MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 226


__ADS_3

Malam hari nya di dalam kamar Erland terus tersenyum melihat cincin yaang ada di jari nya,sedangkan satu nya lagi sudah ia pasang kan ke jari manis wanita nya.


"Aku sangat bahagia akhir nya aku bisa mengingat nya menjadi kekasih ku walaupun belum bisa memiliki nya seutuh nya"teriak Erland seperti anak kecil di dalam kamar nya yang untung nya kamar tersebut kedap suara.


Sama hal nya dengan Jasmine yang menatap cincin di jari nya,ia sendiri merasa bingung kenapa bisa ia dengan mudah menerima cincin tersebut.


"Ahhh dasar anak kecil ingusan kenapa aku jadi seperti orang bodoh saat dia memakai kan cincin ini dan apa kata nya aku sudah menjadi kekasih nya,masa aku mempunyai kekasih anak kecil seperti nya apa kata orang jika tahu tentang ini dan ini lagi kenapa cincin nya tak bisa di lepaskan sama sekali"kesal Jasmine menarik-narik cincin tersebut agar bisa terlepas namun sayang nya tidak bisa.


"Jasmine apa kau sudah tidur"tanya Arka mengetuk pintu Jasmine.


"Belum masuk saja"teriak Jasmine dari tempat tidur nya.


"Kau kenapa terlihat kesal begitu"tanya Arka setelah masuk ke dalam.


"Tidak papa,kenapa kau ke sini"tanya Jasmine pada Arka.


"Aku hanya penasaran saja,kau dan Erland seperti nya terlihat dekat bahkan ia mau ikut bersama kita liburan,apa terjadi sesuatu di antara kalian"selidik Arka.


"Kau bicara apa sih aku sendiri tidak tau kenapa dia mau ikut,kalau soal dekat biasa saja"ucap Jasmine yang tak berani mengatakan jika ia dan Erland pasangan kekasih.

__ADS_1


"Benarkah"tanya Arka.


"Kalau kau tidak percaya tanyakan saja pada nya"ucap Jasmine dengan malas.


"Sudah sana pergi aku ingin tidur,oh iya katakan pada mereka agar bersiap besok kita akan langsung pergi ke pantai takut nya hotel di sana penuh soal nya banyak yang libur"ucap Arka.


"Aku sudah mengatakan nya pada mereka semua keculai Erland tapi mungkin sudah di katakan Friska"ucap Arka.


"Ya sudah sana keluar"usir Jasmine.


Arka pun keluar dari kamar Jasmine menuju ke kamar nya sendiri yang tepat di sebelah kamar Jasmine,setelah Arka pergi Jasmine pun memasuk kan baju dan keperluan yang ia bawa ke pantai besok.


"Ma Dara besok pagi akan pergi liburan bersama yang lain"ucap Dara duduk di samping Vino.


"Kalian akan kemana sayang"tanya Sasa.


"Ke pantai ma kami juga akan menginap di sana"ucap Dara.


"Ya sudah hati-hati,jam berapa kalian akan berangkat"tanya Sasa.

__ADS_1


"Mungkin jam 10 an ma"ucap Dara.


"Kalian cuma berenam saja"tanya Vino.


"Tidak pa Erland juga mau ikut"ucap Dara membuat mereka terkejut karna sudah tau bagaimana sifat Erland.


"Kalau begitu Dara balik ke kamar istirahat"ucap Dara karna melihat wajah tak suka milik Manda.


Ia berjalan menuju ke kamar nya meninggal kan keluarga nya yang masih duduk di ruang tamu.


"Sayang apa kau masih mencintai Arka"tanya Sasa hati-hati pada Manda.


"Tentu saja ma sampai kapan pun aku hanya akan mencintai kak Arka"ucap Manda.


"Papa harap kau tidak akan berbuat hal-hal yang aneh Manda apa lagi kau sudah tau jika Arka mencintai kakak mu sedari kecil sampai sekarang dan papa juga mengingat kan kalian untuk tidak saling menyakiti satu sama lain nya,kalian berdua adalah saudara jangan hanya karna masalah pria kalian saling menyakiti,saran papa lebih baik kau lupakan Arka kau tidak mencintai nya hanya sebatas kagum dan berubah jadi obsesi saja di luar sana masih banyak pria yang akan bisa mencintai mu"ucap Vino dengan lembut.


"Papa lebih membela kak Dara dari pada aku yang jelas-jelas aku lebih dulu mencintai kak Arka dari pada diri nya"ucap Manda mengepal kan tangan nya.


"Tidak ada di antara kalian yang papa bela hanya saja papa sendiri sudah melihat nya jika Arka mencintai Dara bukan kamu,Arka hanya menganggap mu sebagai adik nya saja"ucap Vino.

__ADS_1


"Aku tidak peduli yang aku tahu aku mencintai kak Arka dan akan tetap seperti itu"ucap Manda segera pegi ke kamar nya meninggal kan Vino dan Sasa.


__ADS_2