MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 242


__ADS_3

Lain hal dengan Jasmine yang sedang duduk bersama Kania jadi diam setelah mendengar ucapan Erland.


"Jas kau tidak kenapa-napa kan"tanya Kania.


"Aku tidak papa mulai sekarang kita jangan dekat-dekat dengan Airen lagi"ucap Jasmin dengan serius.


"Kita kan memang tidak dekat dengan nya dia saja yang dekat-dekat kita,memang nya ada apa"tanya Kania.


"Seseorang mengatakan jika dia memiliki gangguan jiwa yang belum sembuh total dia bisa membunuh orang yang tak bersalah jika penyakit nya kambuh"ucap Jasmine.


"Aku juga memang merasa ada yang aneh dengan nya ternyata itu"ucap Kania.


"Tepat sekali"ucap Jasmine.


"Tapi kenapa ia bisa berkeliaran seperti sekarang jika ia memiliki gangguan jiwa"tanya Kania.

__ADS_1


"Entah lah aku juga tidak mengerti"ucap Jasmine.


"Apa menurut mu saat kita melihat nya menyerang beberapa orang itu penyakit nya juga kambuh" ucap Kania.


"Aku tidak mengerti jika memang kambuh kenapa ia tidak menyerang kita saat kita membawa nya ke sini" ucapa Jasmine.


"Yang kau katakan benar juga, ahhh kepala ku pusing mendengar nya kenapa juga kita harus berurusan dengan nya" ucap Kania kesal sendiri.


"Kalau pusing jangan pikir kan lah" ucap Jasmin santai.


"Kau itu bodoh atau bagaimana sih"ucap Kania.


"Jika dia dekat dengan kita tidak mempunyai tujuan bukan kah ada yang tidak beres untuk sekarang jangan terlalu terlihat jika kita menjauhi nya nanti ia akan curiga dan membahayakan nyawa kita berdua" ucap Kania.


"Benar juga apa yang kau katakan, lebih baik kita mandi lalu cari makan malam di luar" ucap Jasmine.

__ADS_1


"Iya aku juga sudah lapar dan malas untuk memasak" ucap Kania berdiri dari duduk nya.


Kedua nya segera masuk ke dalam kamar untuk membersih kan tubuh mereka berdua, Sementara Erland selesai mengerjakan berkas di tangan nya segera pulang ke rumah,tak butuh waktu lama Erland sudah sampai di rumah melihat Dea duduk sendiri di sofa.


"Baru pulang nak" ucap Dea tersenyum.


"Iya ma,kenapa mama sendirian yang lain ke mana"tanya Erland duduk di samping Dea.


"Papa sebentar lagi akan pulang kalau kakak mu pergi bersama Jerry tadi Jerry menjemput nya"ucap Dea membuat Erland mengangguk.


"Erland ke kamar dulu ma mau mandi"ucap Erland.


"Iya nak" ucap Dea.


Erland pun melangkah kan kaki nya berjalan menuju kamar nya untuk membersih kan tubuh nya,selesai mandi dan berpakai an Erland duduk di sofa dengan laptop di pangkuan nya untuk mengerjakan beberapa berkas yang belum siap karna ia pulang dari perusahaan saat belum jam kantor pulang.

__ADS_1


Seperti nya aku harus segera ke sana menyusul Jasmine jika hanya menyuruh mereka menjaga nya pasti mereka akan kalah jika harus melawan pria gila itu,aku tidak ingin sampai kecolongan beberapa minggu lagi aku akan ujian selesai ujian aku akan langsung ke sana menemui Jasmine dan untuk perusahaan aku akan memantau dari sana serta aku bisa membuka cabang nya,batin Erland.


Selesai mengerjakan pekerjaan nya Erland keluar dari kamar nya dengan pakaian rapi serba hitam,ia segera melajukan mobil nya menuju markas mafia milik nya yang terletak di dalam hutan tanpa ada yang mengetahui nya,rumah tersebut terlihat tua dan tidak berpenghuni dari luar namun saat masuk ke dalam orang akan berdecak kagum karna kemewahan dan kenyamanan nya.


__ADS_2