
Sore hari nya mereka semua pulang meninggalkan kediaman Jasmine dan Erland menuju rumah mereka masing-masing.
"Daddy"panggil Bintang.
"Iya"ucap Erland melihat ke arah Bintang.
"Mommy kenapa belum bangun juga"ucap Bintang gelisah soal nya dari siang Jasmine tidur sampai sore belum juga keluar dari kamar.
"Mungkin mommy lelah maka nya tidur nya lama,,kalau kalian ingin melihat mommy masuk lah ke kamar menemani mommy daddy ke ruang kerja sebentar"ucap Erland.
"Ok daddy"ucap Angkasa dan Galaksi senang,ketiga nya segera masuk ke kamar Jasmine, Erland sendiri ke ruang kerja milik nya.
"Mommy masih tidur"bisik Galaksi kepada kedua nya.
Bintang hanya mengangguk kan kepala nya naik ke atas tempat tidur dan ikut berbaring di samping Jasmine sambil memeluk Jasmine,Angkasa da. Galaksi juga melakukan hal yang sama,mereka bertiga tidur di samping Jasmine yang masih setia memejamkan mata nya tanpa terganggu sedikit pun.
"Mimpi indah mom"ucap Bintang pelan memejamkan mata nya begitu pun dengan Angkasa dan Galaksi.
Setengah jam kemudian Erland sudah selesai dengan pekerjaan nya keluar dari ruangan tersebut dan masuk ke dalam kamar nya dan Jasmine,ia tersenyum tipis melihat pemandangan indah di depan nya dimana istri nya sedang tidur di peluk ketiga anak nya.
"Haiss saingan kecil itu ternyata ikut tidur"gumam Erland mendekati tempat tidur.
Tangan nya terulur mengusap kepala mereka satu-persatu secara bergantian,hingga Jasmine yang merasa terganggu membuka mata nya dan di sambut senyum manis dari Erland.
"Sudah bangun"ucap Erland pelan agar anak-anak nya tidak terbangun.
"Hmm"ucap Jasmine melihat ke samping nya dan tersenyum tipis melihat anak-anak nya.
"Kapan mereka ke sini"tanya Jasmine.
"Setengah jam yang lalu mereka ingin menemui mu malah ikut tidur di sini"ucap Erland terkekeh pelan begitu pun dengan Jasmine.
"Astaga lama sekali aku tidur"ucap Jasmine kaget melihat jam di dinding tersebut.
"Mungkin karna pengaruh obat yang kau minum tadi lagian agar penyembuhan luka mu cepat"ucap Erland.
"Yang lain sudah pulang"tanya Jasmine duduk dan bersandar di tepi tempat tidur.
"Sudah mereka tidak sempat pamit pada mu karna kau masih tidur"ucap Erland.
"Aku mau mandi dulu"ucap Jasmine.
"Baiklah"ucap Erland membantu Jasmine berdiri.
__ADS_1
"Aku bisa sendiri"ucap Jasmine saat akan masuk ke kamar mandi di ikuti Erland dari belakang.
"Panggil aku jika butuh sesuatu"ucap Erland di anggguki Jasmine.
Saat Jasmine sudah masuk ke dalam kamar mandi,kini giliran Erland yang merebahkan tubuh nya di samping ketiga anak nya hingga ia juga ikut tertidur karna saat di rumah sakit ia kurang tidur juga menjaga Jasmine semalaman.
Jasmine yang sudah selesai mandi geleng kepala melihat Erland yang sudah tidur,ia segera masuk ke ruang ganti dan memakai baju nya,selesai Jasmine keluar kamar karna bosan mulai di rumah sakit tidak keluar sama sekali.
"Rumah ini terasa sepi jika tidak mendengar suara ribut anak-anak"gumam Jasmine melangkah ke taman belakang.
"Nona membutuhkan sesuatu"tanya pelayan yang sedang memetik buah di sana.
"Tidak aku hanya bosan tidak melakukan apapun"ucap Jasmine.
"Aku akan membantu mu saja"ucap Jasmine melihat banyak buah yang siap untuk di panen.
"Jangan nona nanti tuan bisa marah"ucap nya cepat apalagi Jasmine baru keluar dari rumah sakit.
"Tenang saja dia tidak akan bisa marah"ucap Jasmine santai mengambil keranjang kosong dan melangkah ke pohon buah lengkeng untuk memanen nya.
Dengan raut wajah bahagia Jasmine mulai memetiknya sesekali ia mengupas nya dan memasuk kan nya ke dalam mulut nya,taman belakang tersebut memang sudah di tanami berbagai macam buah-buah an di sana mungkin pemilik rumah sebelum nya suka menanam buah-buah an dan sekarang buah-buah an tersebut sedang dalam masa panen nya.
Di kamar Erland terbangun tidak menemukan Jasmine dan suara air juga sudah berhenti.
"Sayang"panggil Erland berdiri untuk mencari Jasmine.
"Di mana istri ku"tanya Erland pada pelayan yang tak jauh dari nya.
"Nyonya ada di taman belakang tuan"ucap nya takut karna sempat melihat Jasmine ikut memanen buah.
Erland segera menuju taman belakang dan berhenti tidak jauh dari Jasmine berada,ia menghembuskan nafas nya dengan lega melihat Jasmine baik-baik saja.
"Kau membuat ku khawatir"ucap Erland memeluk Jasmine lembut.
"Aku kan di sini dan baik-baik saja"ucap Jasmine santai sambil mengupas buah di tangan nya dan memakan nya.
"Maniss nya"ucap Jasmine pelan membuat Erland terkekeh.
"Imut nya"ucap Erland mencubit gemas kedua pipi Jasmine.
"Ck kau kira aku anak kecil apa"ucap Jasmine menepis tangan Erland yang ada pipi nya.
"Sana pergi jangan mengganggu ku"ucap Jasmine mengusir Erland.
__ADS_1
"Aku akan membantu mu saja"ucap Erland.
"Tidak perlu aku bisa sendiri"ucap Jasmine.
"Kalau begitu aku mengambil untuk ku saja jika aku menunggu kau mengambil nya akan lama,lihat lah kau banyak memakan nya dari pada mengambil nya"ucap Erland menunjuk keranjang yang isi nya sedikit dan juga menunjuk tempat sampah yang tak jauh dari Jasmine yang hampir penuh.
"Menyebalkan"dengus Jasmine menatap nya juga.
"Kau mau memakan nya terus atau ikut memanen nya"tanya Erland mulai sibuk membantu Jasmine.
"Dua-dua nya"ucap Jasmine cuek.
"Aku akan membuat kebuh buah untuk mu jika kau suka"ucap Erland.
"Buat lah yang banyak"ucap Jasmine cepat.
"Nanti aku akan suruh asisten ku mencari tanah yang pas untuk kebuh buah yang kau mau"ucap Erland membuat senyum Jasmine mengembang.
"Aku akan menunggu nya"ucap Jasmine.
"Baiklah,,jangan makan terlalu banyak nanti kau sakit perut"ucap Erland.
"Ini tidak banyak lagian makan buah itu sehat"ucap Jasmine.
"Ya sehat tapi jangan berlebihan"ucap Erland.
"Kau cereweret sekali sih"ucap Jasmine.
"Aku hanya tidak ingin kau sakit jika terllau banyak memakan nya"ucap Erland.
"Iya iya"ucap Jasmine.
Selesai memetik buah mereka pun masuk ke dalam karna hari juga sudah mulai gelap.
"Mereka belum bangun"tanya Jasmine duduk di sofa keluarga.
"Sudah mungkin mereka sedang mandi"ucap Erland karna sempat mendengar suara ribut ketiga nya.
"Apa masih ada yang sakit"tanya Erland.
"Tidak"ucap Jasmine singkat.
"Besok aku akan membawa mu ke suatu tempat"ucap Erland mengelus kepala Jasmime.
__ADS_1
"Kemana"tanya Jasmine.
"Kau akan tahu besok"ucap Erland ingin memberikan kejutan pada istri tercinta nya yang sudah lama ia siapkan dan akhir nya selesai maka besok ia akan memberikan nya.