
Hari pun sudah berganti begitu cepat di mana hari ini Jasmine dan Erland akan pergi ke negara P,namun sebelum berangkat Jasmine masih harus ke kampus untuk ujian terakhir.
"Sayang apa semua sudah siap"tanya Erland menatap satu koper besar di depan nya.
"Sudah"ucap Jasmine keluar dari dalam kamar.
"Aku mengantar mu ke kampus dulu sebelum keperusahaan setelah kau selesai kita akan langsung berangkat"ucap Erland.
"Ayo cepat nanti aku bisa terlambat"ucap Jasmine melihat jam di tangan nya.
Kedua nya pun segera keluar dari dalam apartemen menuju mobil,setelah memasuk kan koper besar tersebut mereka masuk ke dalam mobil.tak butuh waktu lama Jasmine sampai di kampus segera turun dari mobil dan masuk ke dalam karna ia sudah hampir terlambat,Erland sendiri langsung ke perusahaan karna harus menandatangi beberapa berkas penting.
Sampai di perusahaan Erland turun dari mobil nya dan masuk ke dalam,ia berjalan lurus ke depan dengan tatapan dingin sehingga para karyawan menunduk saat melihat nya.
Sampai di ruangan nya Erland segera melepas jas nya nya dan duduk di kursi kebesaran nya,ia segera menandatangi berkas-berkas tersebut selesai ia mengerjakan pekerjaan nya agar saat ia kembali pekerjaan nya tidak terlalu menumpuk karna Jasmine juga masih kuliah.
Saat sedang fokus dengan komputer di depan nya seseorang masuk ke dalam ruangan nya.
"Selamat pagi tuan Erland"sapa Zelina dengan suara manja membuat Erland mendongak.
__ADS_1
"Siapa yang menyuruh mu masuk ke ruangan ku"ucap Erland dengan dingin.
"Aku sendiri tuan"ucap Zelina berjalan mendekati Erland dengan berlenggak lenggok,ia memakai pakaian kekat serta minim berharap Erland tergoda dengan keseksian tubuh nya.
"Berhenti di sana"bentak Erland dengan kuat membuat Zelina terkejut dan ketakutan.
"Keluar dari sini sekarang"ucap Erland dengan tajam.
Namun Zelina tetap diam saja sambil memperhatikan Erland yang berjalan mendekat,Erland sendiri paling benci jika seseorang masuk ke dalam ruangan nya tanpa izin dari nya terutama jika orang itu wanita.
Erland membuka pintu ruangan nya dan memanggil asisten nya dengan nada tinggi.
"Ada apa tuan"ucap Marco.
"Seret wanita itu dari ruangan ku siapa yang mengizin kan nya masuk ke dalam sini"ucap Erland.
"Saya tidak tahu tuan karna saya ada di ruangan"ucap Marco.
"Jangan pernah biar kan siapa pun masuk ke dalam ruangan ku tanpa izin dari ku terutama wanita"ucap Erland.
__ADS_1
"Baik tuan"ucap Marco.
"Silahkan keluar nona"ucap Marco pada Zelina.
"Aku tidak mau"ucap Zelina dengan angkuh.
"Jangan sampai saya memaksa nona"ucap Marco.
"Kau berani sekali menyuruh ku kau tidak tahu siapa aku ha,sebentar lagi aku akan menjadi kekasih tuan Erland"ucap Zelina dengan percaya diri.
"Keluar atau aku akan membunuh mu"ucap Erland membuat mereka berdua merinding.
"Keluar"bentak Erland sudah muak melihat Zelina.
Zelina yang melihat Erland marah segera berlari dari ruangan tersebut meninggal kan Erland dan Marco.
"Bersihkan ruangan ini"ucap Erland masuk ke dalam mengambil kunci mobil serta yang lain,ia pun segera keluar dari ruangan nya karna mood nya benar-benar hancur.
Wanita itu membuat hari ku buruk saja beruntung tadi aku tidak membunuh nya,sekali lagi dia berani menganggu maka ia akan tanggung akibat nya,batin Erland.
__ADS_1
Ia keluar dari perusahaan dan masuk ke dalam mobil nya menuju kampus Jasmine,lebih baik aku menunggu Jasmine di sana saja itu lebih baik,pikir Erland karna sebentar lagi Jasmine akan selesai ujian.