MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 321


__ADS_3

Saat ini kedua nya sudah sampai di rumah Jasmine dan Erland masuk ke dalam rumah membiarkan pelayan membawa kostum tersebut,kedua nya duduk di ruang tamu dengan santai nya.


Pelayan tersebut segera meletak kan kostum kelinci tersebut di samping Jasmine sesuai intruksi Jasmine.


Jasmine menatap kostum tersebut dan menatap Erland yang duduk di depan nya.


"Ada yang kurang"gumam Jasmine berdiri membuat Erland mengangkat kepala nya.


"Kenapa sayang"tanya Erland.


"Ada yang kurang kau tunggu di sini jangan kemana-mana"ucap Jasmine bergegas pergi menuju ke kamar nya,ia mengambil peralatan make up di tas kecil yang selalu ada di meja rias nya,jika ke perjalanan jauh ia tidak perlu repot lagi menyusun nya tinggal membawa saja.


Setelah Jasmine mengambil nya ia segera kembali ke ruang tamu.


"Ini"ucap Jasmine memberikan kostum tersebut pada Erland.


"Untuk apa"tanya Erland heran.


"Kau pakailah"ucap Jasmine santai namun membuat mata Erland terbelalak kaget.


"Tidak,tidak aku tidak mau"tolak Erland.


"Kau tidak mau memakai nya"ucap Jasmine dengan mata berkaca-kaca hampir menangis.


"Sini aku akan memakai ny"ucap Erland cepat mengambil kostum tersebut.

__ADS_1


Ia masuk ke kamar tamu tak jauh dari tempat mereka duduk.


"Mau taruh di mana wajah ku memakai beginian,jika anak buah ku melihat nya habis sudah gelar ketua mafia kejam itu dari ku"gumam Erland menatap kostum tersebut.


"Baik lah lupakan hargadiri mu dulu Erland lebih baik jatuh dari pada melihat Jasmine menangis apalagi ia sedang hamil anak mu"ucap Erland segera memakai kostum tersebut.


Setelah selesai ia keluar menuju ruang tamu di mana Jasmine menunggu nya,mata Jasmine berbinar senang dengan senyum lebar hingga mata nya menjadi sipit melihat Erland keluar memakai kostum tersebut.


"Sini sini"ucap Erland mengajak Erland duduk di samping nya.


"Kau senang"ucap Erland ikut tersenyum melihat Jasmine bahagia.


"Iya..tapi ada yang kurang"ucap Jasmine mengambil kotak make up tersebut.


"Selesai"ucap Jasmine bertepuk tangan.


"Kau seperti kelinci cantik"ucap Jasmine memandang Erland yang tersenyum ke arah nya.


"Sudah puas sekarang"ucap Erland mengelus kepala Jasmine.


"Hehehe tapi aku ingin kau menari di depan ku sambil menyanyi"ucap Jasmine memamer kan gigi putih nya.


"Aku tidak bisa sayang begini saja yah"bujuk Erland.


"Tidak mau aku ingin melihat mu menari dan bernyayi mekakai itu"ucap Jasmine merengek.

__ADS_1


"Ya sudah"ucap Erland segera berdiri ingin menari sesuai permintaan Jasmine.


"Jasminee"teriak Kania heboh masuk ke dalam rumah.


"Aku di sini"ucap Jasmine berteriak juga.


Tak lama Kania pun datang ke ruang tamu mata nya terkejut melihat penampilan Erland tak lama ia tertawa terpingkal-pingkal melihat Erland seperti itu.


"Kenapa kau tertawa apa ada yang lucu"tanya Jasmine dengan wajah polos nya.


"Dia kenapa"tanya Kania menunjuk Erland.


"Aku yang meminta nya memakai nya dan aku juga yang merias nya bagaimana bagus kan"ucap Jasmine dengan senyum bangga nya.


"Hahaha dia cocok sekali seperti itu"ucap Kania tertawa.


"Kau bisa diam tidak"ucap Erland menatap tajam ke arah Kania.


"Baik,baik aku diam silahkan lanjut kan"ucap Kania menahan tawa duduk di samping Jasmine.


"Ayo mulai"ucap Jasmine menatap Erland.


Erland menarik nafas nya dalam dan mulai bernyanyi serta menari di depan Jasmine dan Kania,tawa kedua wanita tersebut menggema di ruang tamu membuat Erland menggaruk kepala nya yang tidak gatal,sedangkan para pelayan dan anak buah Erland yang tidak sengaja melihat Erland menahan tawa kapan lagi bisa melihat sang ketua mafia kejam dan dingin di dunia seperti itu,pikir mereka.


Tentu saja hanya Jasmine yang bisa melakukan hal tersebut pada Erland jika saja orang lain pasti detik itu juga orang tersebut sudah tak bernyawa lagi.

__ADS_1


__ADS_2