MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 304


__ADS_3

Jasmine melenggang begitu saja menuju ranjang mereka membiar kan Erland yang masih memegang pipi nya.


"Sayang"panggil Erland berlari menghempiri Jasmine dan menghambur memeluk Jasmine erat membuat Jasmine hampir terjatuh.


"Kau ini apaan sih"kesal Jasmine.


"Hehehe maaf sayang"ucap Erland cengengesan.


"Kenapa"tanya Jasmine melihat ke arah Erland.


"Tidak ada aku hanya merindukan mu"ucap Erland.


"Ck seharian ini aku bersama mu"ucap Jasmine memutar bola mata nya malas.


"Beda sayang di kantor tidak bisa selalu memeluk mu seperti ini"ucap Erland dengan enteng nya.


"Sampai kapan kau memeluk ku seperti ini aku ingin berbaring"ucap Jasmine.

__ADS_1


Erland pun mengangkat Jasmine menuju ranjang dan membaring kan Jasmine tanpa melepaskan pelukan nya,ia menatap Jasmine penuh cinta.


"Aku sangat mencintai mu"ucap Erland mengelus kepala Jasmine.


"Aku juga mencintai mu"ucap Jasmine dengan senyum manis nya tidak lupa pipi nya sudah memerah membuat Erland tidak tahan jika tidak mencubit nya.


"Sakit tau"ucap Jasmine menyingkir kan tangan Erland yang di pipi nya.


"Habis nya istri ku ini sangat menggemas kan jika muka nya memerah begini"ucap Erland.


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Pagi hari Jasmine lebih dulu bangun merasa sekujur tubuh nya sakit akibat pertempuran mereka berdua,ia segera menyandar kan tubuh nya di tepi ranjang dan menatap Erland yang masih tidur pulas di samping nya.


Wajah nya kembali memerah mengingat kejadian semalam membuat nya menggelang kan kepala nya pelan. Tak lama mata Erland juga berkedip akhir nya terbuka saat melihat senyum manis istri nya yang sedang menatap nya.


"Selamat pagi sayang"ucap Erland duduk dan mencium bibir Jasmine sekilas.

__ADS_1


"Pagi juga"ucap Jasmine segera berjanjak dari tempat tidur saat ia berdiri Erland lebih dulu mengangkat tubuh nya membuat Jasmine kaget dan berteriak.


"Aaaa lepas kan aku"teriak Jasmine.


"Diam lah aku hanya ingin membantu mu"ucap Erland santai namun tidak dengan Jasmine yang wajah nya kembali memerah,bagaimana tidak mereka tidak menggunakan apa pun membuat nya malu sendiri.


"Tidak usah malu begitu kau sudah melihat nya begitu pun dengan ku bahkan kita sudah merasakan nya"goda Erland menaik turun kan alis nya.


"Diam lah"ucap Jasmine memukul pelan dada Erland membuat Erland terkekeh.


Erland pun menduduk kan Jasmina di closet lalu ia mengisi batup dengan air hangat,tak lupa memberikan aromatrapi wangi lavender di dalam air,Selesai ia kembali mengangkat Jasmine menaruh nya di batup.


"Kenapa masih di sini"tanya Jasmine heran menatap Erland.


"Aku ikut mandi lah"ucap Erland santai langsung masuk ke dalam bersama Jasmine membuat mata Jasmine terbelalak kaget.


"Ingat hanya mandi tidak lebih"ucap Jasmine memperingati Erland,namun Erland hanya mengangkat bahu nya acuh menyenderkan kepala nya ke bahu Jasmine sambil memejam kan mata nya untuk merileks kan tubuh nya sejenak,sebelah tangan nya memeluk pinggang Jasmine erat membuat Jasmine menggelang kan kepala nya melihat tingkah Erland yang selalu ingin menempel pada nya.

__ADS_1


__ADS_2