MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
Episode 47


__ADS_3

"Jangan berlebihan seperti itu ucap Jessica.


"Aku tidak berlebihan, sekarang ayo masuk kau harus minum obat mu dulu dan istirahat" ucap Aksa.


"Kau sangat menyebalkan teman ku masih di sini aku masih ingin bersama mereka" ucap Jessica dengan kesal.


"Aku tidak mau tau sekarang ayo masuk" ucap Aksa.


"Kau saja duluan kami akan menyusul" ucap Jessica.


Aksa segera menggendong Jessica masuk ke dalam, sedangkan Jessica yang di gendong Aksa secara tiba-tiba terkejut.


"Turun kan aku, aku bisa berjalan sendiri" ucap Jessica.


"Kau diam saja atau aku akan menjatuhkan mu" ucap Aksa terus berjalan meninggalkan mereka bertiga yang melongo melihat Aksa yang tiba-tiba menggendong Jessica masuk ke dalam.


"Apa kau tidak malu di lihat mereka semua haa, turun kan aku" ucap Jessica.


Aksa sama sekali tidak mendengarkan ucapan Jessica, ia terus berjalan hingga ke meja makan dan meduduk kan Jessica di kursi.


"Sekarang ayo makan" ucap Aksa.


"Kau pikir kita hanya berdua saja tunggu mereka datang dulu" ucap Jessica.


"Panggil mereka ke sini" ucap Aksa pada kepala pelayan.

__ADS_1


"Baik tuan" ucap kepala pelayan dan berjalan cepat untuk memanggil Vino, Sasa dan Dea.


Sementara mereka bertiga masih diam seperti orang bodoh menatap ke depan.


"Tuan, nona" ucap kepala pelayan.


"Iya pak" ucap mereka kompak setelah sadar.


"Tuan dan nona di tunggu tuan Aksa di meja makan" ucap kepala pelayan.


"Ahh iya pak terimakasih" ucap Dea.


"Ayo cepat nanti tuan Aksa marah" ucap Dea menarik tangan Sasa.


"Kenapa kalian menatap seperti itu" tanya Jessica.


"Tidak ada" ucap merek kompak.


"Ayo makan" ucap Jessica sambil mengambil makanan untuk nya di ikuti Aksa.


"Kenapa kalian malah diam" tanya Jessica karna Sasa dan Dea sama sekali tidak menyentuh makanan di depan mereka.


Mereke berdua kompak menggeleng kepala sambil melirik Aksa, Jessica yang mengerti hanya menghembuskan nafas nya pelan.


"Tidak usah takut dengan nya dia tidak akan memakan kalian" ucap Jessica.

__ADS_1


"Tapi.." ucap Dea.


"Kau bisa tidak sedikit saja senyum mereka takut pada mu" ucap Jessica pada Aksa.


"Makan saja anggap saja seperti rumah kalian" ucap Aksa.


"Nah kan ayo makan anggap saja rumah kalian, jangan takut pada nya aku sendiri yang akan memukul nya jika ia berani pada melakukan apa pun" ucap Jessica.


"Apa maksut mu" ucap Aksa.


"Kau diam saja jangan banyak bicara" ucap Jessica.


Aksa pun memilih diam, ia tahu berdebat dengan Jessica tidak akan pernah menang, sedangakan mereka bertiga sekali lagi terkejut melihat kelakuan Aksa yang tidak berani berbicara lagi kepada Jessica.


*Apa itu tuan Aksa,jika saja orang lain pasti sekarang sudah tidak bernyawa lagi karna berani melawan ucapan nya, batin Sasa dan Dea.


seperti nya kelemahan bos ada pada nona, kau sangat hebat nona bisa menakluk kan hati bos yang kejam itu, ia bahkan tidak berani berbicara lagi, seperti nya sebentar lagi bos akan menjadi budak cinta karna mu nona, batin Vino*.


"Kenapa kalian bertiga diam lagi ayo makan, jangan takut dengan nya anggap saja dia tidak ada" ucap Jessica dengan santai.


Aksa yang mendengar ucapan Jessica langsung tersedak dan menatap Jessica tidak percaya.


🍁🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa vote, like dan komen nya😄😄

__ADS_1


__ADS_2