MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 386


__ADS_3

Sampai di negara R kedua nya menginap di hotel mewah di negara tersebut,Erland tak akan segan mengeluarkan uang banyak untuk kenyamanan istri nya tersebut.


"Wahh ini sangat menakjubkan"ucap Jasmine menatap dari balkon kamar mereka keindahan negara tersebut,dimana banyak berbagai macam bunga-bunga tumbuh subur menghiasi jalan dan taman di sekitar kota.


"Nanti aku akan membawa mu berkeliling kota ini"ucap Erlane memeluk Jasmine dari belakang dan menyandarkan kepala nya di bahu Jasmine.


"Aku jadi teringat anak-anak mungkin mereka tidak akan mau pulang jika kita bawa ke sini"ucap Jasmine pelan.


"Disana mereka juga sedang bersenang-senang sayang,,para kakek dan nenek mereka akan membawa mereka bermian sepuas nya di sana,,jadi jangan khawatirkan mereka karna mereka akan di jaga dengan baik oleh kakek dan nenek mereka"ucap Erland lembut.


"Tetap saja aku khawatir karna baru kali ini aku meninggalkan mereka pergi jauh selama ini mereka selalu ada di dalam jangkauan ku"ucap Jasmine.


"Kau percayakan pada daddy dan papa jadi mereka akan aman"ucap Erland di angguki Jasmine.


"Sekarang lebih baik kita nikmati waktu berdua di sini karna setelah pulang akan jarang ada waktu seperti ini lagi"ucap Erland.


"Kau tau perusahaan mu sudah aku ambil alih dari tangan Arka"tanya Erland pada Jasmine.


"Belum,,dia tidak ada memberi tahu ku"ucap Jasmine yang memang tidak tahu tentang hal tersebut.


"Ck aku kira dia telah memberitahukan mu"ucap Erland.


"Jadi kau yang akan mengambil alih nya"tanya Jasmine,ia memang kurang suka berurusan dengan perusahaan,jika saja waktu itu Erland tidak sakit dan hilang pasti ia tidak akan mau mengurus perusahaan itu tapi mau bagimana lagi ia harus melakukan nya karna itu kerja keras suami nya sendiri.


"Iya,,lebih baik aku yang mengambil alih dari pada membiarkan mu bekerja jika dia memberikan nya pada mu"ucap Erland membuat Jasmine tersenyum.


"Suami ku memang pengertian,,jadi makin sayang"ucap Jasmine terkekeh.


"Jadi kau harus memberikan ku hadiah untuk itu"ucap Erland dengan senyum nakal nya membuat Jasmine memutar bola mata nya malas karna sudah tahu kemana arah pembicaraan Erland.

__ADS_1


"Nanti saja hadiah nya ini masih siang"ucap Jasmine.


"Tidak masalah tapi nanti sampai puas bagaimana"ucap Erland.


"Ck memang nya kau tidak pernah tidak puas apa"ucap Jasmine kesal membuat Erland terkekeh.


"Sekarang lebih baik kita istirahat saja"ucap Erland di angguki Jasmine karna ia juga lelah.


Mereka berdua masuk kembali ke dalam kamar dan merebahkan tubuh mereka di atas ranjang bersiap untuk istirahat.


Malam hari nya Jasmine dan Erland keluar untuk makan malam bersama,Erland menggenggan erat tangan Jasmine menuju restoran yang berada di lantai bawah hotel tersebut,setelah memesan makanan kedua nya duduk di kursi dekat jendela.


Tak lama makanan mereka datang,Jasmine memakan nya dengan lahap karna sedari tadi ia memang sudah lapar.


"Kau harus makan yang banyak karna nanti kita akan begadang dan bekerja keras agar keinginan mommy dan mama terwujudkan"ucap Erland membuat Jasmine menghentikan makan nya.


"Aku hanya menuruti permintaan mereka sayang jadi salahkan mereka yang meminta cucu lagi pada kita,sebagai anak yang berbakti pada mereka aku sih menurut saja"ucap Erland semakin membuat Jasmine kesal.


"kau yang mendapat senanga nya aku susah nya"ucap Jasmine.


"Lanjut kan saja makan nya"ucap Erland tidak ingin membuat Jasmine bertambah kesal bisa gagal nanti ia mendapatkan hadiah nya.


Selesai makan Erland mengajak Jasmine keliling hotel dengan berjalan kaki menikmati indah nya malam,kedua nya seperti pasangan muda yang masih belum menikah jika di lihat dari wajah nya namun kenyataan nya kedua nya telah memiliki tiga putra tampan.


"Kau tahu kadang aku begitu menyesal jika melihat anak-anak kita tumbuh sudah besar begitu tanda apa aku di dekat mu merawat mereka dan kau harus berjuang sendirian saat melahirkan mereka"ucap Erland menatap lurus ke dapan.


"Semua bukan salah mu tapi keadaan lah yang membuat nya begitu"ucap Jasmine.


"Maka nya aku ingin kembali melihat mu hamil,aku ingin menemani mu melahirkan anak-anak ku,menimang nya saat masih bayi menjaga nya dan merawat nya"ucap Erland membuat Jasmine tersenyum tipis.

__ADS_1


"Doakan saja agar kita kembali mempunyai anak namun jika tuhan tidak lagi mempercayakan nya pada kita bagaimana"ucap Jasmine.


"Setidak nya kita sudah berusaha jika memang tidak lagi kita sudah memiliki ketiga putra kita"ucap Erland.


"Kau tidak akan meninggalkan ku dan menikah lagi agar mempunyai anak kan"tanya Jasmine manatap Erland.


Erland yang mendapat pertanyaan seperti itu menyentil kening Jasmine pelan,bisa-bisa nya istri nya tersebut berpikir seperti itu.


"Kenapa malah menyentil kening ku sih"ucap Jasmine kesal.


"Maka nya jangan bicara yang tidak akan pernah terjadi"ucap Erland mengusap pelan kaning Jasmine yang ia sentil tadi.


"Kau sudah tahu jika aku sangat mencintai mu,,bagaimana bisa kau berpikir seperti itu melihat kau di lihat lelaki lain saja aku hampir gila dibuat nya bagaimana mungkin aku meninggalkan mu hanya karna masalah anak,,lagian kita sudah memiliki tiga putra itu sudah cukup untuk ku jika memang tuhan tidak memberikan nya lagi pada kita tidak masalah berarti dia hanya mempercayakan pada kita untuk membesarkan mereka bertiga"ucap Erland lembut.


"Terimakasih"ucap Jasmine memeluk Erland erat,ia sangat bersyukur mempunyai seseorang seperti Erland yang selalu mengerti dan mencintai nya.


"Terimakasih kembali telah menjadi istri dan ibu yang hebat untuk ku dan anak-anak,,aku sangat mencintai mu jadi jangan pernah berpikir aku akan meninggalkan mu apalagi menikah dengan wanita lain"ucap Erland di angguki Jasmine.


"Sudah malam tidak baik untuk kesehatan,,kita pulang saja"ucap Erland karna mereka sudah lumayan jauh dari hotel.


"Ayo"ucap Jasmine menggenggam tangan Erland namun tak kunjung berjalan.


"Kenapa"tanya Jasmine heran melihat Erland hanya terdiam.


"Aku akan menggendong mu ke hotel agar kau tidak terlalu lelah"ucap Erland berjongkok di depan Jasmine.


Jasmine tersenyum tipis dan segera naik ke punggung Erland,ia mengalungkan tangan nya di leher Erland dan menyenderkan kepala nya di bahu pria tersebut.


Erland sendiri sudah berdiri dengan Jasmine di punggung nya,ia melangkah kan kaki nya untuk kembali ke hotel.

__ADS_1


__ADS_2