
Aksa mengerjakan pekerjaan nya setelah baby Arka tidur dan membawa nya ke kamar bersama Jessica dan baby Jasmine.
Di negara lain Sasa mengurus baby Dara dengan baik di bantu Vino kedua nya sepakat tak menggunakan baby sister karna mereka ingin melihat langsung pertumbuhan baby Dara tanpa terlewat kan.
"Sayang aku ke kantor dulu"ucap Vino setelah selesai bersiap ke perusahaan.
"Iya sayang"ucap Sasa berdiri dan memakai dasi Vino.
"Jika bosan di sini kalian datang saja ke perusahaan,ingat jangan keluar tanpa memberitahuku"ucap Vino memeluk pinggang Sasa.
"Ok bos"ucap Sasa sudah selesai.
"Aku pergi dulu jaga diri mu baik-baik bersama baby Dara"ucap Vino mencium kening Sasa.
"Iya sayang"ucap Sasa tersenyum.
"Papa pergi dulu putri kecil jangan nakal sama mama yah,papa pasti sangat merindukan mu"ucap Vino mencium kening baby Dara.
__ADS_1
"Aku pergi sayang"ucap Vino melangkah kan kaki nya keluar kamar meninggal kan Sasa yang masih tersenyum mendengarkan perkataan nya.
Terimakasih tuhan kau memberikan ku suami seperti Vino yang sangat mencintai ku dan anak kami,semoga kebahagiaan ini akan sampai maut memisahkan kami,batin Sasa.
Ia mendekati baby Dara yang tertidur di atas tempat tidur dan mencium kening baby Dara.
"Semoga kau jadi anak yang baik dan membanggakan kedua orang tua mu nak,kami sayang menyayangi mu"ucap Sasa mengelus kepala baby Dara.
Sama hal nya dengan Dea yang tak kalah bahagia menikmati status nya menjadi seorang ibu meski bukan anak kandung nya tapi ia sangat menyayangi nya sebagai anak kandung nya,senyum di wajah nya tak pernah luntur setelah kedatangan baby Friska di dalam hidup nya bersama Samuel,Samuel sendiri merasa bahagia melihat Dea tersenyum kembali tidak pernah sedih dan melamun.
Meski baby Friska sudah ada di hidup mereka tetapi kedua nya masih menjalani program kehamilan agar Dea cepat hamil,kedua nya berusaha agar mempunyai anak kandung meski sudah ada baby Friska.
"Aku ingat sayang tenang saja cuma mengurus baby Friska tidak akan membuat ku lelah malah sangat senang"ucap Dea memeluk Samuel.
"Baik lah jika lelah istirahat jangan di paksa kan"ucap Samuel.
"Iya sayang"ucap Dea tersenyum.
__ADS_1
"Aku ada meting di kantor aku pergi dulu"ucap Samuel mencium kening Dea.
"Baik lah"ucap Dea melepaskan pelukan nya.
Samuel mencium beby Friska dan keluar kamar menuju perusahaan yang ia urus.
Di kantor Jessica keluar dari dalam kamar melihat Aksa yang fokus bekerja tak ingin mengganggu ia duduk di sofa sambil membaca majalah yang ada di atas meja,Sadar jika Jessica sudah keluar kamar Aksa berjalan ke arah Jessica dan duduk di samping Jessica.
"Sayang"ucap Aksa memeluk Jessica.
"Ada apa"tanya Jessica melihat Aksa.
"Apa kau setuju jika aku akan melatih baby twins bela diri saat umur mereka lima tahun"tanya Aksa.
"Untuk apa mereka masih terlalu kecil"ucap Jessica.
"Kau tau kita tidak tau mana musuh mana teman apa lagi aku seorang mafia dan pengusaha pasti akan banyak hal yang terjadi tanpa di duga,jadi aku ingin melatih mereka agar bisa menjaga diri mereka sendiri"ucap Aksa.
__ADS_1
"Aku sih tidak masalah asal itu tidak membuat mereka terluka"ucap Jessica yang mengerti maksut Aksa.