raut bahagia tergambar jelas di wajah semua nya termasuk Erland yang menatap hangat Friska telah bahagia dengan orang yang tepat,walaupun ia bersikap dingin namun ia begitu menyayangi saudai perempuan nya tersebut.


Samuel dan Dea pun bahagia melihat putri angkat mereka yang mereka rawat dari bayi hingga sekarang tumbuh dewasa menjadi putri yang cantik serta membanggakan mereka berdua,kedua nya sama-sama tidak mengatakan pada Friska maupun Erland jika mereka bukan saudara kandung karna bagi mereka Friska adalah putri kandung mereka untuk itu biarlah semua itu menjadi rahasia mereka sendiri.


"Anak-anak kita sudah menikah sekarang"ucap Dea memeluk Samuel.


"Iyaa,,mereka sudah menemukan kebahagiaan mereka sendiri"ucap Samuel.


"Sekarang tinggal kita berdua di rumah pasti akan sepi"ucap Dea.


"Mereka akan sering menemui kita atau kita ke rumah mereka"ucap Samuel.


Sama hal nya dengan Jasmine dan Dara yang bahagia melihat pesta pernikahan kedua nya,sekarang mereka semua sudah menikah kecuali Kania yang masih betah status tunangan nya bersama Rey.


"Akhir nya kalian menikah juga,selamat bahagia selalu sampai kakek nenek"ucap Jasmine memeluk Friska.


"Terimakasih"ucap Friska membalas pelukan Jasmine.


"Aku menunggu keponakan dari kalian secepat nya"ucap Jasmine pada Dara dan Friska.


"Kau minta sama dia lebih dulu kan ia duluan yang menikah"ucap Friska menunjuk Dara.


"Apa beda nya kalian cuma beda satu bulan,,pokok nya aku mau keponakan secepat nya"ucap Jasmine.


"Kau pikir membuat donat sekali buat langsung jadi"ucap Dara ketus.


"Semua itu butuh proses"tambah Dara.


"Maka nya cepat proses"ucap Jasmine enteng.


"Jika kalian ingin berdebat jangan di sini malu di dengar yang lain di belakang kalian"ucap Jerry pada kedua sahabat nya tersebut.


"Ck dasar adik ipar tak berperi ke kakak an"dengus Jasmine.


"Ralat kakak ipar nya aku bukan kamu"ucap Jerry.


"Ayo turun lihat di belakang antian nya sudah panjang"ucap Dara pada Jasmine.


"Selamat untuk kalian semoga bahagia selamanya"ucap Dara pada kedua sahabat nya tersebut.


Setelah mengatakan itu Dara menarik tangan Jasmine untuk turun jika tidak mereka akan lanjut berdebat nya.


"Bagaimana keadaan Manda"tanya Jasmine setelah mereka duduk di kursi yang telah di sediakan.


"Sudah lebih baik tapi dia tetap mempertahan kan kandungan nya"ucap Dara.


"Jika aku menjadi Manda aku juga akan melakukan hal yang sama,,kandungan nya tumbuh sehat dan berkembang baik,,menjadi seorang ibu merupakan impian setiap wanita apalagi di dalam tubuh nya ada nyawa yang berkembang jiwa keibuan nya akan keluar begitu saja begitu pun yang di alami Manda"ucap Jasmine.

__ADS_1


"Aku hanya takut kehilangan nya karna penyakit itu"ucap Dara.


"Begitu pun dengan nya yang tidak ingin menggugurkan anak nya hanya penyakit yang ada di tubuh nya,,aku yakin dia kuat melawan nya yang perlu kita lakukan hanya memberikan nya semangat untuk terus melawan penyakit nya dan meyakin nya semua baik-baik saja"ucap Jasmine membuat Dara diam.


"Kapan kau akan ke sana"tanya Jasmine.


"Minggu depan aku akan ke sana bersama Arka"ucap Dara.


"Aku akan ikut jika Erland mengizinkan nya"ucap Jasmine.


"Lalu bagaimana dengan anak-anak"tanya Dara.


"Mereka aku titip kan dengan mommy dan mama atau aku bawa juga"ucap Jasmine.


"Kalian ingin kemana"tanya Erland mendengar sekilas percakapan kedua nya.


"Menjenguk Manda"ucap Jasmine.


"Kapan"tanya Erland duduk di samping Jasmine.


"Rencana nya minggu depan"ucap Dara.


"Kalau begitu kau tidak boleh pergi"ucap Erland langsung.


"Kenapa"tanya Jasmine bingung.


"Ck bilang saja kau tidak mau tinggal di sini sendirian"ucap Jasmine ketus.


"Nah itu salah satu nya"ucap Erland.


"Anak-anak kemana"tanya Jasmine.


"Sama mommy dan mama"ucap Erland.


"Kalian masih di sini"tanya Arka ikut bergabung dengan mereka.


"Seperti yang kau lihat"ucap Erland.


"Bagaimana perusahaan"tanya Arka.


"Berjalan lancar dan merepotkan"ucap Erland membuat Arka tertawa pelan.


"Jika merepotkan tidak usah urus aku bisa mengurus nya"ucap Jasmine ketus.


"Eh bukan begitu sayang"ucap Erland cepat.


"Bagaimana luka mu"tanya Arka pada Jasmine.

__ADS_1


"Sudah sembuh ini hanya luka kecil saja"ucap Jasmine.


"Lain kali hati-hati dan jaga diri mu jangan sampai terluka lagi"ucap Arka.


"Aku tahu"ucap Jasmine.


"Aku ke sana sebentar"ucap Erland menatap ke arah Friska dan Jerry yang duduk di atas pelaminan sudah sepi.


Ia menghampiri kedua nya dan memeluk Friska membuat Friska tersenyum tipis.


"Semoga bahagia aku ikut bahagia melihat mu bahagia"ucap Erland.


"Terimakasih"ucap Friska.


"Jaga dia dengan baik jangan pernah sekali pun membuat nya menangis,aku sangat menyayanyi nya meski pun ia menyebalkan"ucap Erland menepuk pundak Jerry pelan.


"Tenang saja aku tidak akan membuat nya menangis,aku sangat mencintai nya dan akan berusaha membahagia kan nya"ucap Jerry.


"Aku pegang janji mu"ucap Erland di angguki Jerry.


"Kalian ingin hadiah apa dari ku"tanya Erland karna ia bingung ingin memberikan apa pada kakak nya.


"Kakak mu menikah kau tidak memberikan apa pun pada ku"ucap Friska kesal.


"Aku tidak tahu kalian ingin apa semua nya sudah ada maka nya aku tanya kalian ingin apa"ucap Erland.


"Kau akan memberikan nya jika aku minta"tanya Friska dengan senyum manis nya.


"Hmm katakan saja"ucap Erland.


"Aku ingin salah satu jet milik mu"ucap Friska langsung agar ia tidak kerepotan lagi jika perjalanan bisnis menggunakan pesawat umum.


"Baiklah aku akan membeli yang baru untuk mu"ucap Erland membuat Friska tersenyum senang karna bisa menguras uang Erland yang tidak sedikit tersebut.


"Hanya itu"tanya Erland.


"Dan mobil keluaran terbaru"ucap Friska langsung di angguki Erland.


"Sayang itu terlalu berlebihan"ucap Jerry pada Friska.


"Itu tidak berlebihan uang nya banyak kapan lagi aku bisa meminta banyak pada nya"ucap Friska santai membuat Jerry geleng kepala.


"Besok aku kirim mobil nya ke rumah kalau Jet nya harus menunggu karna aku akan mengubah dalam nya lebih dulu"ucap Erlan.


"Tidak masalah yang penting kau sudah berjanji memberikan nya pada ku"ucap Friska senang.


Erland tersenyum tipis melihat kelakuan kakak nya tersebut,bagi nya mengeluarkan uang banyak tidak masalah asal kan orang yang ia sayangi bahagia.

__ADS_1


__ADS_2