MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 524


__ADS_3

Sehari setelah Angkasa mengunjungi kediaman Jasmine dan Erland,hari ini setelah pulang dari kampus ia ke cafe milik Bintang mengingat besok mereka akan pergi.


"Cepat sekali kau datang"ucap Bintang menatap Angkasa.


"Aku sudah tidak ada kelas lagi"ucap Angkasa.


"Kau sudah mengambil cuti bukan"tanya Bintang.


"Iya aku sudah mengurus nya tadi"ucap Angkasa.


"Besok jam berapa kita akan pergi"tanya Angkasa.


"Pagi sekitar jam delapan"ucap Bintang.


"Aku akan menginap saja di sini agar kita cepat ke bandara"ucap Angkasa.


"Kalau begitu sebaik nya kau pulang kemasi barang yang ingin kau bawa"ucap Bintang.


"Kau mengusir ku"tanya Angkasa.


"Ck aku bukan mengusir mu,,hanya saja kau lama jika mengemas barang maka nya lebih baik kau pergi sekarang"ucap Bintang.

__ADS_1


"Oh iya kemaren aku ke rumah mommy dan daddy"ucap Angkasa.


"Lalu"ucap Bintang.


"Rora juga sudah sampai di sini seperti nya dia terlihat baik-baik saja"ucap Angkasa membuat Bintang menoleh.


"Aku sudah mengatakan sebelum nya jika aku sendiri saja tidak yakin dengan apa yang ia katakan jika ia terjatuh membuat bayi nya tidak selamat,aku rasa dia ke sana menggugurkan anak itu"ucap Bintang langsung.


"Entahlah sekarang ia seperti orang lain bukan seperti Rora yang dulu"ucap Angkasa.


"Aku tidak mau membahas nya lebih baik kau tinggal kan aku sendiri"ucap Bintang membuat Angkasa menghela nafas dan berlalu meninggalkan Bintang sendirian.


Mau dia bukan sekarang atau dulu aku sama sekali tidak peduli,batin Bintang.


Keesokan hari nya pagi-pagi sekali sudah ada mobil mewah di depan cafe mikik Bintang yang akan menjemput kedua nya untuk ke bandara,Bintang telah menitipkan Cafe milik nya pada Dimas selema ia pergi.


"Silahkan masuk tuan"ucap sopir mobil itu membuka pintu untuk kedua nya.


"Siapa yang menyuruh kalian menjemput kami"tanya Angkasa masuk ke dalam mobil begitu juga dengan Bintang.


"Tuan Deffin"ucap salah dari kedua nya sopan di angguki Angkasa..

__ADS_1


Mobil tersebut segera meninggalkan Cafe menuju bandara di mana Jet pribadi milik Deffin sudah di sana dan akan siap lepas landas.


"Terimakasih"ucap Angkasa setelah sampai di bandara dan langsung masuk ke dalam jet tersebut.


"Kenapa tuab Deffin sampai menyiapkan semua ini untuk menjemput kita"tanya Angkasa pada Bintang yang duduk di depan nya.


"Aku juga tidak tahu,,seperti nya ada sesuatu antara mereka berdua"ucap Bintang.


"Hmm aku juga merasa begitu tidak mungkin tuan Deffin sampai harus mempersiapkan semua ini"ucap Angkasa.


"Kita lihat saja nanti sampai di sana"ucap Bintang di angguki Angkasa.


Jet tersebut segera lepas landas meninggalkan bandara,kedua nya diam sambil menatap keluar dengan pikiran mereka masing-masing.


"Kapan kau akan menikah"tanya Angkasa tiba-tiba membuat Bintang mengendus malas.


"Ck aku belum menemukan yang cocok jika kau mau menikah silahkan duluan"ucap Bintang.


"Seperti nya akan sulit"ucap Angkasa.


"Belum di coba mana tahu hasil nya"ucap Bintang.

__ADS_1


"Gadis itu anak pengusaha cukup terkenal sedangkan aku hanya dosen biasa saja di kampus mana mungkin orang tua nya menerima ku,sekarang keluarga kita bukan lagi pengusaha seperti dulu aku rasa mereka tidak akan setuju"ucap Angkasa,ia telah mencari tahu tentang Amara dan sekarang ia sedikit minder karna status sosial mereka berbeda.


__ADS_2