MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 414


__ADS_3

Lima tahun kemudian.


Semua nya sudah berubah begitu cepat,Dara sudah melahirkan bayi mungil berjenis kelamin laki-laki begitu juga dengan Friska, Mereka hidup dengan keluarga kecil mereka sendiri di tempat yang berbeda-beda.


Ark dan Dara tinggal di negara S karna Arka membangun perusahaan baru di sana,Friska dan Jerry hidup kota lain karna Jerry harus mengurus perusahaan orang tua nya di sana,Sementara Rey yang juga sudah menikah dengan Kania hidup di negara kelahiran Kania mengingat Kania adalah anak tungga yang juga harus menjadi pewaris keluarga nya mengharus nya menetap di sana, Semua begitu berubah dan cepat berlalu.


Di kediaman Jasmine dan Erland ketiga putra mereka sudah berusia delapan tahun dan sudah masuk sekolah dasar yang mana semakin membuat Jasmine kerepotan karna hanya Galaksi dan Angkasa yang satu sekolah berbeda dengan Bintang yang sekolah di sekolah lain belum lagi ulah Angkasa dan Galaksi yang selalu berbuat jail membuat Jasmine pusing sendiri.


"Mommyy Angkasa tidak mau memberikan sepatu ku"teriak Galaksi keras.


"Tukang ngadu"ucap Angkasa menjulurkan lidah nya berlari membawa sepatu milik Galaksi.


"Kembalikan sepatu ku"teriak Galaksi mengerjar Angkasa.


"Anak mu dad"ucap Jasmine pada Erland yang duduk di samping Bintang.


"Anak mu juga mom"ucap Erland terkekeh karna sudah biasa melihat ulah kedua nya.


"Angkasa berikan sepatu Galaksi cepat"ucap Jasmine berteriak juga membuat Bintang dan Erland menutup telinga mereka.


"Mommy tidak asyik"ucap Angkasa melempar sepatu milik Galaksi dan berjalan menuju meja makan.


"Kalian yah tidak bosan apa setiap hari begitu terus pusing mommy di buat nya"omel Jasmine.


"Dia duluan mom selalu mengganggu ku"ucap Galaksi sinis pada Angkasa.


"Sudah diam dan makan kalian bisa terlambat jika terus bertengkar begitu"ucap Erland tegas.


"Iya dad"ucap Kedua nya mulai makan.


"Mom,dad Bintang berangkat duluan"ucap Bintang selesai makan.


"Tidak pergi bersama daddy saja"tanya Erland karna mereka searah.


"Bintang sendiri saja dad"ucap Bintang di angguki Erland.


"Kami juga berangkat mom"ucap Angkasa dan Galaksi bersamaan.


"Hati-hati"ucap Jasmine di angguki ketiga nya.


Mereka pun segera meninggal kan rumah masuk ke dalam mobil yang telah Erland siap kan untuk mengantar jemput mereka kemana pun serta satu pengawal yang ikut dengan mereka kemana pun mereka pergi.


"Aku juga berangkat"ucap Erland pada Jasmine.


"Hati-hati"ucap Jasmine pada Erland.

__ADS_1


"Tidak ingin ikut dengan ku"tanya Erland.


"Aku mau ke rumah sakit sebentar"ucap Jasmine.


"Kau sakit"tanya Erland khawatir.


"Tidak,, hanya mencek rumah sakit saja"ucap Jasmine beralasan.


"Baiklah hubungi aku jika sudah sampai"ucap Erland mencium kening Jasmine.


"Iyaa"ucap Jasmine tersenyum tipis Erland tidak berubah sama sekali dari dulu hingga sekarang.


Setelah mengantar Erland sampai depan,Jasmine masuk ke dalam kamar nya untuk bersiap ke rumah sakit karna ia merasa perubahan pada tubuh nya yang kemungkinan ia hamil namun ia belum bisa memastikan nya maka dari itu ia akan ke rumah sakit memeriksa nya lebih dulu.


"Semoga benar ada yang hadir di sini"ucap Jasmine pelan mengelus perut nya yang masih rata.


Selesai bersiap Jasmine keluar dari kamar menuju ke mobil milik nya,ia melajukan nya ke rumah sakit milik nya, sampai di sana ia memarkir kan mobil nya dan masuk ke dalam rumah sakit.


"Selamat pagi dokter"ucap para dokter dan suster yang melihat kedatangan Jasmine.


"Pagi juga"ucap Jasmine tersenyum hangat.


Ia melangkah kan kaki nya ke ruangan nya lebih untuk mengusir rasa gugup nya yang entah kenapa ia bisa segugup itu. Saat akan mengambil minum ponsel nya berbunyi membuat Jasmine melihat siapa yang menelpon nya tersebut.


"Ck dasar posesif"gumam nya pelan.


"Sudah sampai"tanya Erland pada Jasmine.


"Baru saja"ucap Jasmine.


"Kau tidak lama di sana bukan"tanya Erland.


"Tidak"ucap Jasmine.


"Selesai dari sana datang ke perusahaan"ucap Erland.


"Ada apa"tanya Jasmine.


"Nanti juga kau akan tahu"ucap Erland.


"Baiklah"ucap Jasmine.


"Aku tutup dulu telpon nya"ucap Erland.


"Iyaa"ucap Jasmine mematikan nya lebih dulu.

__ADS_1


Ia pun melangkah kan kaki nya keluar dari ruangan nya menuju ruang dokter kandungan untuk memeriksa nya apakah benar pemikiran nya tersebut.


"Selamat pagi nona Jasmine"ucap dokter kandungan tersebut tersenyum.


"Pagi juga dok"ucap Jasmine.


"Apa perlu sesuatu nona"tanya dokter tersebut.


"Saya hanya ingin memeriksa apakah benar perkiraaan saya sedang hamil"ucap Jasmine.


"Silahkan nona"ucap nya pada Jasmine agar berbaring.


Jasmine mengangguk membaringkan tubuh nya dan menyibak baju yang ia gunakan ke atas,dokter tersebut pun mulai melakukan tugas nya.


"Benar nona anda sedang hamil"ucap nya membuat Jasmine tersenyum tipis menatap layar monitor tersebut.


"Dan seperti nya nona hamil kembar lagi"ucap nya membuat mata Jasmine melotot kaget.


"Kembar lagi"ucap Jasmine di angguki dokter tersebut.


"Berapa usia nya"tanya Jasmine lagi.


"Baru satu bulan nona"ucap dokter tersebut di angguki Jasmine.


"Terimasih kalau begitu"ucap Jasmine kembali duduk setelah di periksa.


"Sama-sama nona"ucap nya dan memberikan hasil pemeriksaan tersebut pada Jasmine.


"Jangan katakan pada siapa pun jika saya sedang hamil"ucap Jasmine.


"Tentu nona"ucap dokter tersebut mengerti kenapa Jasmine tidak ingin orang lain mengetahui kehamilan nya.


Jasmine keluar dari ruangan dokter kandungan kembali ke ruangan nya,ia duduk di sofa membuka hasil pemeriksaan tadi.


"Astaga kenapa aku selalu hamil kembar begini"gumam Jasmine melihat hasil nya yang memang ada dua di sana.


"Untung hanya dua"gumam nya pelan mengelus perut nya yang masih rata.


"Aku akan memberi tahu mereka saat ulang tahun Erland nanti"gumam nya lagi karna dua hari lagi Erland akan ulang tahun.


Ia pun mengambil tas milik nya dan memasuk kan hasil pemeriksaan tadi ke dalam nya dan keluar dari ruangan nya untuk pergi ke perusahaan Erland karna ia penasaran juga kenapa Erland menyuruh nya ke sana.


Sementara Erland sejak tadi menahan mual saat ada baru masuk ke perusahaan,ia merasa ingin muntah mencium aroma parfum karyawan nya yang kebetulan lewat tidak jauh dari nya.


Ck parfum apa yang mereka pakai kenapa bau sekali rasa nya aku ingin muntah,batin nya kesal sendiri.

__ADS_1


Ia melangkah cepat agar sampai di ruangan nya karna tidak tahan mencium aroma tersebut yang membuat perut nya mual ingin muntah.


__ADS_2