MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 275


__ADS_3

Erland membawa mereka semua menuju markas milik nya di mana ada Airen yang terlihat sangat menderita karna sudah di siksa anak buah nya di sebuah ruangan.


"Di mana dia"ucap Aksa dengan dingin.


"Tunjuk kan"ucap Erland kepada anak buah nya.


"Lewat sini tuan"ucap anak buah Erland membawa Akda dan yang lain menuju ruangan Airen.


Sampai di sana Aksa melihat tubuh Airen sudah penuh luka di sekujur tubuh nya namun bukan nya kasihan ia malah belum puas melihat penderitaan Airen.


"Ambil kan pisau"ucap Aksa pada anak buah nya dan di angguki Erland karna anak buah nya menatap nya.


Mendapat pesetujuan dari tuan nya anak buah Erland memberikan pisau pada Aksa dengan senang hati Aksa menerima nya dan memutar nya menatap Airen.


"Kau berani sekali menyentuh putri seorang Aksa Ardana Abraham maka rasakan akibat dari perbuatan mu"ucap Aksa tersenyum jahat sedangkan Airen menelan ludah nya kasar mendengar nama tersebut.


"Maaf kan saya tuan"ucap Airen dengan nada lemah.


"Cih tidak ada kata maaf jika seseorang berani menyakiti keluarga ku"ucap Aksa dingin.


"Ayo kita mulai"ucap Aksa segera menggores kan pisau tersebut ke perut Airen membuat Airen berteriak kesakitan.


"Terus lah berteriak aku sangat sangat senang mendengar nya setelah sekian tahun aku bisa mendengar kan nyanyian indah ini lagi"ucap Aksa yang ikut tertawa membuat mereka bergidik ngeri selain Erland yang geleng kepala melihat calon mertua nya,saat calon mertua terlintas di pikiran Erland membuat nya tersenyum tipis karna tinggal menunggu jam ia akan menikahi pujaan hati nya.


"Apa daddy pernah membunuh om"tanya Arka yang melihat daddy nya mengerikan.

__ADS_1


"Jika ada orang yang membuat nya marah maka seperti itu lah"ucap Vino tidak ingin keluarga mereka tahu jika mereka pernah kejam bahkan sering membunuh.


"Daddy terlihat kerasukan aku baru pertama kali melihat semengerikan itu"ucap Arka.


Aksa sibuk bermain dengan pisau di tangan nya yang tanpa henti memberikan lukisan indah di sekujur tubuh Airen setelah melihat Airen tak berdaya Aksa menusuk kan pisau tersebut tepat di jantung Airen membuat mata Airen melotot dan tak lama mata itu pun tertutup rapat serta hembusan nafas nya berhenti.


"Kita pergi"ucap Aksa membuang pisau di tangan nya dan melangkah pergi di ikuti yang lain nya.


"Bereskan"ucap Erland pada anak buah nya.


"Baik tuan"ucap anak buah Erland.


"Bersihkan tubuh mu dulu tidak mungkin kau pergi ke sana dengan noda darah seperti itu"ucap Vino pada Aksa.


"Ke ruangan ku"ucap Erland membawa mereka masuk ke dalam ruangan milik nya agar Aksa lebih nyaman.


"Sejak kapan kau memiliki markas seperti ini nak"tanya Samuel pada Erland.


"Sudah lama"ucap Erland singkat.


"Untuk apa"tanya Samuel.


"Jaga-jaga saja jika ada yang main-main"ucap Erland.


"Kau tidak bergabung dengan mafia kan"tanya Samuel membuat mereka semua menatap Erland.

__ADS_1


Mereka tidak tahu saja jika mereka sedang ada di dalam markas mafia yang paling di takuti,batin Erland.


"Tidak"ucap Erland karna ia tidak mau membuat orang tua nya khawatir lebih baik tidak ada yang tahu jika aku mafia,pikir Erland.


"Bukan kah papa dan yang lain nya juga mafia"tanya Erland santai namun membuat Vino dan Samuel menegang karna mereka tidak menyangka Erland akan mengetahui hal yang selama ini mereka sembunyikan.


"Pantas saja daddy terlihat mengertikan"ucap Arka membuat Aksa menoleh pada putra nya.


"Mengerikan kenapa son"tanya Aksa mendekati mereka.


"Daddy ternyata mafia"ucap Arka membuat mata Aksa menajam ke arah Samuel dan Vino.


"Kenapa daddy tidak mengatakan nya dari dulu kan Arka bisa belajar menjadi mafia juga dad"ucap Arka.


"Tidak daddy tidak ingin kau kenapa-napa"ucap Aksa dengan cepat.


"Ck ayolah dad aku ini seorang lelaki"ucap Arka.


"Jika mommy tahu bukan hanya kau yang kena amukan nya tapi daddy juga"ucap Aksa.


"Maka dari itu mommy jangan sampai tau"ucap Arka.


"Kami juga ikut om"ucap Rey dan Jerry kompak.


"Nanti lagi membahas nya kita pergi sekarang"ucap Erland berdiri dari duduk nya.

__ADS_1


Mereka pun mengangguk segera keluar dari markas milik Erland masuk ke dalam mobil menuju hotel yang akan di adakan pernikahan Erland dan Jasmine.


__ADS_2