MAFIA DINGIN JATUH CINTA

MAFIA DINGIN JATUH CINTA
Episode 144


__ADS_3

Jessica menatap Aksa yang sedang di dekat nya karna teringat dengan Karin dan Tiara.


"Sayang bagaimana dengan kak Karin dan Tiara"tanya Jessica.


"Mereka berdua sudah meninggal karna kecelakaan yang mereka alami"ucap Aksa berbohong karna tidak mau Jessica drop lagi apa lagi saat ini Jessica baru saja sadar.


Jessica terdiam di buat nya meski pun Karin membenci nya tapi ia menyayangi Karin karna cuma Karin saudara nya.


"Jangan banyak berpikir dulu,kau baru saja sadar aku tidak mau kau kenapa-napa lagi"ucap Aksa mengelus kepala Jessica.


Saat Jessica akan bicara baby Arka menangis membuat Jessica tersenyum melihat nya.


"Sayang aku ingin menggendong putra kita"ucap Jessica.


"Sebentar dia pasti menangis karna sudah merindukan mu"ucap Aksa menggendong baby Arka dan memberikan nya pada Jessica,setelah itu ia menggendong baby Jasmine yang sudah selesai memakai baju.


"Tuan saya pulang dulu untuk mengambil perlengkapan nona dan membawa makanan dari rumah"ucap bibi Er.


"Iya bi terimakasih"ucap Aksa.


"Iya tuan"ucap bibi Er segera pergi meninggal kan ruangan tersebut meninggal kan keluarga kecil yang sedang bahagia.


"Siapa nama mereka"tanya Jessica melihat putra nya mirip sekali dengan Aksa.

__ADS_1


"Nama baby boy Arka Ardana Abraham dan baby gils nama nya Jasmine Falleria Abraham,apa kau suka nama mereka"tanya Aksa.


"Aku suka nama nya bagus dan cocok untuk mereke bardua"ucap Jessica tersenyum.


"Mereka berdua begitu mirip dengan ku hanya mata dan bibir nya saja yang mirip dengan mu"ucap Aksa.


"Iya aku melihat nya padahal aku yang mengandung mereka kenapa mereka sangat mirip dengan mu bukan aku"dengus Jessica.


Aksa tertawa pelan mendengar kan ucapan istri nya yang tidak terima dengan ucapan nya.


Di negara lain Sasa yang sudah hamil sembilan bulan sedang duduk santai di ruang tamu karna kehamilan nya tinggal menunggu hari maka ia akan segera melahir kan anak pertama nya,Vino sendiri tidak pergi lagi ke perusahaan ia bekerja di rumah karna bisa saja Sasa akan melahir kan sebelum waktu nya maka dari itu ia memilih bekerja di rumah.


"Apa pekerjaan mu masih banyak"tanya Sasa karna bosan terus duduk tidak melakukan apa pun.


"Tidak aku hanya bosan saja dan ingin berjalan-jalan"ucap Sasa.


"Ayo kita pergi"ucap Vino tersenyum dan mematikan laptop nya.


Sasa segera berdiri dari duduk nya dan menggandeng tangan Vino keluar rumah.


"Kau ingin ke mana"tanya Vino.


"Kita keliling saja"ucap Sasa.

__ADS_1


"Baik lah,jika kau lelah katakan pada ku"ucap Vino.


"Iyaa"ucap Sasa.


Kedua nya berjalan-jalan di sekitar perumahan mereka sesekali menyapa tetangga yang kebetulan berpapasan dengan mereka.


"Kita istirahat dulu "ucap Sasa pada Vino setelah mereka berjalan jauh.


"Ayo sini jangan di paksakan"ucap Vino menggendong Sasa ke kursi di dekat jalan.


"Apa aku tidak berat"tanya Sasa polos.


"Tidak juga"ucap Vino tersenyum.


"Badan ku sangat gemuk sekarang,seperti nya setelah aku melahirkan aku harus diet agar berat badan ku turun"ucap Sasa.


"Biar kan saja,aku akan mencintai mu apa ada nya apa lagi baby kita masih membutuh kan ASI nanti nya"ucap Vino.


"Nanti kau malah mencari wanita lain dan malu karna aku tidak cantik lagi dan gemuk"ucap Sasa menunduk.


"Aku tidak akan pernah tertarik pada wanita mana pun dimata dan hati ku hanya kau wanita tercantik yang tak akan tergantikan di dalam hati ku oleh siapa pun"ucap Vino mencium kening Sasa membuat Sasa tersenyum tipis.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


Jangan lupa vote,like dan komen nya kk


__ADS_2