
Mereka pun segera menyantap makanan yang sudah ada di atas meja dengan lahap,sesekali Erland menyuapi Jasmine yang duduk di samping nya,sedangkan Zelina hanya menatap saja rasa nya perut nya kenyang seketika setelah tahu jika Erland sudah mempunyai istri.
"Akhir nya kenyang juga"ucap Jasmine menyenderkan tubuh nya di kursi karna sudah selesai makan.
"Kau benar sekali perut ku rasa nya ingin meledak"ucap Kania yang juga melakukan hal yang sama.
Erland menggeleng kan kepala melihat kedua wanita tersebut,bagaimana tidak kenyang mereka menghabis kan semua makanan yang ada di atas meja.
"Saya pergi duluan masih ada yang harus saya urus"ucap Zelina bangkit dari duduk nya segera pergi meninggal kan mereka bertiga tanpa mendengar jawaban dari ketiga nya.
"Dia kenapa"tanya Kania.
"Mana aku tahu,biar kan saja dia bukan urusan kita"ucap Jasmine santai.
"Lebih baik kita belanja"ucap Kania pada Jasmine.
"Benar juga"ucap Jasmine.
Erland pun segera membayar makanan mereka lalu pergi menemani kedua wanita tersebut untuk belanja,kenapa aku merasa mempunyai dua istri seperti ini,pikir Erland segera menggeleng kan kepala nya.
"Kau kenapa"tanya Jasmine melihat Erland menggeleng kepala.
"Tidak papa"ucap Erland tersenyum.
"Lalu kenapa kau menggeleng kepala"tanya Jasmine.
"Aku merasa mempunyai dua istri"ucap Erland membuat kedua nya terkekeh.
__ADS_1
"Dua istri yang ingin menghabis kan isi dompet suami nya"celetuk Jasmine membuat Erland terkekeh.
"Sudah lah kalian mau beli apa"tanya Erland tidak mau berdebat karna pasti akan lama.
Jasmine menarik tangan Kania menuju toko baju lebih dulu,ia memborong cukup banyak baju untuk diri nya dan juga untuk kedua sahabat nya nanti saat akan pulang,tidak lupa membeli untuk kedua orang tua nya serta mertua nya.
"Bagaimana menurut mu yang ini"tanya Kania menunjuk baju kemeja pria pada Jasmine.
"Untuk Rey"tanya Jasmine di angguki Kania.
"Seperti nya itu cocok untuk nya bukan kah warna nya sama dengan gaun yang tadi kau ambil"tanya Jasmine.
"Benar maka dari itu aku ingin membeli nya"ucap Kania.
"Ambil saja bagus kok"ucap Jasmine.
"Sudah"tanya Erland.
"Iya"ucap kedua nya kompak.
Erland membayar semua belanjaan kedua nya dan menyuruh salah satu pelayan toko membawa nya ke mobil milik nya karna mereka akan langsung pulang.
"Terimakasih"ucap Jasmine dan Kania pada pelayan tersebut setelah menaruh semua nya di dalam mobil.
"Sama-sama nona"ucap pelayan tersebut kembali masuk ke dalam.
Ketiga nya pun masuk ke dalam mobil,Erland melajukan nya meninggal kan mall membelah jalanan mengantar Kania lebih dulu sebelum mereka ke rumah.
__ADS_1
"Kenapa aku merasa lelah sekali"keluh Jasmine.
"Bagaimana tidak lelah kau ke sana ke mari mencari banyak baju begitu"dengus Kania.
Jasmine tak menanggapi ucapan Kania lagi menyender kan tubuh nya di kursi dan memejam kan mata nya, lima belas menit Kania sudah sampai di apartemen nya segera keluar dari dalam mobil dan membawa belanjaan milik nya.
"Terimakasih"ucap Kania turun dari mobil.
"Ya"ucap Erland singkat dan melihat ke belakang di mana Jasmine sudah tertidur,ia pun segera melajukan mobil nya ke rumah mereka.
Sampai di rumah Erland segera mengangkat tubuh Jasmine masuk ke dalam membawa nya ke kamar mereka membiar kan pelayan membawa belanjaan mereka dari belakang.
"Taruh saja di situ"ucap Erland menunjuk sofa.
"Baik tuan"ucap pelayan tersebut menaruh nya di sofa lalu keluar dari kamar kedua nya.
Setelah membaringkan Jasmine dan menyelimuti nya Erland keluar menuju balkon kamar mereka menghubungi anak buah nya.
tut tut tut
"Hallo bos"ucap seseorang di seberang sana.
"Katakan"ucap Erland langsung.
"Tuan Stev sudah mengetahui jika tuan yang menculik tuan Airen"ucap anak buah Erland membuat Erland tertawa.
"Awasi dia jika dia ingin bertindak katakan secepat nya"ucap Erland segera mematikan telpon nya.
__ADS_1
Ia kembali masuk ke dalam kamar nya membaringkan tubuh nya di samping Jasmine memeluk erat Jasmine yang tertidur pulas tanpa terusik sama sekali.