
Saat kedua nya sedang berpelukan mesra seseorang yang kebetulan juga ada di sana menatap tajam ke arah kedua nya dengan tangan terkepal kuat. Sesaat kemudian ia menyeringai lalu meninggal kan tempat tersebut.
Lain hal nya dengan pasangan yang bahagia tersebut,senyum kedua nya tak pernah luntur sampai mereka berjalan beriringan menjauh dari tempat tersebut setelah Erland mengucap kan terimakasih dan memberikan beberapa lembar uang.
"Apa kau bahagia"tanya Erland.
"Tentu saja aku merasa menjadi wanita paling bahagia di dunia ini"ucap Jasmine dengan jujur.
"Kau benar semua wanita pasti akan merasa bahagia bila memiliki kekasih seperti ku"ucap Erland dengan percaya diri.
"Kau narsis sekali"ucap Jasmine memukul lengan Erland.
"Hahaha becanda sayang"ucap Erland mengacak rambut Jasmine.
"Kau memanggil ku apa"tanya Jasmine karna ia takut salah dengar jika Erland memanggil nya sayang.
"Tidak ada,memang nya kau mendengar apa"tanya Erland pura-pura lupa.
"Sayang"ucap Jasmine.
"Iya sayang"ucap Erland.
__ADS_1
"Kauu"ucap Jasmine kesal merasa di permain kan.
"Mencintai mu"sambung Erland.
"Dasar aneh"dengus Jasmine memaling kan wajah nya ke samping dengan tersenyum tipis.
"Kita pulang saja ini sudah jam sepuluh lewat aku tidak mau kau sakit jika terlalu lama di luar"ucap Erland merangkul Jasmine karna ia lebih tinggi dari Jasmine jadi dengan mudah ia merangkul Jasmine.
"Aku juga sudah lelah dan mengantuk"ucap Jasmine menguap,melihat Jasmine menguap Erland segera berjongkok di hadapan Jasmine membuat Jasmine bingung.
"Kenapa"tanya Jasmine.
"Cepat naik"ucap Erland.
"Cepat lah aku lelah"ucap Erland.
"Jika kau memaksa ya sudah"ucap Jasmine naik ke punggung Erland.
Erland pun menggendong Jasmine sampai mereka di mobil baru Erland menurun kan Jasmine.
"Kau tidak ingin membeli apa pun lagi sebelum kita pulang"tanya Erland.
__ADS_1
"Tidak"ucap Jasmine menggelang kan kepala nya.
Erland pun segera melajukan mobil nya untuk kembali pulang ke rumah mereka,saat di jalan Erland menatap dari kaca spion melihat mobil yang seperti nya mengikuti mereka membuat senyum iblis seorang Erland terbit,ia melirik sekilas ke arah Jasmine yang sudah tertidur.
"Kau berani bermain dengan ku rupanya"guman Erland.
Ia mengemudikan mobil nya dengan kecepatan tinggi ke arah lain karna ia tidak mau anak buah Airen tahu di mana Jasmine tinggal,Jasmine yang merasa mobil melaju cepat membuka mata nya.
"Ada apa"tanya Jasmine karna ia merasa ada yang tidak beres.
"Lihat lah ke belakang"ucap Erland fokus menyetir membuat Jasmine melihat ke belakang.
"Siapa mereka,kenapa mereka mengejar kita"tanya Jasmine.
"Anak buah Airen"ucap Erland singkat.
"Untuk apa mereka mengejar kita apa Airen sudah tahu jika aku dan Kania yang waktu itu"ucap Jasmine sedikit panik.
"Tenang lah dulu nanti akan aku katakan"ucap Erland menatap Jasmine sekilas.
Sampai mereka di tempat yang lumayan sepi Erland segera menghentikan mobil nya begitu pun dengan anak buah Airen yang mengejar mereka.
__ADS_1
"Jangan keluar dari sini"ucap Erland segera keluar dari dalam mobil meninggal kan Jasmine di dalam yang menatap Erland dengan khawatir.
Ya tuhan semoga dia baik-baik saja aku tidak mau sampai ia terluka,batin Jasmine terus berdoa di dalam hati nya.