MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 418


__ADS_3

Sementara di rumah sakit Jasmine sedang memeriksa kandung nya untuk memastikan kandungan nya baik-baik saja, Setelah di periksa Jasmine bernafas lega karna kandungan nya baik-baik saja.


"Terimakasih dokter"ucap Jasmine.


"Sama-sama nona,,kandungan nona kuat di dalam makanya mereka baik-baik saja"ucap dokter tersebut di angguki Jasmine karna ia jatuh cukup tinggi dan ia bersyukur anak-anak nya dalam keadaan baik.


Jasmine pun meninggalkan ruangan tersebut untuk ke ruangan nya mengobati luka di kaki dan tangan nya lebih dulu.


"Jangan meminta yang aneh-aneh lagi yah sayang kasihan daddy kalian"ucap Jasmine mengelus perut nya.


Ia pun masuk ke ruangan pribadi nya untuk istirahat sebentar sebelum pulang karna di sana masih ada orang tua dan mertua nya yang akan menjaga anak-anak nya.


Sementara di rumah Erland mondar mandir di depan pintu menunggu kepulangan Jasmine sedari tadi belum juga kembali,sudah di hubungi namun ponsel nya tertinggal di rumah membuat nya khawatir.


"Aku akan mencari Jasmine"ucap Erland tidak tahan lagi.


Ia berjalan menuju mobil nya dan masuk ke dalam mengemudikan nya untuk mencari keberadaan Jasmine.


Kau bodoh sekali Erland kau kan bisa melacak keberadaan nya,gerutu Erland mengeluarkan ponsela nya untuk mengetahui di mana keberadaan Jasmine.


Setelah dapat di mana lokasi Jasmine ia segera melajukan mobil nya menuju rumah sakit, sampai di sana ia melihat mobil Jasmine terparkir dengan cepat Erland keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam setengah berlari menuju ruangan Jasmine.


Sepanjang jalan banyak yang mengagumi ketampan Erland termasuk para dokter dan suster yang bekerja di sana namun mereka tahu siapa seorang Erland yang tak lain suami dari pemilik rumah sakit mereka bekerja.


Erland sampai di ruangan Jasmine mengedarkan pandangan nya ke seluruh ruangan namun tak ada Jasmine di sana,ia melangkah menuju ruangan pribadi Jasmine membuka pintu tersebut dengan pelan.


"Kau di sini sayang"ucap nya bernafas lega melihat Jasmine tertidur pulas di atas ranjang.


Dengan langkah pelan ia mendekati Jasmine dan mengelus kepala Jasmine lembut,hingga tatapan nya berhenti di tangan dan kaki Jasmine yang terluka.


"Maafkan aku membuat mu terluka"ucap nya pelan merasa bersalah membuat Jasmine terluka.


Ia mengusap pelan luka di tangan dan kaki Jasmine hingga air mata nya menetes ke wajah Jasmine membuat Jasmine terbangun dan melihat Erland yang menangis.


"Kenapa menangis"tanya Jasmine menghapus air mata Erland dengan kedua tangan nya.


"Pasti luka mu sakit,,maaf kan aku membuat mu seperti ini"ucap Erland memeluk Jasmine erat.

__ADS_1


"Ini hanya luka kecil saja lagian aku sudah mengobati nya"ucap Jasmine membalas pekukan Erland.


"Tetap saja kau terluka karna aku,,maaf kan aku"ucap Erland membuat Jasmine tersenyum tipis.


Ia melepas pelukan nya dan menatap wajah tampan suami nya yang masih mengeluarkan air mata,ia menghapus air mata tersebut dan tersenyum manis.


"Ini bukan salah mu jangan meminta maaf dan menangis aku baik-baik saja"ucap Jasmine.


"Sekarang kita pulang sudah sore aku sudah lapar"ucap Jasmine membuat Erland tersenyum tipis,ia menarik Jasmine ke pelukan nya dan mencium kening Jasmine.


"Bagaimana kalau kita makan di luar"ucap Erland.


"Baik lah kita pulang dulu menjemput anak-anak"ucap Jasmine.


"Maksut ku kita berdua sayang"ucap Erland.


"Kita kan jarang makan berdua mumpung di rumah ada yang menjaga anak-anak kita makan di luar berdua besok baru kita ajak anak-anak"tambah Erland.


Jasmine terdiam sejenak dan mengangguk karna apa yang Erland katakan ada benar nya juga mumpung ada yang menjaga anak-anak mereka lebih baik mereka berdua menghabis kan waktu bersama.


"Ayo"ucap Erland menggendong Jasmine membuat Jasmine kaget.


"Kaki mu akan sakit jika berjalan aku akan menggendong mu saja"ucap Erland.


"Malu di lihat orang-orant"ucap Jasmine.


"Ngapain harus malu kita suami istri lagian jangan pedulikan mereka"ucap Erland melangkah kan kaki nya keluar kamar dengan menggendong Jasmine.


Jasmine menggeleng kepala nya tersenyum tipis,ia mengalung kan kedua tangan nya ke leher Erland.


Saat lift terbuka banyak pasang mata yang menatap kemesraan kedua nya para pekerja rumah sakit yang sudah biasa melihat kemesraan kedua nya masih saja kagum pada pasangan tersebut.


Erland yang di kenal pengusah sukses berwajah dingin tak tersentuh akan sangat lembut dan romantis terhadap istri nya membuat para wanita menatap iri pada Jasmine,namun mereka berdua sangat cocok yang satu tampan dan satu nya lagi cantik.


"Kita sudah seperti artis saja"ucap Jasmine pada Erland karna banyak pasang mata yang menatap mereka berdua.


Erland menatap sekeliling nya memang banyak yang memperhatikan mereka membuat nya kesal sendiri dan menatap tajam mereka yang menatap istri nya.

__ADS_1


"Sembunyikan wajah mu"suruh Erland pada Jasmine.


"Kenapa"tanya Jasmine.


"Mereka memperhatikan mu"ucap Erland ketus membuat Jasmine terkekeh.


Ia mengalangkah kan kaki nya dengan cepat agar sampai di parkiran,satpam yang melihat majikan nya datang segera membuka pintu mobil Erland.


"Terimasih pak"ucap Jasmine saat Erland menduduk kan nya di kursi mobil tersebut.


"Sama-sama nyonya"ucap satpam tersebut.


Erland menutup pintu tersebut lalu ia juga masuk ke dalam,mobil mewah milik nya segera meluncur meninggal kan rumah sakit tersebut.


"Kau ingin makan apa"tanya Erland.


"Aku ingin seafoot"ucap Jasmine.


"Baik lah nyonya kita makan seafoot"ucap Erland melajukan mobil nya menuju restoran yang menyediakan makanan seafood.


"Tapi jangan banyak-banyak"ucap Erland.


"Iya iya"ucap Jasmine.


Bukan nya pelit hanya saja jika Jasmine makan banyak tubuh nya akan gatal maka nya Erland memperingati nya lebih dulu.Sampai di sana kedua nya keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam restoran namun baru di ambang pintu masuk Erland memegang perut nya yang tiba-tiba ingin muntah karna merasa mual.


"Kenapa"tanya Jasmine khawatir.


"Kita pergi dari sini saja"ucap Erland berbalik badan melangkah menuju mobil kembali.


Jasmine menatap punggung Erland yang berjalan menuju mobil kembali,ia merasa kasihan melihat Erland yang mual namun ia juga sedikit kecewa tidak jadi makan seafoot karna sedari tadi ia ingin memakan nya.


Dengan langkah pelan Jasmine menghampiri Erland yang sudah masuk lebih dulu ke dalam mobil,ia membuka pintu dan duduk di samping Erland.


"Kita pulang saja"ucap Jasmine pelan menatap restoran tersebut.


Erland yang mendengar ucapan Jasmine menatap istri nya yang berada di sebelah nya.

__ADS_1


"kenapa pulang,,bukan nya kau ingin makan di sana"ucap Erland.


"Tidak usah aku tidak ingin lagi"ucap Jasmine membuat Erland menghela nafas nya pelan,ia tahu Jasmine seperti nya kecewa tidak jadi makan di dalam hanya karna diri nya.


__ADS_2