
Seharian Jasmine terus menghindar dari Erland meski pun sebenar nya ia merasa tidak enak namun mau bagaimana lagi dari pada ia merasa mual dan muntah terus,Sedangkan Erland sudah uring-uring an melihat Jasmine yang selalu menghindari nya ingin marah karna selalu di abaikan tidak tega karna melihat Jasmine muntah-muntah saat melihat wajah nya.
"Sayang"panggil Jasmine dengan suara keras agar Erland mendengar nya sampai di ruang kerja Erland.
Tak mendapat jawaban dari Erland,Jasmine memanggil kepala pelayan yang tak jauh dari nya sesuai perintah Erland yang mengawasi Jasmine dengan baik.
"Pak Erland ada di ruang kerja nya"tanya Jasmine.
"Benar nona"ucap kepala pelayan.
"Saya lapar dan ingin makan masakan Erland bisa tolong bapak katakan pada nya agar memasak untuk ku"ucap Jasmine.
"Bisa nona tunggu sebentar saya akan mengatakan nya"ucap kepala pelayan segera ke lantai dua ruang kerja Erland.
Tok tok tok
"Masuk"ucap Erland sibuk dengan laptop nya untuk mencari cara agar ia bisa dekat dengan Jasmine.
"Maaf menggangu tuan nona ingin makan tapi nona ingin tuan yang memasak nya"ucap kepala pelayan dengan sopan.
Wajah datar Erland seketika bersinar cerah,ia segera keluar dari ruangan nya menuju lantai bawah untuk menemui Jasmine dengan senyum mengembang Erland memeluk Jasmine dengan erat.
"Kau lapar sayang tunggu aku akan memasak nya untuk kalian"ucap Erland.
"Aku senang kau tidak muntah lagi saat berada di dekat ku"ucap Erland mengerat kan pelukan nya.
Sedangkan Jasmine memejam kan mata nya dan menutup hidung nya,ia mencubit pinggang Erland dengan kuat agar pelukan nya terlepas,setelah terlepas Jasmine berlari kecil ke kamar tamu untuk menghindari Erland.
"Anak mu ingin makan masakan mu bukan bertemu dengan mu"ucap Jasmine berteriak dari dalam kamar agar Erland mendengar nya.
Seketika wajah Erland kembali datar mendengar ucapan Jasmine,sedangkan para pengawal dan pelayan yang mendengar nya meringis apa lagi melihat wajah tak bersahabat dari Erland.
Tanpa bicara lagi Erland segera ke dapur membuat makanan untuk Jasmine,setidak nya Jasmine masih ingin makan masakan ku meski aku harus jauh dulu dari nya,pikir Erland.
__ADS_1
"Mari saya bantu tuan"ucap kepala pelayan pada Erland.
"Tidak usah"ucap Erland dingin.
Kepala pelayan tersebut mengangguk dan menjauh dari Erland tak ingin mengganggu lagi dari pada nanti mereka semua kena amukan Erland yang saat ini suana hati nya berubah-ubah.
Erland memasak makanan yang sehat dengan banyak sayur agar bayi nya sehat begitu pun dengan Jasmine,setelah selesai Erland menata nya di atas piring tidak lupa membuat kan segelas susu hamil untuk Jasmine.
"Antar kan untuk Jasmine"ucap Erland segera memberikan nampan tersebut pada kepala pelayan setelah itu ia kembali ke lantai atas.
Kepala pelayan tersebut menerima nya dan mengetuk pintu kamar tamu di mana Jasmine berada.
tok tok tok
"Nona makanan nya sudah selesai"ucap kepala pelayan.
ceklek
Jasmine mengeluarkan kepala nya menatap sekeliling tak melihat Erland,ia pun segera keluar dari dalam kamar,Jasmine menerima nampan tersebut membawa nya kembali ke ruang keluarga dan duduk di sofa.
"Setelah selesai memasak tuan kembali ke lantai atas nona"ucap kepala pelayan.
"Terimakasih pak"ucap Jasmine segera makan dengan lahap bagi nya masakan Erland adalah yang terenak membuat nya makan dengan lahap.
Sementara Erland yang menatap dari lantai dua ke arah Jasmine tersenyum tipis,tak ingin mengganggu Jasmine yang sedang makan Erland kembali ke ruang kerja nya untuk mengerjakan pekerjaan nya karna besok semua anggota keluarga mereka akan tiba di rumah mereka maka ia ingin menyelesaikan pekerjaan nya dan meminta cara dari mereka yang telah berpengalaman agar Jasmine mau dekat dengan nya,membanyang kan nya saja membuat senyum Erland semakin melebar karna sudah tidak sabar menunggu ke datangan mereka, sedari pagi Jasmine mejauhi nya membuat nya tidak nyaman.
Malam hari nya Jasmine keluar dari ruang ganti menemukan Erland duduk di atas ranjang mereka setelah seharian Erland di dalam ruang kerja nya.
"Bisa kah kau keluar dari sini dan tidur di kamar lain dulu"ucap Jasmine pelan dengan wajah memelas nya.
"Sayang kau kan tahu aku tidak akan bisa tidur jika tidak memeluk mu"ucap Erland dengan wajah sedih nya.
"Tapi aku tidak ingin dekat dengan mu"ucap Jasmine menunduk.
__ADS_1
"Baik lah"ucap Erland mengalah segera mengambil selimut dan bantal keluar dari kamar mereka.
"Jangan tidur dulu aku akan membuat kan susu untuk mu"ucap Erland.
"Terimakasih"ucap Jasmine pelan.
Erland mengangguk dan tersenyum tipis melihat Jasmine mau menatap nya,ia pun segera keluar kamar membuat susu untuk Jasmine,sementara Jasmine ke kamar mandi merasa mual kembali.
Sayang jangan seperti ini kasihan daddy kalian,batin Jasmine mengusap pelan perut nya.
Ia juga tidak tega bersikap seperti itu namun mau bagaimana lagi. Tak lama suara ketuk an pintu terdengar dari luar membuat Jasmine segera keluar dari kamar mandi.
"Ada apa pak"tanya Jasmine.
"Ini nona tuan menyuruh saya mengantar kan susu"ucap kepala pelayan.
"Iya pak"ucap Jasmine menerima susu tersebut.
"Kalau begitu saya permisi nona"ucap kepala pelayan membuat Jasmine mengangguk.
Ia pun masuk kembali ke dalam kamar dan meminum susu buatan Erland,setelah habis ia segera berbaring di atas ranjang dengan posisi miring di mana biasa nya Erland tidur di samping nya.
"Selamat malam daddy maaf kan anak-anak mu ini berbuat seperti itu semoga daddy tidak marah"ucap Jasmine pelan mengelus tempat tidur biasa nya Erland tidur.
Erland sendiri memilih duduk di depan kamar mereka takut jika Jasmine membutuh kan sesuatu,apa lagi sekarang Jasmine suka bangun tengah malam karna lapar ia ingin menjadi suami siaga bagi istri dan anak-anak nya, hampir satu jam Erland duduk sambil memainkan ponsel nya ia segera berdiri dan membuka pintu kamar dengan pelan.
Ia dapat melihat Jasmine sudah tidur dengan langkah pelan Erland segera mendekati ranjang.
"Selamat istirahat sayang"ucap Erland mengelus kepala Jasmine dengan pelan.
"Anak-anak daddy jangan seperti ini sayang kalian tahu jika daddy tidak bisa jauh dari mommy kalian"ucap Erland mengelus perut Jasmine.
"Daddy sangat merindukan kalian apa lagi mommy kalian yang sedari pagi tidak mau melihat daddy kalian ini,kalian tahu jika daddy sangat merindukan mommy jadi besok daddy harap kita saling bekerja sama Ok"ucap Erland berbicara di depan perut Jasmine.
__ADS_1
Erland pun naik ke atas ranjang dengan pelan dan membawa Jasmine ke pelukan nya karna ia sudah sangat merindukan wanita nya tersebut.