MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 419


__ADS_3

Erland menatap Jasmine yang masih tidak ingin menatap nya sama sekali semakin membuat ia gelisah jika masuk ke dalam perut nya akan mual kembali namun jika tidak ia tidak bisa melihat wajah sedih Jasmine.


"Sayangg"ucap Erland lembut menggenggam tangan Jasmine.


"Hmm"gumam Jasmine tanpa menoleh.


Erland memegang dagu Jasmine agar melihat ke arah nya dan tersenyum tipis mengelus pipi Jasmine yang sedikit berisi.


"Kita masuk ke dalam bukan nya tadi kau ingin makan seafood"ucap Erland lembut.


"Lain kali saja"ucap Jasmine.


"Aku sudah lapar kita makan di dalam"ucap Erland keluar dari dalam mobil kembali.


Jasmine tersenyum tipis di dalam mobil ia pun ikut keluar dari dalam dan menggenggam tangan Erland untuk kembali masuk ke dalam restoran, Erland sendiri menahan rasa mual nya masuk ke dalam ia tidak ingin melihat wajah kecewa Jasmine lagi.


"Kita ke lantai atas saja"ucap Erland karna di atas lebih terbuka jadi akan sedikit mengurangi rasa mual nya.


"Ayo"ucap Jasmine semangat melangkah cepat ke lantai atas, Jarang-jarang Erland mau di atas karna di sana yang banyak adalah pasangan muda mudi.


Kedua nya duduk di meja dekat pagar membatas membuat suasana lebih menyegarkan untuk Erland.


"Permisi nona mau pesan apa"tanya pelayan menghampiri meja mereka.


"Seafood komplit"ucap Jasmine di angguki pelayan tersebut.


"Tambahkan nasi juga"ucap Erland.


"Baik tuan"ucap pelayan tersebut segera meninggal kan meja mereka setelah menulis pesanan kedua nya.


"Di sini lebih ramai dari pada di bawah tadi"ucap Jasmine memandang ke seluruhan.


"Iya lah di sini tempat nya orang pada pacaran"ucap Erland membuat Jasmine mengangguk setuju karna memang banyak pasangan muda yang duduk satu meja di sana.


Jasmine tertawa pelan melihat pasangan muda yang tak jauh dari nya saling menyuapai satu sama lain dan terlihat romantis.


"Lihat lah mereka kecil-kecil sudah begitu"ucap Jasmine pada Erland menunjuk pasangan tersebut.


"Astaga masih kecil seperti suami istri saja"ucap Erland menatap pasangan tersebut juga.


"Maklum sekarang zaman nya kecil-kecil memiliki pacar"ucap Jasmine terkekeh karna sudah sering ia lihat anak-anak yang masih berseragam smp saling boncengan.


"Tapi tidak begitu juga masih kecil sudah mengenal pacaran"dengus Erland.

__ADS_1


"Semoga anak-anak kita tidak akan seperti itu nanti nya"ucap Erland lagi.


"Coba telpon ke rumah agar mereka tidak khawatir pada ku karna tadi aku keluar buru-buru lupa memberi tahu mereka aku kemana"ucap Jasmine pada Erland.


"Aku sudah mengirim pesan pada mama sebelum kita ke sini"ucap Erland membuat Jasmine mengangguk.


Makanan mereka pun datang membuat Jasmine tersenyum cerah melihat nya rasa nya ia sudah tidak sabar untuk memakan nya.


"Makan nya pakai nasi"ucap Erland.


"Aku tahu"ucap Jasmine karna ia sudah lapar belum lagi anak-anak di perut nya butuh nutrisi.


"Kenapa diam saja"tanya Erland menatap Jasmine heran.


"Aku juga ingin seperti mereka"ucap Jasmine.


"Manja nya istri ku"ucap Erland mencubit pelan pipi Jasmine.


Ia pindah ke samping Jasmine agar lebih dekat menyuapi Jasmine.


"Buka mulut mu"ucap Erland mulai menyuapi Jasmine.


Dengan senang hati Jasmine membuka mulut nya lebar-lebar saat Erland menyuapi nya, dengan telaten Erland menyuapi Jasmine sesekali memasuk kan nya ke dalam mulut nya juga, Jasmine yang di suapi makan dengan lahap bahkan nasi yang ada di piring Erland juga ia habis kan setengah membuat Erland geleng kepala melihat Jasmine makan sebanyak itu karna tidak biasa nya.


"Mau bagaimana lagi aku lapar lagian makanan nya juga enak"ucap Jasmine santai.


"Minum dulu"ucap Erland menyodor kan segelas air putih untuk Jasmine.


"Terimakasih"ucap Jasmine mengambil nya dan meminum nya.


"Kenyang sekali"ucap Jasmine mengelus perut nya sedikit membuncit membuat Erland terkekeh pelan.


"Kita pulang sekarang atau kau masih ingin sesuatu"tanya Erland.


"Pulang saja aku malah mengantuk sekarang"ucap Jasmine berdiri.


"Baiklah"ucap Erland mengeluarkan beberapa lembar uang di atas meja.


Mereka pun segera meninggalkan restoran tersebut dan masuk ke dalam mobil, Erland melajukan nya untuk kembali ke rumah mereka berdua.


Sampai di rumah mereka keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam melihat anak-anak mereka sedang belajar di temani orang tua mereka.


"Kalian sudah pulang"tanya Samuel lebih dulu menyadari kedatangan kedua nya.

__ADS_1


"Jas kau baik-baik saja bukan"tanya Jessica berdiri mendekati putri nya begitu pun dengan Dea.


"Aku baik-baik saja mom"ucap Jasmine.


"Kau ke sana dulu ini urusan wanita"usir Dea pada putra nya karna ia ingin menanyakan keadaan kandungan Jasmine.


"Ck iya iya"ucap Erland mengendus kesal menatap Dea dan pergi meninggal kan ketiga wanita tersebut menuju ke ruang keluarga di mana yang lain berada.


"Bagaimana keadaan kandungan mu"tanya Dea langsung.


"Mereka baik-baik saja ma"ucap Jasmine tersenyum tipis mengelus perut nya.


"Syukurlah kami sangat khawatir pada mu dan kandungan mu saat tahu kau jatuh tadi"ucap Dea bernafas lega mendengar calon cucu nya baik-baik saja.


"Kenapa kau bisa sampai jatuh begitu,,harus nya kau hati-hati kau tau kan kau sedang mengandung"ucap Jessica.


"Hanya terpeleset sedikit mom"ucap Jasmine.


"Lain kali berhati-hati"ucap Dea di angguki Jasmine.


"Sebaik nya kau istirahat di kamar"ucap Jessica.


"Iya,, masalah anak-anak kau tenang saja mama dan Jessica akan menginap di sini"ucap Dea karna mereka sudah sepakat akan di rumah kedua nya dulu mengingat Jasmine hamil muda dan tingkah Erland kadang kekanakan karna mengidam.


"Terimakasih mama dan mommy ku sayang"ucap Jasmine.


"Sekalian besok mama dan mommy bantu Jasmine memberikan kejutan untuk Erland"ucap Jasmine lagi.


"Kau ingin membuat kejutan seperti apa"tanya Dea.


"Besok akan aku beritahu"ucap Jasmine.


"Jangan aneh-aneh ingat kau hamil"ucap Jessica memperingati Jasmine yang kadang melakukan hal di luar nalar.


"Iya mom"ucap Jasmine namun di hati nya mengatakan tidak berjanji.


"Sana istirahat"suruh Jessica.


"Kau sudah makan malam kan"tanya Dea sebelum Jasmine melangkah.


"Sudah mom sebelum pulang kami makan lebih dulu"ucap Jasmine.


"Aku ke kamar dulu"pamit Jasmine pada kedua nya.

__ADS_1


Ia pun melangkah ke kamar nya untuk membersihkan diri nya dan istirahat tanpa mengganggu ketiga anak nya yang masih serius belajar bersama ketiga lelaki yang mengajari mereka.


__ADS_2