
Satu jam kemudian Rora telah sadar dari obat bius yang sudah habis saat operasi.
"Nona sudah sadar,apa nona memnutuhkan sesuatu"tanya perawat yang menjaga Rora di sana permintaan dokter tersebut.
"Bagaimana dengan anak itu"tanya Rora langsung.
"Maafkan kami nona anak anda tidak bisa kami selamatkan"ucap perawat.
"Tidak masalah,malahan aku senang dia tidak menyusahkan ku"ucap Rora dengan enteng membuat perawat tersebut geleng kepala.
Untung nya anak mu sudah ada yang ingin mengasuh nya dia tidak perlu hidup bersama orang jahat seperti mu atau bisa saja kau akan menyiksanya atau membuang nya,beruntung bayi itu sudah ada yang menginginkan nya bahkan membayar mahal untuk pengobatan nya,batin perawat tersebut merasa kesal dan marah pada Rora,sebagai perempuan ia melihat Rora samasekali tidak ada sedikit pun rasa khawatir dan sedih di wajah nya pada anak kandung nya sendiri.
"Kapan aku bisa keluar dari sini"tanya Rora.
"Tunggu sampai bekas operasi nya mengering dulu nona dan dokter akan memeriksa nya lebih dulu"ucap perawat tersebut.
"Kau boleh keluar aku ingin istirahat sendirian"ucap Rora mengusir perawat tersebut.
"Baik nona"ucap perawat itu segera berlalu dari ruangan Rora.
__ADS_1
"Siapa juga yang ingin berlama-lama dengan manusia tidak punya hati seperti anda"gerutu perawat itu setelah keluar dari ruangan Rora.
Setelah perawat tersebut sudah tak terlihat lagi Rora segera mengambil ponsel nya yang tak jauh dari nya,ia ingin menghubungi kedua orang tua nya jika ia akan segera pulang.
tut tut tut
"Hallo Rora"ucap Jessica dari seberang sana.
"Hallo mom,mommy di mana kenapa suaranya ramai begitu"tanya Rora.
"Mommy ada di restoran kita,bagaimana kabar mu dan bayi mu"tanya Jasmine.
"Benar,sekarang mommy dan daddy membuka restoran untuk memenuhi hidup kita"ucap Jasmine.
"Apa maksut mommy"tanya Rora tak mengerti.
"Perusahaan daddy bangkrut dan terpaksa di jual semua aset yang kita miliki juga telah di jual untuk membayar gaji karyawan daddy maka dari itu mommy dan daddy membuka restoran untuk penghasilan kita"ucap Jasmine seketika membuat Rora terdiam.
Kami jatuh miskin,tidak mungkin ini terjadi apa kata teman-teman ku di sekolah tentang ku dan Kevan dia pasti tidak akan pernah menyukai ku,batin Rora.
__ADS_1
"Roraaaa"panggil Jasmine sedikit berteriak karna Rora diam saja.
"Haahh iya mom"ucap Rora.
"Bagaimana keadaan bayi mu"tanya Jasmine.
"Bayi nya tidak selamat mom"ucap Rora tanpa ada rasa sedih sedikit pun.
"Apa maksut mu tidak selamat"tanya Jasmine.
"Tadi pagi Rora jatuh di kamar mandi mom dan perut Rora terbentur untung ada yang masuk ke apartemen Rora ia membawa Rora ke rumah sakit,dokter terpaksa mengoperasi Rora untuk mengeluarkan bayi itu karna sudah tiada di dalam"jelas Rora terpaksa berbohong bisa jadi nanti ia akan diamuki oleh mereka semua.
"Astaga Rora bagaimana kau bisa ceroboh begitu hingga bisa jatuh"ucap Jasmine sedikit berteriak kesal.
"Maafkan Rora mom"ucap Rora.
"Ya sudah kau cepat pulang di sana juga tidak ada urusan mu lagi,kita harus berhemat sekarang karna bayaran apartemen mu itu sangat mahal lebih baik kau cepat pulang"ucap Jasmine.
"Iya mom beberapa hari lagi Rora juga akan pulang"ucap Rora.
__ADS_1
"Mommy matikan dulu pelanggan banyak yang datang"ucap Jasmine segera mematikan sambungan telpon tersebut.