
Saat bianglala sudah kembali bergerak Aksa tidak melepaskan pelukan nya hingga mereka turun baru Aksa melepaskan nya.
"Aku ingin makan itu" ucap Jessica menunjuk makanan di pinggir jalan.
"Kau bisa sakit jika memakan nya kita cari tempat yang bersih" ucap Aksa.
"Kau saja sendiri aku hanya ingin makan itu" ucap Jessica.
Ia melangkahkan kaki nya ke arah penjual tersebut di ikuti Aksa di belakang nya.
"Pak saya pesan dua porsi" ucap Jessica.
"Tunggu sebentar nona" ucap penjual tersebut membuatkan pesanan Jessica.
"Kenapa kau pesan dua nanti perut mu sakit jika banyak memakannya " ucap Aksa.
"Aku sudah biasa memakan nya jadi santai saja" ucap Jessica.
"Sekarang kau tidak boleh memakan nya lagi ini yang terakhir kau memakan nya" ucap Aksa.
"Kau seperti ibu-ibu saja diam saja" ucap Jessica.
Sabar Aksa jika kau terus berbicara ia akan marah jadi biarkan saja sekali ini, batin Aksa mengelus dada nya.
"Kau kenapa" ucap Jessica.
"Tidak ada" ucap Aksa.
"Ini nona pesanan anda" ucap penjual memberikan pesanan Jessica.
"Terimakasih pak" ucap Jessica menerimanya.
__ADS_1
"Bayar sekarang" ucap Jessica pada Aska.
"Ini pak, kembalian nya untuk bapak saja" ucap Aksa memberikan uang nya.
"Terimakasih tuan" ucap penjual tersebut dengan tersenyum.
"Iya pak" ucap Aksa.
"Ayo pergi" ucap Aksa.
"Kita pulang saja sudah malam aku sudah mengantuk" ucap Jessica.
"Ok" ucap Aksa.
Mereka pun berjalan keluar dari pasar malam, namun langkah Aksa terhenti melihat sesuatu.
"Kau tunggu di sini sebentar" ucap Aksa.
"Tunggu saja aku tidak akan lama" ucap Aksa.
"Iya" ucap Jessica.
Aksa pun segera pergi meninggal kan Jessica, ia masuk ke toko boneka yang ia lihat tadi, setelah mendapatkan nya ia pun kembali menghampiri Jessica.
"Ini untuk mu" ucap Aksa memberikan nya pada Jessica.
"Terimaksih, tapi aku tidak bisa membawa nya itu terlalu besar" ucap Jessica.
"Aku yang akan membawa nya, ayo pergi" ucap Aksa.
"Jadi kau pergi membeli boneka itu" ucap Jessica.
__ADS_1
"Iya,, bukan kah ini lucu sama seperi mu" ucap Aksa.
"Benarkah" ucap Jessica.
"Hmm kau sangat menggemaskan" ucap Aksa mencium pipi Jessica.
"Kau tidak tahu malu mencium ku di sembarang tempat" ucap Jessica berlari meninggalkan Aksa karna ia malu orang-orang melihat ke arah mereka berdua.
Aksa hanya tersenyum tipis melihat tinggkah Jessica yang menurut nya menggemaskan, ia pun segera berjalan cepat untuk menghampiri Jessica
"Ayo cepat buka pintu nya" ucap Jessica.
Aksa pun membuka pintu mobil nya dan menaruh bobeka yang ie belikan untuk Jessica di belakang, setelah mereka masuk Aksa melajukan mobil nya hingga ke mansion.
Sesampai di mansion mereka keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam.
"Apa kau benar tidak mau memakan nya" ucap Jessica membuka makanan yang ia belikan tadi.
"Tidak, itu tidak baik untuk kesehatan" ucap Aksa.
"Terserah kau saja, aku akan menghabiskan nya jika kau tidak mau" ucap Jessica.
"Makan saja setelah ini jangan pernah memakan makanan di pinggir jalan lagi itu tidak higenis" ucap Aksa.
"Hmm" ucap Jessica karna makanan di mulut nya penuh.
Selesai makan Jessica dan Aksa pergi ke kamar mereka masing-masing untuk istirahat karna mereka pulang sudah hampir tengah malam.
đđđđđ
jangan lupa vote, like dan komen nya kkđ
__ADS_1