
Hari yang di nanti Samuel dan Dea pun tiba di mana saat ini mereka sedang berada di rumah sakit,Dea sudah berada di ruang bersalin di temani Samuel sedangkan Friska bersama pelayan mereka menunggu di depan.
"Sakit sayang"ucap Dea yang terus kesakitan sedari tadi.
"Tahan sayang kau pasti kuat untuk anak kita bukan kah kita sudah menanti nya lama jadi jangan menyerah"ucap Samuel menggenggam tangan Dea.
Dea mengangguk tanpe menjawab seakan tak sanggup lagi bicara karna menahan sakit.
"Dokter apa tidak ada cara lain lagi istri saya ke sakitan"ucap Samuel.
"Tunggu sebentar lagi tuan sedikit lagi nyonya akan melahirkan"ucap Dokter.
"Dari tadi istri saya ke sakitan apa kalian tidak lihat malah harus menunggu"ucap Samuel sedikit meninggikan suara nya karna tidak tahan melihat Dea yang kesakitan.
"Sayang"ucap Dea menggenggam tangan Samuel erat.
Setelah beberapa saat menahan sakit Dea berjuang mengeluarkan bayi nya dengan keras di dampingi Samuel di samping nya,tak lama terdengar suara tangis bayi yang begitu kencang membuat senyum di bibir Dea karna sudah berhasil melahirkan nya dengan selamat.
__ADS_1
"Anak kita sudah lahir sayang,terimakasih sudah memberikan kebagiaan yang lengkap untuk ku"ucap Samuel mencium kening Dea.
"Iya sayang anak yang kita nantikan sudah lahir"ucap Dea menangis haru.
"Selamat tuan dan nyonya bayi nya laki-laki"ucap dokter tersebut.
"Terimakasih dokter"ucap Samuel tersenyum lebar.
"Kami akan membersihkan nya dulu dan memindahkan nyonya ke ruang rawat"ucap Dokter.
Samuel mengangguk mengerti ia memeluk Dea dan menciumi seluruh wajah Dea tanpa malu.
"Biarkan saja yang aku peluk istri ku sendiri"ucap Samuel melepaskan pelukan nya.
Akhir nya Dea di pindahkan keruang rawat di ikuti Samuel yang menggendong Friska.
"Pa adek bayi nya mana tadi aku mendengar nya menangis"ucap Friska.
__ADS_1
"Sebentar lagi akan datang sayang kita tunggu di ruangan mama dulu"ucap Samuel.
"Iya pa"ucap Friska.
"Anak pintar"ucap Samuel mencium pipi Friska.
Kedua nya pun masuk ke ruangan tersebut dan duduk di sofa yang ada di ruangan.
Di mansion besar Aksa dan Jessica kedua nya sedang duduk santai di balkon kamar mereka di temani teh dan cemilan di depan mereka.
"Terimakasih atas kebahagiaan yang kau berikan pada ku selama ini"ucap Jessica memandang Aksa.
"Harus nya aku yang berterimakasih karna sudah membawa ku menuju kebahagiaan,andai kau tidak datang di hidup ku mungkin aku masih berada di kegelapan dan kehampaan di tambah sekarag kau melahirkan mereka berdua pada ku bertambah sudah kebahagiaan ku"ucap Aksa memeluk Jessica.
"Aku beruntung tuhan mempertemukan kita berdua di saat aku terpuruk dan kesusahaan kau datang dalam hidup ku menggantikan nya dengan kebahagiaan yang tak pernah aku rasakan sebelum nya"ucap Jessica membelas pelukan Aksa.
"Hmm karna aku sangat mencintai"ucap Aksa.
__ADS_1
"Aku juga sangat mencintai mu"ucap Jessica membuat senyum lebar di bibir Aksa.
Mereka menghabis kan waktu berdua karna sudah jarang ada waktu mereka berdua setelah ada nya si kembar,Jessica yang memilih untuk merawat anak nya dengan tangan nya sendiri membuat nya lebih banyak waktu bersama anak nya di bandingkan dengan Aksa.