MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 392


__ADS_3

Hari ini Jasmine akan mengantar kan ketiga purta nya ke sekolah milik nya,Erland tidak bisa ikut karna sudah pergi ke kantor pagi-pagi sekali jadi Jasmine yang mengantar kan ketiga nya. Ia menggandeng tangan Angkasa dan Galaksi sementara Bintang berjalan di depan nya menuju ruang kepala sekolah.


Tiba depan ruang sekolah Jasmine mengetuk pintu tersebut,setekah mendengar kata masuk ia masuk ke dalam bersama ketiga putra nya.


"Selamat datang nyonya dan tuan muda"ucap kepala sekolah sopan.


"Biasa saja pak panggil Jasmine saja"ucap Jasmine karna ia sudah mengenal kepala sekolah tersebut.


"Jasmine ke sini ingin memasuk kan ketiga putra ku sekolah pak dan aku tidak ingin identitas mereka di ketahui siapa pun untuk melindungi mereka"ucap Jasmine langsung ke inti nya.


"Nak Jasmine tenang saja saya pasti akan menjaga dengan baik agar tidak ada yang mengetahui identitas mereka"ucap kepala sekolah.


"Terimasih pak"ucap Jasmine.


"Mari saya antar ke ruang kelas mereka nona"ucap kepala sekolah di angguki Jasmine.


Mereka berjalan menuju ruangan kelas ketiga nya,Jasmine tersenyum tipis melihat keantusiasan Angkasa dan Galaksi beda dengan Bintang yang hanya menampak kan raut wajah datar.


"Mommy nanti akan menjemput kalian"ucap Jasmine sebelum ketiga nya masuk.


"Ok mom"ucap mereka.


Jasmine mencium kening ketiga nya satu persatu sebelum mereka masuk ke dalam,setelah mereka masuk Jasmine meninggalkan sekolah tersebut untuk kembali ke rumah Aksa.


"Jass"panggil Dara melihat Jasmine keluar dari mobil nya karna ia dan Arka menginap.


"Kapan kalian kembali"tanya Jasmine memeluk sahabat nya sekaligus kakak ipar nya.


"Kemaren"ucap Dara membalas pelukan Jasmine.


"Anak-anak kemana"tanya Dara tidak melihat ketiga nya.


"Aku baru saja mengantar mereka ke sekolah"ucap Jasmine melepaskan pelukan nya.


"Kenapa kalian cepat sekali kembali bukan nya masih satu minggu lagi"tanya Jasmine masuk ke dalam bersama Dara.


"Papa menghubungi ku jika mama sakit karna khawatir kami pulang"ucap Dara membuat Jasmine mengangguk.


"Kau sudah bertemu dengan tante Sasa"tanya Jasmine.


"Ya,,kemaren sore mama dan Manda datang ke rumah untuk meminta maaf"ucap Dara pelan.


"Sudah lah jangan membahas nya"ucap Jasmine tidak ingin Dara sedih lagi.


"Ku dengar kau dan Erland juga pergi berdua"tanya Dara.


"Iya"ucap jasmine.

__ADS_1


"Seperti pengantin baru saja"goda Dara.


"Woyyy"teriak seseorang dari belakang membuat kedua nya menoleh karna tahu siapa pemilik suara cempreng tersebut.


"Ini rumah bukan hutan"ucap Jasmine ketus.


"Enak ya kalian yang sudah jadi istri tidak perlu bekerja lagi sudah ada suami yang tinggal memberikan saja"ucap Friska.


"Maka nya cepat nikah"ucap Jasmine.


"Sabar buk sebentar lagi juga akan nikah"ucap Friska.


"Tumben kau tidak kerja"tanya Dara karna biasa Friksa jarang sekali libur pekerjaan nya.


"Di sana ada papa sama Om Vino jadi aku meminta izin tidak masuk biar papa saja yang menggantikan ku di sana"ucap Friska santai karna perusahaan keluarga Reynal di ambil alih oleh Friska karna Erland tidak mau mengurus nya jadi terpaksa Friska yang turun tangan menggantikan sang papa.


"Bagaimana kalau kita pergi santai di cafe seperti waktu sekolah dulu,aku kengen dengan waktu itu"ucap Dara.


"Boleh juga kita ke cafe yang sering kita kunjungi dulu"ucap Jasmine di angguki kedua nya.


Mereka pun segera pergi menggunakan mobil Friska dengan pakaian santai.


"Jas keponakan ku jam berapa pulang sekolah"tanya Friska yang mata nya fokus ke arah jalan.


"Jam 11"ucap Jasmine.


"Iya lah aku sudah berjanji menjemput mereka"ucap Jasmine.


Setiba nya di cafe tersebut mereka keluar dari mobil dan masuk ke dalam,Dara memesan makanan yang biasa mereka makan dulu jika berkumpul di cafe tersebut.


"Kita seperti masih remaja saja"ucap Dara terkekeh.


"Oh iya Jass apa kau berencana memiliki anak lagi"tanya Dara tiba-tiba.


"Kenapa"tanya Jasmine.


"Aku hanya bertanya sih"ucap Dara.


"Jika tuhan memberikan nya aku sih tidak masalah lagian Erland juga katanya masih ingin memiliki anak"ucap Jasmine santai.


"Memang nya tidak sakit saat melahirkan nya"tanya Friska.


"Sakit lah,,namun saat kau sudah melihat anak mu di depan mata mu sakit nya tidak akan terasa lagi malah kau akan menangis bahagia melihat apa yang pertaruhkan dengan nyawa mu berada di depan mata mu"ucap Jasmine membuat kedua nya mengangguk.


"Bagaimana rasa nya saat kau hamil kembar tiga dulu"tanya Dara penasaran.


"Biasa saja"ucap Jasmine.

__ADS_1


"Apakah tidak berat"tanya Friska.


"Tidak juga"ucap Jasmine.


"Lagian kalian pasti akan merasakan nya nanti"tambah Jasmine.


"Kau sendiri bagaimana,apa kau juga ingin memiliki anak dalam waktu dekat ini"tanya Jasmine pada Dara.


"Sesuai kesepatan,, kami tidak akan memunda memiliki anak"ucap Dara.


"Iyalah biar daddy dan mommy mempunyai tambahan cucu"ucap Jasmine.


"Kau juga cepat lah menikah apa lagi yang kau tunggu"ucap Jasmine pada Friska.


"Benar jika keluarga Jerry bosan menunggu mu bisa jadi mereka akan menyuruh Jerry menikah dengan wanita lain"ucap Dara.


"Kalian tenang lah sebentar lagi kami juga akan menikah"ucap Friska karna dua hari yang lalu keluarga Jerry sudah datang melamar Friska ke rumah nya dan Friska menerima lamaran tersebut.


"Kapan"tanya Dara antusias sabahat nya akan menikah juga.


"Sebulan lagi"ucap Friska santai.


"Kau baru mengatakan ini pada kami"tanya Jasmine kesal.


"Hey mereka baru datang ke rumah dua hari yang lalu untuk melamar ku"ucap Friska.


"Lalu kenapa kau tidak memberi tahu ku dan Erland jika mereka akan datang"ucap Jasmine bertambah kesal.


"Aku saja tidak tahu jika mereka datang kalau bukan karna mama memanggil ku ke kamar"ucap Friska karna memang Jerry tidak memberitahukan nya kedatangan nya dan keluarga nya kerumah nya.


"Erland juga tidak tahu masalah ini"tanya Jasmine.


"Seperti nya tidak"ucap Friska.


"Nanti kau datang ke rumah memberitahu nya kalau tidak dia akan marah pada mu"ucap Jasmine pada Friska.


"Maka dari itu aku meminta mu untuk mengatakan nya pada dia"ucap Friska.


"Kau ingin aku kena kekesalan nya"tanya Jasmine.


"Tidak juga sih"ucap Friska cengengesan.


"Kalian berdua saja yang jelaskan pada nya apa susah nya sih"ucap Dara.


"Sudah lah ini hampir jam 11 kita jemput putra ku dulu kasihan jika mereka menunggu"ucap Jasmine melihat jam tangan nya.


Mereka pun keluar dari cafe setelah membayar makanan yang telah habis mereka makan dan masuk ke dalam mobil menjemput si kembar.

__ADS_1


__ADS_2