
Kedua nya terus menyusuri pantai dengan senyum di wajah mereka terutama Erland yang sedang bahagia senyum manis tak luntur di bibir nya membuat para wanita-wanita terpesona melihat ketampanan Erland.
"Berhenti senyum tak jelas begitu"ucap Jasmine ketus karna merasa risih di lihat orang-orang.
"Aku sedang bahagia maka nya aku selalu tersenyum"ucap Erland kembali tersenyum namun semakin membuat Jasmine kesal.
"Kau tidak lihat para wanita-wanita itu menatap mu tak berkedip"ucap Jasmine kesal sendiri.
"Kau cemburu"goda Erland mencolek dagu Jasmine yang sedang kesal.
"Siapa yang cemburu aku hanya risih saja"elak Jasmine.
"Benar kah kalau begitu aku tersenyum saja pada mereka lagi"ucap Erland.
"Sana senyum saja sepuas mu sekalian saja ke sana dekati mereka"ucap Jasmine ketus melepaskan tangan nya dari genggaman Erland dan berjalan cepat meninggal kan Erland.
__ADS_1
Erland sendiri terkekeh melihat Jasmine yang cemburu seperti itu kapan lagi membuat nya cemburu seperti itu padahal ia sendiri tidak melihat para wanita itu.Erland setengah berlari mengerjar Jasmine yang agak jauh dari nya.
"Yang cemburu masih tidak ngaku nih"goda Erland setelah berada di samping Jasmine.
"Untuk apa juga aku cemburu"ketus Jasmine.
"Kalau tidak cemburu terus kenapa kesal begitu dan meninggal kan ku"goda Erland lagi.
"Sudah aku bilang cuma risih saja di lihat mereka begitu"ucap Jasmine berjalan cepat.
"Kau tidak cemburu jika para perempuan itu mendekati ku"ucap Erland.
"Benarkah"ucap Erland berniat ingin menggoda Jasmine.
"Ya sana saja pergi aku juga bisa mencari yang lebih dari mu tanpa harus mencari juga mereka yang datang pada ku tinggal pilih saja siapa yang aku mau maka akan aku dapat"ucap Jasmine yang memang benar karna di kampus banyak yang menyukai nya namun tak ada satu pun dari mereka yang menarik perhatian nya oleh karna itu ia tidak pernah menanggapi nya.
__ADS_1
"Jangan coba-coba dekat dengan lelaki mana pun "ucap Erland dengan dingin mendengar ucapan Jasmine.
"Itu urusan ku ingin dekat dengan siapa kau juga sana bukan kah tadi kau bilang ingin dekat mereka maka urus saja urusan mu maka aku juga akan urus urusan ku" ucap Jasmine.
"Aku hanya bercanda tidak mungkin aku dekat dengan mereka"ucap Erland.
"Terserah"ucap Jasmine yang masih merasa kesal.
"Kenapa kau jadi kekanakan begini"tanya Erland membuat Jasmine berhenti melangkah.
"Jangan ikuti aku"ucap Jasmine dingin membuat Erland tersentak kaget mendengar nada dingin Jasmine karna beberapa bulan terakhir ini Jasmine sudah mulai berubah sedikit hangat dan banyak bicara.
Jasmine melangkah kan kaki nya dengan raut wajah dingin dan datar meninggal kan Erland yang masih diam mematung di tempat nya,Sementara Jasmine terus melangkah berjalan menuju keluar pantai,ia menghentikan taksi dan masuk ke dalam meninggal kan pantai tersebut.
Sementara Erland yang tersadar mencari Jasmine namun tak menemukan nya,ia mencoba menghubungi Jasmine namun sama sekali tidak di anggkat membuat Erland khawatir segera berlari menuju mobil untuk mencari Jasmine.
__ADS_1
Jasmine sendiri memilih untuk pulang karna merasa lelah berjalan dan juga untuk meredamkan kekesalan nya pada Erland di tambah Erland mengatakan nya kekanakan.
Sampai di rumah Jasmine masuk ke dalam kamar nya untuk membersihkan tubuh nya karna sudah sore,selesai ia memakai baju lalu merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur untuk istirahat.