
Ketiga orang tersebut langsung terjungkal kebelakang mendapat tendangan keras dari Erland.
"Dasar bocah sialan berani nya kau"teriak salah satu mereka.
Ketiga nya mencoba bangun dan salah satu mengeluar kan pisau dari balik baju mereka.
"Kau tunggu di sana biar aku yang menyelasi kan nya"ucap Erland tidak ingin Jasmine terluka.
Jasmine mengangguk kan kepala nya ia juga ingin melihat kempuan Erland melawan ketiga orang tersebut.Setelah melihat Jasmine menjauh aura yang keluar dari dalam tubuh Erland seketika mengerikan tatapan nya berubah menjadi lebih dingin dan tajam.
Ketiga orang tersebut langsung menyerang Erland secera bersamaan dengan pisau serta balok kayu di tangan mereka.
Krakk
Bukk
suara teriakan kesakitan tersengar jelas dari ketiga orang tersebut,sampai mereka babak belur baru lah Arkan mengentikan pukulan nya.
Ternyata ilmu beladiri nya tinggi juga,batin Jasmine yang melihat bagaimana Erland mengalah kan ketiga orang tersebut tanpa ada luka goresan di tubuh nya dapat ia nilai jika Erland memiliki kemampuan yang mungkin jauh di atas nya.
"Ayo kembali"ucap Erland menggenggam tangan Jasmine menjauh dari tempat itu takut nya akan ada teman mereka yang lain nya datang,bukan nya Erland takut namun ia tidak ingin terjadi sesuatu pada Jasmine.
__ADS_1
"Sejak kapan kau belajar beladiri"tanya Jasmine.
"Sama seperti mu sedari kecil"ucap Erland.
"Om Samuel yang mengajar kan nya"tanya Jasmine.
"Kalau papa tidak sibuk dia akan mengajari ku namun aku juga memiliki guru sendiri"ucap Erland.
"Kelihatan nya kau banyak mempelajari ilmu beladiri"tanya Jasmine lagi.
"Tidak juga"ucap Erland berbohong karna memang ia sudah memperlajari semua jenis beladiri serta senjata.
"Sudah sore sebaik nya kita kembali ke hotel"ucap Erland.
Kedua nya pun berjalan kembali menuju tempat mereka menginap, Sementara di hotel mereka sedang duduk di ruang tamu berkumpul bersama karna mereka menyewa ruangan khusus keluarga yang di dalam nya terdapat tiga kamar serta memiliki ruang tamu untuk berkumpul.
"Seperti nya ada sesuatu yang di sembunyikan Erland dan Jasmine"ucap Dara menatap mereka semua setelah melihat kejadian siang tadi.
"Aku juga merasakan nya namun aku tak berani bertanya pada Erland meski pun dia adik ku"ucap Friska.
"Nanti saja kita tanyakan setelah mereka datang"ucap Arka.
__ADS_1
"Nanti malam kita akan melakukan acara apaan"tanya Jerry.
"Bagaimana kalau kita membuat api unggun dan memanggang ikan"usul Rey.
"Ide bagus setelah makan malam kita persiap kan semua nya"ucap Dara.
"Aku akan pesan kan makanan untuk kita"ucap Friska segera menghubungi pihak hotel untuk mengantar kan makan malam ke kamar mereka.
Tak lama Jasmine dan Erland masuk ke dalam ikut duduk bergabung dengan mereka.
"Kalian dari mana saja" tanya Arka melihat Jasmine.
"Jalan-jalan sekitar sini" ucap Jasmine.
"Apa tidak ada yang ingin kalian jelas kan" tanya Dara dengan tatapan menyelidik sekaligus penasaran.
"Jelaskan apa" tanya Jasmine membuka minuman dan meminum nya.
"Seperti nya kalian sudah menjadi kekasih" ucap Dara langsung membuat Jasmine terbatuk.
"Kau tidak papa" tanya Erland dengan khawatir semakin mereka yakin jika dugaan mereka benar.
__ADS_1
"Tidak papa aku hanya kaget saja" ucap Jasmine setelah berhenti batuk.
"Ya Jasmine adalah kekasih ku sekarang" ucap Erland membuat mereka terkejut tak terkecuali Jasmine sendiri tidak menyangka Erland akan mengatakan nya.