MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
S2 Episode 457


__ADS_3

Gazella sendiri ikut berbaur dengan yang lain nya dengan Claudia di samping nya agar tidak terlalu mencolok dan yang mengikuti mereka di setiap kelompok berada di belakang.


"Anak-anak boleh tidak om bertanya sesuatu"tanya pemandu yang ikut mereka di dalam hutan.


"Boleh om"ucap seorang anak laki-laki.


"Apa kalian tahu nama anak gadis yang bermata biru di sekolah kalian"tanya pemuda tersebut memulai aksi nya.


"Kalau yang mata nya biru ada beberapa orang di sekolah om,,aku tidak tahu nama nya dan kelas berapa karna masih baru masuk sekolah"ucap anak tersebut.


"Bukan kah ada yang satu kelas dengan kalian baru masuk juga"ucap nya.


"Tidak tahu om"ucap mereka serempak membuat Gazella menghela nafas lega karna mereka semua tidak ada yang satu kelas dengan nya.


Ternyata kalian sudah mencari tahu nya lebih jauh tentang diri ku,tunggu sebentar lagi aku akan melenyapkan kalian,batin Gazella tersenyum misterius.


"Om aku ingin buang air kecil"ucap Gazella mulai aksi nya.


"Sungai tidak jauh dari sini ajak satu teman mu bersama mu kami akan menunggu di sini sambil istirahat sebentar"ucap nya di angguki Gazella.


"Aku akan menemani mu"ucap Claudia di angguki Gazella.


Kedua nya pun berjalan meninggal kan mereka ke sungai kecil yang memang jarak nya tak jauh dari mereka berjalan.


"Kau tunggu di sini aku hanya sebentar"ucap Gazella di angguki Claudia.


Gazella berjalan menjauh dari Claudia dengan senter di tangan nya,ia menyiapkan obat sakit perut yang berisi cairan,jika masuk ke dalam tubuh efek nya akan bekerja dengan cepat yang telah ia bawa,setelah selesai semua nya Gazella menghampiri Claudia yang menunggu nya.


"Ayo"ajak Gazella berjalan bersama Claudia untuk kembali ke kelompok mereka yang masih istirahat.


"Sudah selesai"tanya pemuda yang memandu mereka.


"Sudah om"ucap Claudia berjalan duluan.


Gazella sendiri berjalan di belakang,mereka pun melanjut kan perjalanan kembali di belakang Gazella mengeluarkan suntik kecil berisi obat tersebut yang tadi ia keluarkan dan menancap kan nya ke lengan pria tersebut membuat pria tersebut terkejut.


"Apa yang kau lakukan"tanya nya pada Gazella.

__ADS_1


"Tangan om ada semut besar aku ingin membuang nya sebelum ia menggigit om"ucap Gazella beralasan.


Pemuda tersebut hanya mengangguk tidak melihat suntik kecil yang di tangan Gazella karna malam dan gelap, Sementara Gazella menyeringai dan melanjutkan melangkah.


"Aduh perut om tiba-tiba sakit,kalian tunggu di sini dulu"ucap nya setengah berlari mencari sungai kecil.


"Aku ke sana sebentar"ucap Gazella.


"Kau mau kemana"tanya Claudia.


"Hanya memeriksa apa kah bendera nya ada di sekitar sini,,kalian istirahat saja dulu aku tidak akan lama"ucap Gazella berjalan mengikuti pemuda tadi.


Mereka sendiri mengangguk dan duduk di tanah menunggu pemandu mereka datang dan Gazella, Mata Gazella menajam dan dingin setelah sedikit jauh dari teman kelompok nya.


"Aku menemukan mu juga"ucap Gazella dingin pada lelaki di depan nya.


"Bukan kah kau ingin membunuh ku tadi"ucap Gazella menyeringai dengan pistol di tangan nya.


"Siapa kau"tanya lelaki tersebut.


"Akulah yang kalian cari,,bukan nya kalian ingin membunuh cucu dari tuan Aksa dan aku lah orang yang kalian cari"ucap Gazella di iringi tawa iblis nya.


Dor


Arrhhhgg


"Selamat tinggal untuk mu"ucap Gazella dingin menatap pemuda yang sudah tidak bernyawa itu lagi.


Setelah selesai Gazella kembali ke tempat di mana teman-teman nya yang lain dan menyimpan pistol milik nya kembali.


"Kau menemukan nya"tanya salah satu dari mereka.


"Tidak"ucap Gazella membuat mereka menghela nafas kasar.


"Kenapa juga om itu lama sekali"ucap salah satu dari mereka.


"Tunggu sebentar lagi mungkin om itu akan datang"ucap Claudia.

__ADS_1


Dia tidak akan pernah datang lagi karna aku sudah membunuh nya,batin Gazella.


Ia duduk di samping Claudia dengan tenang sambil sesekali menyenter ke arah lain.


"Kita cari saja om itu ini sudah lima belas menit kita menunggu nya"ucap anak gadis di samping Claudia.


"Ayo"ucap yang lain segera berdiri untuk mencari di mana pemandu mereka tadi.


Gazella hanya pura-pura ikut saja mencari pemuda yang telah ia bunuh,sekarang yang ada di pikiran nya bagaimana pergi tanpa sepengetahuan mereka untuk membunuh buruan nya tersebut.


Saat mereka berjalan Claudia sudah bergabung dengan yang lain nya dan ia sendiri berjalan paling belakang,membuat nya berjalan ke arah lain untuk mencari buruan nya.


Malaikat maut kalian akan datang tunggu lah,batin Gazella menyeringai.


Ia setengah berlari untuk mencari kelompok lain,tak lama ia menemukan nya dengan langkah pelan Gazella mengikuti mereka dari jarak yang cukup jauh,ia mengeluarkan jarum perak yang telah ia lumuri racun lebih dulu.


Ia melempar kan jarum tersebut dan tepat sekali mengenai leher musuh nya dengan cepat ia berlari untuk menemukan musuh-musuh nya karna jika mereka yang telah kena jarum perak tersebut akan langsung mati,untuk tidak meninggalkan jejak dan tidak ada yang curiga jadi lebih baik ia membunuh mereka dengan menggunakan jarum perak milik nya.


Anak-anak yang lain berteriak histeris melihat pemandu mereka tiba-tiba jatuh ke tanah begitu saja,maklum saja mereka anak-anak orang kaya yang tidak pernah ke hutan jadi mereka akan takut jika melihat seperti itu apa lagi di usia mereka masih di sebut kecil.


Berbeda dengan Gazella yang merupakan Queen mafia tidak akan ada takut nya terhadap apapun,ia akan membunuh musuh nya lebih dulu setelah mereka semua mati baru lah ia akan mencari anak-anak lain nya membawa mereka keluar dari dalam hutan tersebut.


Dua jam kemudian Gazella telah membunuh mereka semua dengan menggunakan jarum perak tersebut,ia kembali ke teman-teman nya yang sekarang bingung karna ia hilang dan mencari nya juga.


"Gazellaaaa"teriak Claudia tak jauh dari mereka.


"Maaf kan aku tadi tersesat"ucap Gazella beralasan.


"Syukurlah kau akhir nya ketemu kami sudah mencari mu juga"ucap Claudia.


"Masih belum ketemu juga"tanya Gazella.


"Belum"ucap mereka serempak.


"Kita cari kelompok lain saja untuk bergabung dari pada kita tersesat di sini karna Om itu belum juga ketemu"ucap Gazella.


"Benar lihat lah hutan ini semakin menyeramkan dan ini sudah tengah malam"ucap Claudia menyetujui.

__ADS_1


Mereka mengangguk setuju segera mencari yang lain nya yang mana pemandu mereka juga sudah mati di tempat membuat yang lain ketakutan.


__ADS_2