
Akhir nya kedua teman yang baru beberapa hari bertemu namun kelihatan nya sudah lama kenal tersebut memakan makanan yang mereka pesan tadi,Kania sendiri pun lupa akan pertanyaan nya mengenai kekasih Jasmine.
"Aku bilang apa walaupun hanya restoran biasa namun makanan nya sangat enak tidak kalah dengan restoran berbintang"ucap Kania menyantap makanan nya.
"Maka dari itu kita tidak boleh menilai sesuatu dari luar nya saja"ucap Jasmine.
"Kau benar terkadang dari luar nya saja yang kelihatan jelek namun isi nya luar biasa dan kadang yang terlihat luar biasa di dalam nya malah sebalik nya"ucap Kania.
Jasmine mengangguk membenar kan ucapan Kania,Selesai makan kedua kedua nya segera keluar dari restoran setelah membayar makanan nya.
"Kita langsung pulang atau kau masih ingin jalan-jalan"tanya Jasmine.
"Kita pulang saja aku sudah lelah ingin segera tidur"ucap Kania.
"Kau tidur di apartemen ku saja besok kan libur"ucap Jasmine.
"Jika kau mengatakan seperti itu tidak masalah"ucap Kania.
Jasmine segera melajukan mobil nya menuju apartemen milik nya namun saat di tengah jalan mereka melihat beberapa orang sedang baku hantam karna malam juga sudah semakin larut.
__ADS_1
"Kita putar balik saja lewat jalan lain aku takut melihat nya"ucap Kania.
"Tunggu di sini jangan kemana-mana"ucap Jasmine melihat seseorang dari arah lain memegang pistol dan mengarah kan nya pada seorang pria yang sendirian melawan cukup banyak yang kelihatan nya pria itu bisa melawan nya namun pasti ia akan kewalahan sendirian di tambah seseorang ingin membidik nya dari belakang.
"Kau mau kemana"tanya Kania.
"Keluar sebentar kau jangan keluar dari sini"ucap Jasmine mengambil topeng setenga wajah agar orang lain tidak mengenali wajah nya.
"Kita pulang saja biar kan saja mereka tidak ada urusan nya dengan kita aku tidak mau kau sampai kenapa-napa"ucap Kania yang terlihat takut dan khawatir.
"Tenang saja inti nya jangan keluar dan kunci pintu nya setelah aku keluar"ucap Jasmine segera keluar dari dalam mobil berlari membantu pria tersebut.
Satu tendangan Jasmine layang kan kepada seseorang yang ingin memukul pria tersebut dari belakang,ia mengambil pisau kecil dari balik jaket nya dan melempar kan nya pada orang yang ingin menembak pria tersebut.
Jlepp
Pisau tersebut mendarat dengan sempurna tepat di jantung orang tersebut setelah itu Jasmine membantu pria tersebut melawan orang-orang tersebut yang mungkin musuh dari pria tersebut.
Pukulan demi pukulan Jasmine layang kan kepada orang-orang itu sehingga semua nya tergeletak tak berdaya termasuk pria tersebut yang juga seperti nya cukup terluka karna ia bisa melihat darah mengalir dari tubuh pria tersebut.
__ADS_1
"Mari aku bantu kau ke rumah sakit"ucap Jasmine dingin.
"Jangan bawa aku ke rumah sakit"ucap Pria tersebut memegang perut nya.
"Lalu kemana lagi luka harus cepat di obati seperti nya luka nya cukup dalam"ucap Jasmine.
"Kemana saja nanti orang ku akan menjemput ku"ucap nya karna jarak dari kota nya ke kota yang saat ini Jasmine tinggal cukup jauh.
"Baik lah"ucap Jasmine datar segera membantu pria tersebut masuk ke dalam mobil nya.
"Jas kau tidak papa kan tidak ada yang luka"ucap Kania menatap khawatir pada Jasmine.
"Tidak papa cepat bawa mobil nya kita kembali ke apartemen"ucap Jasmine.
"Kau yakin akan membawa pria itu kita tidak mengenal nya apa kau tidak takut jika dia orang jahat"ucap Kania.
"Tenang saja jika ia berani macam-macam aku sendiri yang akan membunuh nya"ucap Jasmine santai namun mengerikan untuk Kania.
Sedangkan pria tersebut menyungging kan senyuman nya mendengar ucapan Jasmine,ia yakin ucapan Jasmine tidak main-main apa lagi saat ia melihat bagaimana Jasmine menghajar orang-orang yang menyerang nya.
__ADS_1