
Keesokan hari nya karna hari libur jadi mereka semua bersantai di rumah kecuali Jasmine yang sedang berlatih seperti biasa nya.
Jessica membawa menuman dan cemilan untuk mereka yang duduk di ruang tamu dan meletak kan nya di atas meja.
"Mom menurut mommy lebih cantik an Dara atau Friska" tanya Arka dengan serius.
"Kenapa bertanya seperti itu sayang" tanya Jessica heran.
"Tidak ada mom hanya bertanya saja" ucap Arka.
"Mereka berdua sama-sama cantik" ucap Aksa.
Arka mengangguk kan kepala nya saja walaupun jawaban yang ia dapat kan tak memuaskan namun ia lebih baik diam dari pada kedua nya nanti malah banyak bertanya kenapa ia bertanya seperti itu.
Sedangkan Jessica menatap Aksa yang sedang duduk di samping nya meminta penjelasan.
"Mungkin dia menyukai salah satu nya namun ia ragu maka dari itu bertanya seperti itu" ucap Aksa berbisik pada Jessica.
"Apa kau juga dulu seperti dia" tanya Jessica.
"Tidak aku bahkan tidak ingin mengenal wanita"ucap Aksa.
"Lalu dari mana ia mempunyai sifat seperti itu" tanya Jessica.
__ADS_1
"Mana aku tahu"ucap Aksa.
Jessica menatap Arka dan Aksa bergantian yang mempunyai sifat berbeda.Sementara di luar rumah mereka Wina dan Bayu sudah sampai namun belum keluar dari dalam mobil takut mereka tidak akan bisa masuk.
"Apa ini tempat tinggal Jessica pa" tanya Wina menatap mansion milik Aksa.
"Iya ma mereka tinggal di sini" ucap Bayu.
"Ayo keluar mama ingin bertemu dengan Jessica dan meminta maaf"ucap Wina keluar dari dalam mobil di ikuti Bayu.
"Apa mama yakin" ucap Bayu.
"Mama yakin pa" ucap Wina dengan mantap.
"Permisi pak apa kami boleh bertemu dengan Jessica" ucap Wina.
"Kalian siapa dan kenapa kalian ingin bertemu dengan nyonya kami" ucap satpam tersebut.
"Kami orang tua nya" ucap Bayu.
Satpam tersebut menatap kedua nya bergantian selama ia bekerja di mansion itu tak ada satu pun keluarga Jessica yang datang berkunjung dan tiba- tiba mereka mengaku sebagai orang tua Jessica.
"Apa kalian tidak berbohong jika kalian orang tua dari nyonya kami"ucap satpam yang masih belum percaya.
__ADS_1
"Kami tidak berbohong"ucap Wina meyakin kan satpam tersebut.
"Tunggu sebentar"ucap satpam tersebut menelpon seseorang di dalam mansion.
Sementara di ruang tamu mereka yang sedang menonton bersama di ganggu pelayan yang ingin mengatakan sesuatu.
"Permisi tuan dan nyonya di depan ada tamu yang datang"ucap pelayan.
"Siapa bi"tanya Jessica.
"Mereka mengatakan orang tua nyonya"ucap pelayan.
Jessica yang mendengar nya diam mematung,setelah sekian tahun ia tak lagi mendengar kata orang tua sekarang ia mendengar nya lagi setelah melupakan kata tersebut.
"Di mana mereka"tanya Aksa.
"Masih di gerbang tuan"ucap pelayan.
"Suruh mereka masuk"ucap Aksa.
"Baik tuan"ucap pelayan segera pergi.
"Jangan takut aku ada di sini mereka tidak akan berani melukai mu"ucap Aksa menenangkan Jessica yang terlihat berkeringat dingin.
__ADS_1
Tak lama Bayu dan Wina sudah berjalan masuk ke dalam mansion mengikuti pelayan untuk menunjuk kan di mana Aksa dan Jessica berada karna pasti mereka akan tersesat jika tidak ada yang menunjuk kan di mana tempat nya saking luas nya mansion milik Aksa.