MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 487


__ADS_3

Sekarang Gazella sudah di perboleh kan untuk pulang karna keadaan nya sudah lebih baik dan di sini lah mereka berada di kediaman mewah milik kakek Roy,berkumpul di ruang tamu termasuk keluarga Kevan.


Kevan dan dan keempat pria tampan tersebut selalu menempel di dekat Gazella membuat Gazella jengah.


"Tidak bisakah kalian menjauh dari ku sedikit saja"kesal Gazella.


"Tidak"ucap mereka kompak.


"Hey aku ini sudah sehat bukan orang sakit kenapa kalian menganggap ku seperti orang sakit saja"ucap Gazella.


"Siapa juga yang menganggap mu orang sakit kami hanya merindukan mu"ucap Nathan.


"Dari kemaren aku selalu bersama kalian dan sekarang kalian malah menempeli ku sana menjauh sedikit"usir Gazella membuat yang lain terkekeh melihat wajah kesal Gazella.


"Ma kapan kita pulang"tanya Gazella karna sudah terlalu lama meninggalkan mafia dan perusahaan nya,bisa di pastikan pekerjaan nya sudah menumpuk di sana.


"Pulang kemana"tanya Kevan.


"Ke negara K aku sudah lama libur tidak mungkin libur terus tanpa ada alasan"ucap Gazella.


"Heyy kenapa kau harus khawatir sekolah itu milik keluarga kita"ucap Nathan.


"Tapi tetap saja tidak enak harus libur terus"ucap Gazella.


"Lagian aku ingin melihat hadiah dari papa apa sudah jadi"ucap Gazella menaik turun kan alis.


"Tentu saja sudah,,hanya permintaan kecil begitu mudah untuk papa"ucap Niel sombong membuat Gazella memutar bola mata nya malas.


"Kau meminta apa"tanya Nathan.


"Lapangan untuk berkuda serta kuda nya"ucap Gazella membuat mata Nathan melotot ke arah Niel.


"Papa curang kenapa dia papa kasih sedangkan aku tidak"protes Nathan pada Niel.


"Kau tidak minta sebagai kado ulang tahun mu jika kau meminta nya papa akan memberikan nya"ucap Niel acuh membuat Gazella tertawa.


"Jangan tertawa"ucap Nathan ketus pada Gazella.


"Kasihann"ucap Gazella dengan wajah yang di buat sedih membuat Nathan berdecih.


Tiba-tiba ponsel Gazella berdering membuat mereka menoleh bersamaan,Gazella sendiri melihat siapa yang telah menelpon nya membuat wajah nya menjadi dingin,ia berjalan meninggalkan mereka untuk menjawab telpon tersebut.


"Katakan"ucap Gazella dingin.


"Queen saya sudah menemukan ketua mafia yang kita cari"ucap anak buah Gazella dengan wajah yang serius membuat Gazella menyeringai mendengar nya.

__ADS_1


"Dia salah satu musuh tuan Aksa dulu"ucap anak buah Gazella dengan serius.


"Katakan di mana keberadaan nya sekarang"ucap Gazella langsung.


"Dia ada di Indonesia juga Queen seperti nya ada mata-mata yang mengawasi tuan Aksa maka dari itu ia tahu keberadaan tuan"ucap anak buah Gazella.


"Kirim kan pada ku apa yang kalian tahu aku akan mengurus nya"ucap Gazella dingin.


"Baik Queen"ucap anak buah Gazella.


Gazella mematikan telpon tersebut dan sekarang ia akan menelpon Daniel untuk mengurus perusahaan milik nya sendirian dulu karna ia akan mengurus masalah ini lebih dulu.


"Hallo Queen"ucap Daniel dari seberang sana.


"Aku ada urusan di Indonesia entah kapan kembali aku tidak tahu,,kalian urus perusahaan dulu tanpa aku jika ada masalah katakan dengan cepat pada ku untuk masalah berkas kirim saja seperti biasa aku akan mengurus nya"ucap Gazella datar.


"Baik Queen"ucap Daniel.


"Oh iya Queen perusahaan kita yang di sana belum ada yang mengurus nya bagaimana sekarang"ucap Daniel.


"Biar aku yang mengurus nya masalah di sini"ucap Gazella.


"Dan ingat kalian jaga diri kalian dengan baik jika terjadi sesuatu cepat hubungi aku"tambah Gazella.


"Baik Queen"ucap Daniel.


Seperti nya aku harus tetap di sini sampai aku berhasil membereskan semut kecil itu,bahaya jika aku meninggalkan kakek sendirian di sini,batin Gazella.


Ia pun berjalan kembali ke tempat di mana mereka masih berkumpul dan duduk di samping Aksa.


"Apa ada masalah"tanya Aksa mengelus kepala Gazella.


"Tidak ada kek"ucap Gazella tersenyum manis.


"Oh iya ma bagaimana kalau sementara waktu kita tinggal di sini saja"ucap Gazella meringis karna tadi ia yang ingin segera pulang ke negara K.


"Kenapa tiba-tiba kau jadi berubah pikiran"tanya Nathan.


"Aku hanya masih merindukan kakek lagian aku juga masih ingin keliling di kota ini sekalian berburu"ucap Gazella.


"Berburu"beo mereka.


"Hmm berburu makanan"ucap Gazella tertawa pelan mendapat jitakan dari Nathan.


"Kenapa kau menjitak kepala ku haa"protes Gazella pada Nathan.

__ADS_1


"Karna kau suka sekali membuat orang panik"ucap Nathan.


"Aku kan belum siap berbicara"protes Gazella.


"Lalu kenapa kau menggantung perkataan mu"tanya Nathan.


"Agar suasana nya sedikit tegang begitu seperti di film-film"ucap Gazella cengengesan.


"Bagaimana ma"tanya Gazella menatap Rose.


"Mama sih tidak masalah,,tanyakan saja pada papa dan kakek"ucap Rose membuat Gazella mengalihkan padangan nya pada Niel dan Roy.


"Apa"ucap Niel membuat Gazella tersenyum manis.


"Hehe papa ku yang tampan nya tiada dua nya bagaimana menurut papa mengenai permintaan putri cantik papa ini"ucap Gazella mengedip-edip kan kedua mata nya membuat Roy geleng kepala.


"Nanti papa pikirkan lagi"ucap Niel.


"Jangan lama-lama berpikir nya pa tidak bagus untuk kesehatan"ucap Gazella terkekeh.


"Kau mengatai papa mu ini tua"ucap Niel.


"Aku tidak mengatakan nya tapi jika papa merasa jika papa tua yah bagus juga sih"ucap Gazella santai membuat mata Niel melotot.


"Eh eh walaupun usia papa sudah tua tapi tetap saja papa yang paling ganteng"ucap Gazella lagi.


"Kau ini"ucap Aksa menarik hidung mancung Gazella.


"Ella mau istirahat dulu capek"ucap Gazella.


"Ya sudah sana nanti mama akan bangunkan saat makan malam"ucap Rose.


"Iya ma"ucap Gazella berlalu pergi ke kamar nya.


Sampai di dalam kamar nya Gazella membuka ponsel dan laptop milik nya untuk mencari biodata yang di kirim kan anak buah nya tentang dalang yang selama ini ia cari.


"Masalah apa sebenar nya kenapa ia ingin membunuh kakek"guman Gazella mencari tahu tentang masa lalu yang terjadi antara Aksa dan orang tersebut.


Sementara di luar kamar Gazella mereka masih duduk di sana, semua nya diam setelah mendengar permintaan Gazella yang ingin tetap di sini sementara.


"Bagaimana menurut mu"tanya Roy pada Niel dan yang lain nya.


"Kalau aku sih terserah Ella saja jika dia betah di sini tidak masalah"ucap Niel.


"Pa Nathan juga ingin di sini bersama kalian,bisa tidak Nathan kuliah di sini saja"ucap Nathan memelas.

__ADS_1


"Kakek akan mengurus nya tapi ingat kau juga mesti harus belajar di perusahaan bersama papa mu"ucap Roy karna Nathan merupakan pewaris tunggal perusahaan milik nya jadi ia ingin Nathan bisa mulai belajar mulai sekarang agar nanti ia mudah untuk menggantikan sang putra di perusahaan tersebut.


__ADS_2