
Hari begitu cepat berlalu di mana Jasmine sendirian di rumah tanpa melakukan apa pun karna Erland selalu mengawasi nya dari CCTV yang ia pasang di setiap sudut rumah membuat Jasmine tak bisa melakukan apa pun.
Setiap hari Erland akan selalu menghubungi Jasmine disela-sela kesibukan nya untuk memastikan keadaan Jasmine dan anak-anak yang masih di perut Jasmine,ia ingin secepat nya menyelesaikan masalah perusahaan nya tersebut agar ia cepat pulang bertemu dengan Jasmine.
Seperti saat ini kedua nya sedang melakukan vidio call di mana Erland sibuk dengan laptop di depan nya sedangkan Jasmine hanya duduk si sofa kamar nya sambil menatap Erland yang terlihat serius bekerja.
"Jangan terlalu lelah bekerja nya"ucap Jasmine membuat Erland menghentikan pekerjaan nya dan menatap Jasmine.
"Aku ingin segera menyelesaikan nya agar cepat pulang"ucap Erland.
"Tetap saja kau harus istirahat dengan cukup jangan memaksakan diri mu"ucap Jasmine membuat Erland tersenyum tipis.
"Apa istri ku mengkhawatir kan suami nya yang tampan ini"goda Erland menaik turun kan alis nya.
"Tentu saja aku mengkhawatirkan mu jika kau kenapa-napa di sana aku yang akan di buat pusing"ucap Jasmine dengan galak membuat Erland tertawa pelan karna di mata nya Jasmine terlihat menggemaskan.
"Kenapa kau malah tertawa memang nya ada yang lucu"ucap Jasmine dengan sinis.
"Kau yang lucu sayang aku ingin cepat-capat pulang di buat nya"ucap Erland.
"Dua hari lagi kau kan pulang ingat kau sudah berjanji untuk pulang"ucap Jasmine karna ia juga merindukan Erland.
__ADS_1
"Aku pasti akan menepati janji ku tunggu aku di sana aku akan pulang untuk kalian"ucap Erland membuat Jasmine mengangguk.
"Istirahat lah aku akan kembali bekerja"ucap Erland lagi.
"Baik lah ingat jangan terlalu lelah dan jaga kesehatan mu"ucap Jasmine.
"Akan aku ingat"ucap Erland.
"Kami sayang pada mu dan kami menunggu mu"ucap Jasmine.
"Aku juga sayang kalian apa lagi istri ku ini"ucap Erland.
Sedangkan Erland tertawa setelah Jasmine menutup telpon nya.
"Wajah nya pasti memerah karna malu maka nya dia mematikan nya begitu saja"ucap Erland pelan.
"Aku harus menyelesaikan yang ini dulu agar nanti malam bisa pulang aku sudah merindukan nya"gumam Erland kembali fokus pada pekerjaan nya tersebut.
Waktu sudah malam akhir nya Erland menyelesaikan pekerjaan nya,ia segera keluar dari perusahaan nya bersama asisten nya yang masih menunggu diri nya keluar.
"Kita ke markas"ucap Erland dingin.
__ADS_1
"Baik tuan"ucap asisten Erland karna ia juga merupakan anggota mafia Erland karna memiliki kecerdasan yang cukup tinggi Erland menjadikan nya mengurus perusahaan nya yang sekarang pada asisten nya.
Mobil yang membawa Erland segera melaju menuju markas mereka berada di tengah hutan.
"Apa tidak sebaik nya tuan makan malam dulu"tanya asisten nya pada Erland karna dari siang Erland tidak makan hanya sibuk mengerjakan pekerjaan nya.
"Tidak perlu"ucap Erland memejam kan mata nya.
Setelah dua puluh menit mobil yang membawa Erland sampai di markas di sambut anak buah Erland dengan hormat.
"Selamat malam tuan"ucap mereka serempak di jawab anggukan oleh Erland yang berjalan menuju ruangan nya berada.
"Siap kan jet aku akan kenegara I sekarang"ucap Erland pada anak buah nya.
"Baik tuan"ucap mereka patuh.
Erland menduduk kan diri nya di sofa di ikuti asisten nya setelah Erland mengatakan duduk.
"Setelah aku pulang aku akan menghancurkan perusahaan yang berani bermain dengan ku dan siap kan anak buah kita untuk menyerang mafia yang membantu mereka"ucap Erland dingin.
Perusahaan nya mengalami masalah karna ada beberapa perusahaan yang bekerja sama untuk menggulingkan perusahaan nya di bantu mafia kecil yang mereka meminta bantuan.
__ADS_1