
Kedua nya tampak serasi saat berdansa Kevan sama sekali tidak mengalihkan pandangan nya dari wanita cantik yang berada di depan nya,Rasa nya ia ingin menghentikan waktu agar ia dan gadis pujaan nya bisa menikmati waktu berdua.
"Kenapa menatap seperti itu"tanya Gazella polos,ia memang jenius namun masalah percintaan tidak ads yang ia mengerti sama sekali karna yang ia mengerti hanya bagaimana cara agar cepat perusahaan nya maju dan membalas kan dendam nya,urusan tentang percintaan tidak ada terbesit sedikit pun di otak nya dan lagian ia juga ingin menikmati masa muda lebih setelah membalaskan dendam nya nanti.
"Aku hanya kagum saja setelah beberapa tahun tidak bertemu kau semakin cantik"ucap Kevan.
"Memang dari dulu sudah cantik"ucap Gazella membuat Kevan terkekeh.
"Kau memang yang tercantik di mata ku dan hati ku"ucap Kevan.
"Apa maksud nya"ucap Gazella polos membuat Kevan geleng kepala.
"Nanti kau akan mengerti"ucap Kevan di angguki Gazella.
"Apa kau akan kembali lagi ke negara K"tanya Kevan.
"Tentu saja aku sekolah di sana"ucap Gazella.
"Tidak bisa kah kau di sini bersama ku"tanya Kevan membuat kening Gazella mengerut bingung.
"Kenapa aku harus bersama ku kau kan sudah mempunyai teman di sini"ucap Gazella.
"Aku memang mempunyai teman tapi aku juga ingin dekat dengan teman hidup ku"ucap Kevan dengan serius.
"Teman hidup"ulang Gazella.
"Ya kau akan menjadi teman hidup ku"ucap Kevan.
"Baik lah aku akan menjadi teman hidup mu"ucap Gazella membuat wajah Kevan berbinar bahagia.
"Terimakasih"ucap Kevan memeluk Gazella erat serta mencium kening Gazella membuat Gazella terdiam kaku.
Suara sorakan dan tepuk tangan menggema di ruangan tersbut melihat betapa serasi dan romantis nya kedua orang tersebut karna mereka asyik dengab dunia nya hingga tidak sadar tinggal mereka di lantai danda tersebut yang menjadi tontonan semua orang.
__ADS_1
"Mama calon memantu mama sudah bersedia jadi teman hidup ku"ucap Kevan dengan wajah bahagia nya mengatakan hal tersebut pada Celine membuat Celine mengajungkan kedua jempol nya.
"Kau apaan sih"ucap Gazella menutup wajah nya dengan kedua tangan nya malu mendengar ucapan Kevan.
Kevan yang melihat Gazella malu tertawa pelan dan memeluk Gazella erat,hanya satu kata yang menggambarkan perasaan nya yaitu bahagia bahkan sangat sangat bahagia.
"Calon besan"ucap Celine pada Rose di samping nya dan Jasmine.
"Aku besanan juga dengan mu"ucap Rose terkekeh.
"Iyalah siapa yang tidak akan terpesona dengan wajah tampan putra ku"ucap Celine bangga.
"Ck ingat putri ku cantik yang membuat putra mu seperti itu"ucap Rose kesal membuat Celine terkekeh.
Setelah pelukan tersebut lepas Gazella berlari kecil menghindari Kevan karna malu bagaimana tidak malu semua orang menatap nya dan Kevan,ia segera memeluk Rose erat menyembunyikan wajah nya.
"Kenapa sayang"tanya Rose mengelus kepala Gazella.
"Ella sangat malu ma"cicit Gazella membuat Rose tertawa begitu pun dengan Celine berbeda dengan Jasmine yang menatap Gazella dengan sedih karna Gazella seperti tidak menganggap nya ada.
"Aku juga tidak tahu kalau putri cantik ku bisa malu karna biasa nya ia hanya malu-malu in"ucap Rose terkekeh.
"Mamaaa"rengek Gazella seperti anak kecil membiat kedua wanita tersebut tertawa betapa lucu nya wajah Gazella.
"Jangan menggoda menantu ku Rose kasihan dia wajah nya sudah memerah begitu"ucap Celine.
"Menyebalkan"dengus Gazella melepaskan pelukan nya.
Gazella berjalan meninggalkan mereka yang masih tertawa,ia mengambil banyak makanan untuk mengurangi rasa kesal nya dan duduk kursi menyantap makanan tersebut. Saat sedang asyik makan seseorang duduk di depan nya membuat Gazella menoleh.
"Ada apa"tanya Gazella datar.
"Aku hanya mengucapkan selamat ulang tahun untuk mu"ucap Rora pada Gazella.
__ADS_1
"Ya"ucap Gazella.
"Apa kau membenci ku"tanya Rora karna Gazella tidak pernah berbicara pada nya meski pun mereka tinggal di satu atap walau hanya sebentar.
Gazella diam saja tanpa menjawab pertanyaan Rora karna menurut nya semua yang terjadi pada nya adalah kesalahan mereka bertiga.
"Kau diam berarti benar kau membenci ku"ucap Rora menunduk.
"Fikirkan saja sendiri"ucap Gazella berdiri dari duduk nya.
"Tunggu sebentar aku hanya ingin mengatakan agar kau jangan membenci mommy dan daddy,mereka selalu tersiksa saat melihat mu bersama keluarga baru sedangkan dengan mereka yang orang tua kandung mu kau menganggap mereka tidak ada,semua itu salah ku yang merebut perhatian mereka dari mu karna penyakit yang dulu aku derita"ucap Rora pelan.
Gazella mengepalkan tangan nya kuat hingga gelas yang berada di genggaman nya pecah,tangan nya mengeluarkan banyak darah membuat Rora panik.
Tanpa berkata-kata lagi Gazella meninggalkan Rora di sana dengan aura dingin yang tak bersahabat,dari kejauhan Jasmine yang melihat itu khawatir segera melangkah cepat mengikuti kemana Gazella pergi.
Kau memang mudah untuk mengatakan semua itu namun kau tidak tahu bagaimana rasa nya,aku yang mengalami nya dan aku yang merasakan nya,jika saja mereka memperhatikan ku sedikit saja aku akan mengerti tapi apa mereka bahkan seperti tak melihat ku saat berada di depan mereka,kalian tertawa bahagia tanpa kalian tahu tangisan ku yang juga ingin ikut tertawa bahagia seperti kalian dulu,batin Gazella mata nya dingin namun terlihat kesedihan di sana.
Ia berjalan tanpa arah dengan tatapan kosong serta tangan yang masih berdarah bahkan menetes,namun ia tidak pedulikan bayangan mereka tertawa bersama-sama tanpa diri nya membuat hati lebih sakit,dimana dulu ia hanya bisa mengintip kebersamaan mereka sedangkan ia hanya melihat dari kejauhan dengan tangisan nya yang juga ingin seperti Rora bahagia bersama mereka.
"Gazella"ucap Jasmine masih setia mengikuti Gazella dari belakang.
"Pergi"ucap Gazella dingin.
"Mommy akan pergi setelah mengobati tangan mu dulu ayo nak"ucap Jasmine mendekati Gazella namun Gazella melangkah mundur.
"Pergi"bentak Gazella keras membuat Jasmine tersentak kaget.
Mendengar suara ribut dari arah luar mereka segera keluar dari dalam dan melihat Gazella dan Jasmine di sana.
"Tapi nak.."ucapan Jasmine terpotong karna ucapan Gazella.
"Jangan memanggil ku seperti itu bukan kah aku bukan anak mu"ucap Gazella dengan aura yang semakin mengertikan.
__ADS_1
"Gazella"bentak Jasmine kuat tidak tahan mendengar ucapan Gazella,apalagi saat mengingat bagaimana dekat nya Gazella dengan Rose seperti ibu dan putri kandung nya sedangkan ia jangan kan bisa mendekat berbicara saja Gazella tidak mau.