MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 299


__ADS_3

Pagi hari kedua nya sampai di bandara segera masuk ke dalam mobil yang telah menjemput mereka,setelah itu mobil tersebut melaju dengan cepat menuju rumah mereka sesuai perkataan Erland yang tidak ingin tinggal di apartemen lagi.


Sampai di rumah mereka di sambut pelayan yang berjejer rapi sambil membungkuk kan sedikit badan mereka saat kedua nya masuk ke dalam rumah.


Erland segera membawa Jasmine ke kamar mereka yang berada di lantai dua di mana kamar Erland yang dulu nya sendiri,Jasmine masuk ke dalam lebih dulu segera melempar tubuh nya di atas ranjang.


"Nyaman sekali"ucap Jasmine pelan.


Erland sendiri memilih membersih kan tubuh nya ke kamar mandi karna ia akan pergi ke perusahaan,selesai Erland keluar dari kamar mandi menuju walk in closet mengambil baju kantor dan segera memakai nya.


"Mau kemana rapi begitu"tanya Jasmine melihat Erland keluar.


"Perusahaan sayang"ucap Erland.


"Kita baru saja sampai kau tidak lelah"tanya Jasmine.


"Tidak"ucap Erland singkat membuat Jasmine mengendus malas.

__ADS_1


"Ya sudah"ucap Jasmine mengangkat bahu nya acuh.


"Jika kau ingin keluar hubungi aku lebih dulu"ucap Erland memberikan dasi milik nya pada Jasmine.


"Kau tau saja aku ingin keluar"ucap Jasmine mengambil dasi tersebut dan memasang kan nya pada Erland.


"Aku tidak mengizin kan mu keluar tanpa supir jadi jika ingin keluar harus dengan supir"ucap Erland mengelus kepala Jasmine.


"Ya ya ya terserah kau saja"ucap Jasmine.


"Istri pintar"ucap Erland terkekeh.


"Hubungi aku jika sudah sampai"ucap Erland.


"Baik lah"ucap Jasmine.


"Aku pergi dulu istirahat lah jika kau masih lelah lagian ini masih pagi"ucap Erland di angguki Jasmine.

__ADS_1


Erland mencium seluruh wajah Jasmine dan mengecup bibir Jasmine sekilas,selesai Erland berlari keluar kamar karna sudah melihat wajah kesal Jasmine.


"Kauu"teriak Jasmine membuat Erland tertawa pelan,sekarang rasa nya ia mempunyai hobi baru entah kenapa ia sangat suka melihat wajah kesal Jasmine.


Jasmine sendiri menarik nafas nya dalam dan mengeluarkan nya pelan.


"Sabar Jasmine dia suami mu jika kau membunuh nya kau akan jadi janda muda"ucap Jasmine pada diri nya sendiri.


Ia pun memilih membersih kan tubuh nya di kamar mandi sebelum pergi ke apartemen Kania,ia sudah merindukan teman nya tersebut dan juga ingin memberikan oleh-oleh yang ia bawa karna besok Kania akan pulang ke negara nya.


Sedangkan Erland menatap para pelayan dan anak buah nya yang sengaja ia kumpul kan di taman belakang.


"Kalian yang berada di dalam rumah jaga baik-baik istri ku jangan sampai ia terluka sedikit pun"ucap Erland pada para pelayan dan juga penjaga rumah nya,ia mengerjakan para pelayan di rumah nya yang memiliki ilmu bela diri begitu pun dengan penjaga yang merupakan anggota mafia nya.


"Baik tuan"ucap mereka serentak.


"Dan untuk kalian kemana pun istri ku pergi kalian harus mengikuti nya"ucap Erland kepada dua orang terlatih yang ia pilih untuk menjaga Jasmine jika sedang berada di luar rumah.

__ADS_1


"Baik tuan"ucap mereka berdua.


Erland pun segera melangkah kan kaki nya meninggal kan taman belakang,ia keluar dari rumah masuk ke dalam mobil yang telah terparkir rapi di depan rumah nya,ia sengaja menjaga Jasmine dengan kekat karna ia takut kakak nya Airen akan melibat kan Jasmine dalam hal menghilang nya Airen.


__ADS_2