MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 345


__ADS_3

Selesai Erland membuat sarapan untuk Jasmine mereka berdua makan dengan diam,sesekali tangan Erland mengelus kepala Jasmine yang makan lahap di depan nya.Ia tersenyum tipis melihat wajah Jasmine yang berisi karna Jasmine selalu makan dengan porsi banyak dan suka ngemil.


"Anak-anak daddy kelaparan bangat hemm"tanya Erland mengusap perut buncit Jasmine.


"Iya daddy"ucap Jasmine menirukan suara anak kecil dengan makanan penuh di mulut nya membuat Erland terkekeh betapa gemas nya istri nya tersebut.


Selesai makan Jasmine mengantar kan Erland ke pintu depan di mana mobil Erland terparkir.


"Aku berangkat sekarang ingan pesan ku tadi"ucap Erland memperingati Jasmine.


"Ia pasti aku ingat"ucap Jasmine tersenyum.


"Anak-anak daddy jangan nakal dan jangan buat mommy kelelahan kalau itu terjadi kalian berurusan dengan daddy"ucap Erland mengusap perut Jasmine.


"Ck kau ini mereka masih di dalam sudah kau bilang begitu bagaimana kalau mereka sudah lahir"ucap Jasmine memukul pundak Erland.


"Kalau mereka sudah lahir membuat mu kelelahan atau pun yang lain nya mereka akan dapat hukuman dari berani sekali mereka membuat istri begitu"ucap Erland enteng membuat Jasmine geleng kepala.


"Terserah kau saja sana pergi"usir Jasmine.


"Kau mengusir ku sayang"tanya Erland.

__ADS_1


"Bukan begitu tetapi aku hanya takut kau terlambat saja"ucap Jasmine mencari alasan.


"Jika terlambat mana ada yang berani mengatakan apa pun pada ku"ucap Erland dengan sombong membuat Jasmine mengendus malas.


"Cih sifat sombong nya keluar"gumam Jasmine namun masih bisa di dengar oleh Erland.


"Bukan sombong sayang tetapi kenyataan"ucap Erland.


"Terserah kau saja"ucap Jasmine malas.


"Aku pergi dulu jaga diri kalian baik-baik"ucap Erland mencium kening Jasmine.


"Daddy pergi dulu jaga mommy dengan baik"ucap Erland mengelus perut Jasmine.


"Iya minggu depan aku akan pulang lagi ke sini"ucap Erland di jawab anggukan oleh Jasmine.


Erland pun masuk ke dalam mobil nya setelah Jasmine melepaskan pelukan nya,mobil yang membawa Erland pun segera meninggal kan rumah dan istri nya,setelah mobil yang membawa Erland pergi barulah Jasmine masuk ke dalam rumah.


"Apa nona membutuh kan sesuatu"tanya kepala pelayan.


"Tidak ada aku ke kamar saja"ucap Jasmine melangkah kan kaki nya masuk ke dalam kamar untuk membersihkan tubuh nya.

__ADS_1


Tak berapa lama Kania datang ke rumah Jasmine karna Erland meminta tolong pada nya untuk menemani Jasmine di rumah selama ia pergi agar ada yang menemani Jasmine berbicara untuk mengurangi rasa bosan Jasmine.


"Jasmine kemana pak"tanya Kania pada kepala pelayan yang menyambut kedatangan nya.


"Nona ada di kamar"ucap kepala pelayan.


"Aku ke sana dulu"ucap Kania melenggang pergi ke kamar Jasmine karna ia sudah biasa keluar masuk ke dalam kamar Jasmine.


Kania duduk di atas ranjang menunggu Jasmine selesai mandi karna ia mendengar suara gemercik air dari dalam,tak lama Jasmine keluar dari kamar mandi terkejut melihat Kania sudah duduk di atas ranjang nya.


"Astaga Kania kau membuat ku terkejut"ucap Jasmine mengelus dada nya pelan.


"Hehehe sorry"ucap Kania cengengesan.


"Sejak kapan kau datang"tanya Jasmine masuk ke ruanh ganti memakai pakaian.


"Belum terlalu lama"ucap Kania.


"Kau tidak ada kuliah kah"tanya Jasmine.


"Nanti siang sih ada"ucap Kania membuat Jasmine mengangguk mengerti.

__ADS_1


"Apa Erland yang menyuruh mu datang ke sini"tanya Jasmine.


"Iya dia meminta tolong pada ku untuk menemani mu selama ia pergi"ucap Kania jujur membuat Jasmine mengendus tidak habis pikir dengan Erland menyuruh Kania menemani nya karna Kania sudah di sibuk kan kuliah bertemu saja mereka jarang sekarang.


__ADS_2