
Setelah bersiap dan sarapan pagi kedua nya segera meninggal kan hotel tersebut,Erland melajukan mobil nya ke dalam hutan tidak jauh dari markas mafia nya berada namun ia tidak membawa Jasmine ke sana.
"Kita kemana"tanya Jasmine menatap sekeliling nya dimana pohon-pohon berjejer rapi.
"Ke suatu tempat aku yakin kau akan menyukai nya"ucap Erland tersenyum.
"Tapi ini kita di tengah hutan kau tidak berencana membunuh ku kan"ucap Jasmine dengan wajah polos nya membuat Erland gemas sendiri.
"Hentikan pikiran mu itu sayang mana mungkin aku melakukan itu kau tau sendiri aku tidak akan sanggup hidup tanpamu"ucap Erland.
"Lalu kenapa kau membawa ku ke tengah hutan begini"tanya Jasmine.
"Nanti kau akan tahu..sebentar lagi kita sampai"ucap Erland menggenggam tangan Jasmine.
Sepuluh menit kemudian kedua nya turun dari dalam mobil,Erland menggandeng tangan Jasmine menuju sebuah air terjun tak jauh dari mereka membuat senyum Jasmine mengembang sempurna.
"Segar nya"ucap Jasmine merentangkan tangan nya menikmati hembusan angin yang tersasa sejuk menerpa tubuh nya.
"Indah bukan"tanya Erland memeluk Jasmine dari belakang.
__ADS_1
"Iya dari mana kau tempat ini"tanya Jasmine.
"Rahasia"ucap Erland membuat Jasmine mengendus kesal.
"Sini duduk"ucap Erland lagi.
"Setelah anak-anak kita besar nanti aku ingin mendaki bersama mu,menikmati hari-hari kita di tengah hutan menjelejah bersama pasti menyenangkan"ucap Jasmine dengan mata berbinar karna ia sangat menyukai menjelajah hutan.
"Tentu kita bisa menghabis kan waktu kita berdua sesuai ke inginan mu"ucap Erland tersenyum.
"Aku tidak sabar menanti kan hal itu"ucap Jasmine membuat Erland terkekeh pelan.
Kedua nya menikmati suasana air terjun tersebut dengan saling memeluk satu sama lain,sederhana namun membuat kedua nya bahagia menghabiskan waktu berdua tanpa ada yang mengganggu.
"Sayang mandi dulu baru tidur"ucap Erland melihat Jasmine yang akan memejamkan mata nya di atas ranjang.
"Iya"ucap Jasmine dengan malas namun tetap melakukan apa yang Erland katakan.
"Aku ke ruang kerja ku sebentar"ucap Erland sebelum Jasmine benar-benar masuk ke dalam kamar mandi.
__ADS_1
Erland pun segera ke lantai dua di mana ruang kerja nya berada,ia mengeluarkan ponsel nya dan menelpon anak buah nya yang berada di negara xxx.
"Hallo bos"ucap seseorang di seberang sana.
"Persiap kan semua nya"ucap Erland dingin setelah itu ia langsung mematikan sambungan telpon nya.
Aku akan menyelesaikan semua nya di sana dan kembali ke sini,gumam Erland pelan.
Selesai ia pun segera turun ke lantai bawah mendapati Jasmine sedang duduk di ruang keluarga.
"Sudah selesai"tanya Jasmine dengan satu kotak strobery di tangan nya.
"Sudah"ucap Erland tersenyum.
"Kau sudah melihat kamar yang telah aku siap kan untuk anak-anak kita"tanya Erland duduk di samping Jasmine.
"Apa kah sudah selesai"tanya Jasmine antusias.
"Tentu"ucap Erland dengan segera Jasmine menarik tangan Erland menuju ke kamar anak-anak mereka.
__ADS_1
ceklek
Jasmine membuka pintu tersebut dan keget melihat desain kamar anak-anak mereka yang begitu mewah,semua barang pun telah tersusun rapi di sana dengan warna biru laut dan lukisan indah di dinding tersebut,bahkan poto-poto mereka berdua terpajang rapi di sana mulai dari poto pernikahan hingga poto Jasmine yang sudah hamil besar begitu membuat nya sangat bahagia.