
Sedangkan Jessica dan kedua sahabat nya sedang mencoba gaun yang akan mereka gunakan besok.
"Aku gunakan ini saja seperti nya cocok untuk ku"ucap Sasa.
"Kalian pilih saja mana yang ingin kalian pakai"ucap Jessica.
"Aku merasa takut untuk mengatakan nya pada mama dan papa"ucap Dea.
"Kenapa kau bilang begitu tante dan om pasti akan mengizin kan nya"ucap Jessica.
"Perasaan ku tidak enak aku merasa akan terjadi sesuatu tapi aku tidak tau itu apa"ucap Dea menunduk.
"Jangan pikirkan hal itu,hanya perasaan mu saja tidak akan terjadi apa pun"ucap Sasa.
"Aku takut mama dan papa tidak akan merestui nya"ucap Dea.
"Kami akan ikut ke sana bersama mu begitu pun Sasa aku dan Aksa akan menyakin kan om dan tante"ucap Jessica.
"Terimakasih"ucap Dea dan Sasa memeluk Jessica.
"Jangan mengatakan terimakasih kalian segala nya bagiku karna kalian selalu ada untuk ku"ucap Jessica.
"Sekarang lebih baik kita temui mereka agar cepat selesai masalah ini"ucap Jessica lagi.
__ADS_1
"Ayo"ucap Dea dan Sasa.
Mereka bertiga keluar dari dari ruangan tersebut untuk menemui ketiga pujaan hati mereka,setelah sampai tanpa mengetuk pintu mereka langsung masuk.
"Ada apa hmm"ucap Aksa mendekati Jessica.
"Sebaik nya kita pergi sekarang untuk meminta restu orang tua Sasa dan Dea sekalian membawa mereka ke sini juga karna besok hari pernikahan kita"ucap Jessica.
"Baik lah,ayo kita pergi akan lebih baik kita menyelesaikan nya sekarang"ucap Aksa.
"Baik bos"ucap Samuel dan Vino.
Mereka semua keluar dari tempat tersebut dan masuk ke dalam mobil masing-masing bersama pasangan nya.
"Kenapa sayang"ucap Samuel melihat gelagat Dea yang seperti gelisah.
"Aku merasa akan ada sesuatu yang terjadi tapi aku tidak tau"ucap Dea.
"Itu hanya perasaan mu saja sayang semua akan baik-baik saja,tenang kan diri mu tidak aka terjadi apa-apa"ucap Samuel.
"Jika mereka tidak merestui kita bagaimana"ucap Dea menunduk.
"Aku akan menyakin kan mereka agar mau merestui kita"ucap Samuel.
__ADS_1
"Aku takut"ucap Dea.
"Jangan takut percayakan semua nya pada ku "ucap Samuel.
Tak lama mereka pun sampai di depan rumah keluarga Dea,mereka semua turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah.
"Mama dan papa di mana bi"tanya Dea pada asisten rumah tangga mereka.
"Ada di ruang tamu nona"ucap asisten tersebut.
Dengan ragu Dea menatap mereka semua,Samuel menggenggam tangan Dea untuk memberi ketenangan pada kekasih nya,sementara Jessica mengangguk kan kepala nya melihat keraguan Dea.
Mereka pun segera menuju ruang tamu dimana orang tua Dea berada.
"Pa ma"ucap Dea.
Kedua orang tua Dea melihat ke arah mereka semua dan melihat Aksa dan Vino juga bersama mereka,siapa yang tak mengenal Aksa dan Vino setiap pengusaha pasti akan mengenal nya kecuali Samuel yang tidak ada mengetahui nya karna Samuel jarang terlihat di depan publik tapi jika di dunia bawah pasti mereka akan mengenal Samuel sebagai tangan kanan Aksa.
"Dea,Tuan Aksa,tuan Vino silahkan duduk semua nya"ucap papa Dea.
Mereka semua pun duduk di sofa ruang tamu keluarga Dea,Sedari tadi Dea sama sekali tidak melepaskan genggaman tangan Samuel ia bahkan menggenggam nya erat serta tangan nya sudah dingin karna cemas.
đđđđđđđđ
__ADS_1
Jangan lupa vote,like dan komen nya kkđ