MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 429


__ADS_3

Tiga hari di rumah sakit Jasmine sudah di perboleh kan pulang begitu pun dengan baby Aurora dan Kristal meski pun baby Aurora harus tetap di bawa ke rumah sakit sekali seminggu untuk memantau perkembangan kesehatan nya.


Di dalam Jasmine menggendong baby Aurora sementara baby Kristal ada bersama Friska,mereka berada di dalam mobil menuju rumah Jasmine dan Erland.


"Oh iya Jas besok kami akan pulang soal nya Jerry tidak bisa meninggalkan perusahaan terlalu lama"ucap Friska yang sebenar nya masih ingin bersama kedua baby cantik tersebut namun mengingat suami nya harus bekerja membuat nya harus ikut pulang juga.


"Sering-sering berkunjung ke sini"ucap Jasmine yang mengerti.


"Jika ada waktu kami pasti akan sering berkunjung untuk bermain dengan baby cantik ini"ucap Friska menatap Kristal yang tidur di gendongan nya.


"Dara juga akan pulang"tanya Jasmine.


"Iya besok kami akan sama-sama ke bandara"ucap Friska di angguki Jasmine.


Mobil yang membawa mereka sampai di rumah di sambut hangat yang lain nya sudah menunggu kedatangan keluarga baru mereka tersebut.


"Walcome to home baby Aurora dan Kristal"teriak mereka bersamaan membuat kedua baby cantik tersebut menangis karna terkejut mendengar suara teriakan mereka.


Jasmine dan Friska menatap tajam mereka semua yang membuat kedua baby cantik tersebut menangis,sedang kan yang lain nya hanya cengengesan tak jelas.


"Sini biar sama mommy"ucap Jessica mengambil baby Aurora dan Dea mengambil baby Kristal.


"Erland tidak pulang ma"tanya Jasmine karna tadi Erland mempunyai pekerjaan penting yang tidak bisa di gantikan maka dari itu ia tidak bisa menjemput Jasmine dan kedua putri nya di rumah sakit.


"Tidak,,mungkin pekerjaan nya menumpuk"ucap Dea mengingat tiga hari ini Erland tidak pernah ke perusahaan.


Jasmine mengangguk mengerti karna ia juga pernah di posisi Erland sebagai pemimpin perusahaan,satu hari libur saja pekerjaan sudah lamayan menumpuk.


"Bagaimana kondisi baby Aurora"tanya Jasmine.


"Sekarang sudah lumayan membaik mom tapi tetap saja harus terus di pantau"ucap Jasmine.


"Tidak masalah yang penting Aurora cepat sembuh"ucap Jessica.


"Nek Bintang ingin menggendong nya"ucap Bintang pada Dea.


"Sini sayang"ucap Dea menyuruh Bintang duduk di samping nya, setelah Bintang duduk Dea menaruh baby Kristal di pangkuan Erland.


"Dedek Kristal nyaman sekali di gendong kakak Bintang"ucap Dea membuat Bintang tertawa pelan.


"Nek kapan dedek nya bisa berjalan Bintang ingin membawa mereka bermain"ucap Bintang.


"Masih lama sayang"ucap Dea.

__ADS_1


"Tapi kakak Bintang bisa menggendong nya seperti ini dedek Kristal nya akan senang"tambah Dea lagi.


"Benarkah nek"tanya Bintang di angguki Dea.


"Lihat lah dia tidak menangis saat kau gendong itu artinya dia nyaman berada di gendongan mu"ucap Dea membuat Bintang tersenyum lebar.


"Kakak Bintang akan selalu menggendong dedek baby kecil"ucap Bintang membuat mereka tertawa.


Tak lama terdengar teriakan Angkasa dan Galaksi melihat Bintang yang menggendong baby Kristal.


"Aku juga ingin menggdong dedek bayi"ucap Galaksi ingin menarik baby Kristal dari pangkuan Bintang.


"Eh Galaksi jangan sayang nanti dedek Kristal nya jatuh"ucap Dea cepat.


"Tapi aku juga ingin menggendong nya nek"ucap Galaksi.


"Gantian yah kasihan dedek nya masih kecil,,setelah Bintang nanti baru Galaksi"ucap Dea.


Sedangkan Angkasa menatap baby Aurora yang tertidur pulas juga di gendongan Jessica.


"Nek kenapa mata dedek nya berbeda"tanya Angkasa.


"Dedek Aurora mempunyai mata yang sama dengan kalian kalau dedek Krista mata nya sama dengan kakek buyut"ucap Jessica.


"Iyaa maka dari itu mata mereka berbeda"ucap Jessica.


"Mom Aurora aku bawa ke kamar saja agar ia tidur lebih nyaman"ucap Jasmine.


"Iya sayang"ucap Jessica memberikan baby Aurora pada Jasmine mengingat kondisi fisik nya yang lemah harus banyak istirahat.


Jasmine membawa baby Aurora ke dalam kamar meninggalkan baby Kristal bersama mereka.


"Ma Max ingin dedek seperti ini"ucap Max pada Dara membuat mereka terkekeh.


"Minta sama papa nanti pasti akan di kasih"ucap Dea memulai aksi mengompori nya.


"Iya minta banyak sama papa biar Max punya banyak adik"tambah Jessica.


Max pun mengangguk dan berlari menghampiri Arka yang berada tak jauh dari tempat mereka tadi.


"Papaaa"ucap Max.


"Ada apa nak"tanya Arka menangkap tubuh Max agar tidak jatuh.

__ADS_1


"Max ingi punya dedek seperti itu"ucap Max menunjuk baby Kristal yang masih berada di gendongan Bintang.


"Kan dedek Axel nya sudah ada"ucap Arka.


"Aku mau nya seperti itu pa"ucap Max.


"Nanti kita beli kalau dedek Axel sudah besar sekarang dedek Kristal dan Aurora kan ada jadi dedek nya mereka saja dulu"ucap Arka mengelus kepala Max.


"Kalau kita pulang kita bawa dedek nya pa"ucap Max dengan senyum mengembang.


"Enak saja mereka dedek kami tidak boleh di bawa"ucap Galaksi tidak terima mendengar ucapan Max.


"Kakak Galaksi pelit"ucap Max menjulur kan lidah nya.


"Biar kan saja"ucap Galaksi ketus.


"Kakak pelit"ejek Max turun dari pangkuan Arka dan menjulurkan lidah nya ke arah Galaksi serta menggoyang kan pantat nya mengejek Galaksi.


"Dasar bocah"ucap Galaksi ketus.


"Kakak Galaksi pelit"ucap Max tidak mau kalah dan akhir nya terjadi aksi kejar-kejar an antara kedua nya membuat mereka semua geleng kepala.


"Kalian berdua kenapa berlarian"tanya Jasmine menatap kedua nya yang sudah kelelahan dengan keringat membanjiri tubuh mereka.


"Dia sangat menyebal kan mom"adu Galaksi.


"Bukan mom kak Galaksi saja yang pelit"ucap Max yang memang mamanggil Jasmine dengan sebutan mommy dan Erland daddy karna bagi nya Max juga sudah seperti putra nya sendiri begitu pun dengan anak Arka dan Friska.


"Jangan berlarian lagi tubuh kalian sudah basah di banjiri keringat lebih baik kalian sana mandi sudah sore juga"ucap Jasmine.


"Mom kami berenang ya"pinta Max.


"Suruh papa yang menjaga kalian kalau cuma kalian sendiri mommy tidak izin kan"ucap Jasmine.


Kedua bocah tersebut kembali berlari menghampiri Arka untuk mengajak nya berenang.


"Pa ayo kita berenang"ucap Max.


"Besok saja yah ini sudah sore"ucap Arka.


"Ayolah pa hanya sebentar saja"ucap Max di angguki Galaksi kedua nya pun memasang wajah memelas agar Arka mau menemani mereka dan benar saja Arka tidak akan tega melihat nya.


"Baik lah tapi papa tidak ikut berenang papa hanya mengawasi kalian saja"ucap Arka pada akhir nya.

__ADS_1


"Ok pa"ucap kedua nya berjalan riang menuju ke kolam berenang di ikuti Arka dari belakang, Angkasa yang mendengar nya segera berlari juga untuk ikut berenang kecuali Bintang yang masih anteng menggendong baby Kristal di pangkuan nya.


__ADS_2