MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
Episode 93


__ADS_3

Jessica dan Aksa kembali ke Villa setelah Jessica merasa baikan tapi tidak dengan hati nya yang terus merasa khawatir.


mereka masuk ke dalam ruang kerja Aksa kembali dan duduk.


"Kami akan segera berangkat nanti jadi kalian jaga diri kalian dengan baik"ucap Aksa.


"Kami akan baik-baik saja di sini"ucap Sasa tersenyum.


"Lebih baik kita persiapkan semua nya"ucap Vino.


"Baik lah"ucap Samuel.


Mereka keluar dari ruang kerja Aksa menuju kamar mereka masing-masing begitupun dengan Aksa dan Jessica.


Di kamar Dea dan Samuel Dea sibuk mempersiapkan perlengkapan Samuel sementara Samuel duduk di sofa memperhatikan Dea.


Andai kau tau aku akan melakukan hal berbahaya pasti kau akan sangat khawatir pada ku,tetapi kau tenang saja aku akan pulang dengan keadaan baik-baik saja setelah semua ini selesai kita akan hidup aman dan bahagia,batin Samuel.


Dea yang merasa di perhatikan mengalihkan pandangannya pada Samuel,ia melihat Samuel sedang melamun sambil menatap nya.


"Apa ada masalah"tanya Dea duduk di samping Samuel.

__ADS_1


"Tidak ada aku hanya akan merindukan mu saat jauh dari mu"ucap Samuel memeluk Dea erat.


"Belum juga pergi sudah seperti ini bagaimana jika kau akan pergi"ucap Dea tersenyum.


"Apa kau tidak akan merindukan ku jika aku pergi"ucap Samuel.


"Tentu saja aku akan merindukan mu,kau sudah menjadi suami ku dan lelaki yang aku cintai"ucap Dea.


"Ahhh berat rasa nya aku meninggalkan mu"keluh Samuel membuat Dea tertawa pelan dan membalas pelukan Samuel.


Sementara di kamar Vino dan Sasa,Sasa juga sedang membereskan perlengkapan Vino yang akan Vino bawa,lain hal nya dengan Vino yang memeluk erat Sasa tanpa melepaskan nya membuat Sasa kesal.


"Lepaskan dulu bagaimana aku akan mempersiapkan nya"ucap Sasa.


"Iya aku tau tapi bagaimana aku bisa mengambil nya jika kau terus memeluk ku seperti ini"ucap Sasa.


Vino melepaskan pelukan nya dengan kesal dan pindah ke sofa membuat Sasa menggeleng kepalanya,ia pun kembali membereskan barang yang akan di bawa Vino,selesai ia berjalan ke arah Vino yang masih terlihat kesal.


Sasa memeluk Vino agar tidak kesal lagi,sementara Vino tersenyum tipis Sasa memeluk nya.


"Masih kesal"ucap Sasa.

__ADS_1


"Tidak lagi jika kau mencium ku"ucap Vino dengan menunjukkan bibir nya.


"Ck alasan saja bilang saja kau ingin aku cium"ucap Sasa.


"Istri ku sangat pintar"ucap Vino.


Sasa mencium bibir Vino sekilas saat akan melepaskan nya Vino menahan nya dan mencium nya lebih dalam lagi.


Lain hal nya di kamar Jessica dan Aksa, Jessica hanya duduk tidak mempersiapkan apa pun.


"Masih khawatir hmm"ucap Aksa mengelus pipi Jessica.


Jessica menganggukkan kepala nya dan menunduk membuat Aksa menghela nafas nya pelan melihat ke khawatiran Jessica.


"Tidak akan terjadi apa pun,itu hanya perasaan mu saja"ucap Aksa.


"Jika benar terjadi bagaimana"ucap Jessica pelan.


Aksa terdiam mendengarkan ucapan Jessica,sementara Jessica meneteskan air mata nya melihat Aksa diam saja.


"Jika kau ingin pergi, pergi saja tidak usah khawatir kan aku"ucap Jessica melangkah kan kaki nya menuju tempat tidur dan menyelimuti tubuh nya hingga kepala nya.

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa vote,like dan komen nya😄


__ADS_2