
"Minum dulu" ucap Jessica memberikan minum pada Aksa.
"Kenapa kau mengatakan tidak usah menganggap ku ada" ucap Aksa setelah ia minum.
"Itu biar mereka tidak takut dengan mu" ucap Jessica
"Kalian juga tidak usah takut dengan ku, aku tidak akan memakan kalian" ucap Aksa menatap mereka berdua.
"Iya tuan" ucap Sada dan Dea kompak.
"Ayo makan sekarang jangan banyak bicara lagi" ucap Aksa.
Mereka semua pun menuruti perkataan Aksa dan makan dengan diam, Selesai makan Aksa memberikan obat pada Jessica agar segera meminum nya.
"Sekarang kau istirahat di kamar" ucap Aksa.
"Tapi teman ku masih di sini" ucap Jessica.
"Mereka akan di antar supir untuk pulang sekarang kau istirahat dulu" ucap Aksa.
"Mereka masih boleh ke sini kan" tanya Jessica.
"Tentu saja kapan pun mereka inginkan ke sini mereka bisa datang, menginap juga tidak masalah asal kan kau jangan keluar dari sini" ucap Aksa.
"Baik lah, aku ke kamar dulu" ucap Jessica.
__ADS_1
"Kalian datang lagi jika pulang kuliah dan hati-hati di jalan" ucap Jessica pada Sasa dan Dea.
"Iya,, istirahat lah semoga cepat sembuh" ucap Sasa.
"Terimakasih" ucap Jessica.
"Aku mengantar nya ke kamar dulu kalian tunggu di sini sebentar" ucap Aksa.
"Baik tuan" ucap mereka.
Aksa pun segera mengantar Jessica ke kamar, sampai di kamar Jessica membaring kan tubuh nya di tempat tidur.
"Istirahat lah aku kembali ke perusahaan dulu" ucap Aksa.
"Hati-hati" ucap Jessica.
"Jika kalian ingin ke sini datang saja untuk menemani Jessica " ucap Aksa.
"Iya tuan" ucap Dea.
"Kalian pasti sudah tau tentang perusahaan keluarga nya yang sudah bangkrut jadi jangan ceritakan pada nya karna ia tidak mengetahui nya" ucap Aska.
"Kami tidak akan menceritakan nya tuan karna jika ia tahu pasti ia akan membantu mereka bagaimana pun cara nya" ucap Sasa.
"Kalian benar dan jika ada yang bertanya pada kalian di mana dia saat ini jangan memberitahu nya karna ayah nya masih mencari nya" ucap Aksa.
__ADS_1
"Untuk apa mereka mencari nya lagi tuan" tanya Dea.
"Mereka ingin menjual nya pada seseorang agar mendapat kan uang jadi aku harap jangan katakan pada siapa pun" ucap Aksa.
"Ck keluarga tidak tahu malu" ucap Sasa.
"Apa kalian masih ingin di sini karna saya akan ke perusahaan kembali, jika kalian masih ingin di sini tidak masalah katakan saja pada kepala pelayan untuk menunjukkan kamar untuk kalian dan jika ingin pulang katakan pada sopir di sini untuk mengantar kalian " ucap Aksa kembali.
"Kami pulang saja tuan Jessica juga sedang istirahat" ucap Dea.
"katakan pada supir untuk mengantar mereka berdua" ucap Aksa pada kepala pelayan.
"Baik tuan" ucap kepala pelayan dan segera memanggil supir.
"Kami duluan karna ada pekerjaan penting" ucap Aksa berdiri.
"Silahkan tuan" ucap Sasa dan Dea.
Aksa dan Vino pun segera pergi dari mansion menuju perusahaan kembali, sedangkan Dea dan Sasa masih duduk di sofa menunggu supir datang.
"Keluarga nya sangat tidak tahu malu" ucap Sasa kesal dengan keluarga Jessica.
"Kau benar, untung dia aman di sini dengan tuan Aksa jika tidak aku tidak tau apa yang akan mereka lakukan pada nya jika menemukan nya" ucap Dea.
Sasa dan Dea memang tahu semua tentang keluarga Jessica, tidak heran mereka berdua akan emosi karna tingkah mereka pada Jessica.
__ADS_1
đđđđđđ
Jangan lupa vote, like dan komen nya kkđ