MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 301


__ADS_3

Jasmine menatap datar ke arah Kania dengan wajah memerah menahan malu.


"Tidak tau"ucap Jasmine acuh membuat Kania geleng kepala.


"Aku pergi dulu"ucap Jasmine berdiri dari duduk nya.


"Kau mau kemana"tanya Kania.


"Menemui Erland"ucap Jasmine singkat.


"Ya sudah"ucap Kania.


"Oh iya besok kau antar aku ke bandara dong"ucap Kani dengan muka memelas nya membuat Jasmine tak tega.


"Jam berapa"tanya Jasmine seketika Kania tersenyum lebar.


"Jam sembilan an lah"ucap Kania.


"Baik lah aku pergi dulu"ucap Jasmine segera pergi meninggal kan apartemen Kania.


Ia pun segera masuk ke dalam mobil di mana mobil nya terparkir.


"Ke perusahaan Erland pak"ucap Jasmine.


"Baik nona"ucap sang sopir segera melajukan mobil nya menuju perusahaan Erland.

__ADS_1


Lain hal nya dengan Erland yang berkutat dengan berkas di depan nya,belum lagi menerima email dari perusahaan milik nya di negara nya membuat ia pusing sendiri.


Tok tok tok


"Masuk"ucap Erland mendengar suara pintu di ketuk dari luar.


"Maaf mengganggu tuan sebentar lagi kita akan rapat"ucap sekretaris Erland.


"Hmm"ucap Erland datar.


"Kalau begitu saya permisi tuan"ucap sekretaris tersebut menutup pintu pelan setelah mendapat anggukan dari Erland.


Erland pun kembali menyelesaikan pekerjaan nya karna masih ada waktu lima belas menit lagi, Sedangkan di lantai bawah Jasmine sudah sampai ia segera masuk ke dalam perusahaan namun di hentikan resepsionis.


"Maaf nona anda ingin kemana"tanya resepsionis tersebut.


"Nona ingin bertemu dengan siapa dan apa kah sudah membuat janji"tanya resepsionis tersebut pada Jasmine.


"Erland,,ruangan nya di lantai berapa"tanya Jasmine membuat kedua resepsionis tersebut terkejut.


"Apa anda tidak salah orang nona"ucap resepsionis tersebut karna mereka tahu jika bos mereka tidak suka dengan wanita dan sekarang seorang wanita cantik ingin bertemu dengan bos mereka.


"Tidak"ucap Jasmine singkat,membuat kedua kedua resepsionis tersebut saling pandang dan menatap ragu ke arah Jasmine.


Karna tidak mendapat jawaban Jasmine pun masuk ke dalam,ia melihat lift yang terbuka sedikit berlari masuk ke dalam. Jasmine menatap datar dua pria di depan nya yang sedang menatap nya juga namun Jasmine tak peduli sama sekali ia berdiri di depan kedua pria tersebut,mungkin mereka clien Erland pikir Jasmine di lihat dari pakaian mereka.

__ADS_1


ting


Litf terbuka lebar Jasmine segera keluar dari lift tersebut di ikuti kedua pria yang berada di dalam lift tersebut.


"Nona"ucap seseorang menghentikan langkah Jasmine.


"Silahkan tuan ruangan nya sebelah sana"ucap sekretaris Erland melihat ketiga nya keluar.


"Baik lah"ucap seorang pria sambil melirik Jasmine setelah kedua nya tak terlihat Jasmine menatap pria di depan nya.


"Erland di mana"tanya Jasmine langsung.


"Ruangan tuan berada di lantai atas nona"ucap sekretaris tersebut karna tadi ia turun menyambut tamu mereka.


"Lewat mana"tanya Jasmine.


"Mari saya antar nona"ucap sekretaris tersebut.


Jasmine mengangguk segera mengikuti sekretaris Erland masuk ke dalam lift menuju lantai atas lagi,setelah sampai dan keluar dari dalam lift ia bisa melihat asisten Erland di sana.


"Selamat datang nona"ucap Marco pada Jasmine.


"Terimakasih,Erland ada di dalam"tanya Jasmine.


"Ada nona"ucap Marco tanpa membuang waktu Jasmine langsung masuk ke dalam tanpa mengetuk pintu lebih dulu.

__ADS_1


Erland yang sedang menyelesaikan berkas di tangan nya menegak kan kepala nya siapa yang berani masuk ke dalam ruangan nya tanpa mengetuk pintu lebih dulu,Erland yang ingin memarahi orang tersebut malah tersenyum manis melihat wanita nya berjalan santai ke arah nya,untung saja aku tidak kelepasan,pikir Erland jika tadi sampai marah-marah bisa jadi Jasmine akan mengusir nya nanti malam dari kamar mereka.


__ADS_2