
Sampai di rumah Aksa membawa Kris masuk ke dalam dengan menggendong nya karna Kris tertidur setelah lelah menangis.
"Kenapa dengan Kris"tanya Jessica melihat Kris seperti nya habis menangis.
"Akan aku ceritakan di kamar"ucap Aksa membawa Kris ke kamar nya dan menidurkan nya di atas ranjang mereka.
Aksa pun menceritakan apa yang ia lihat tadi pada Jessica semua nya membuat Jessica ikut marah juga karna ia sesalah apa pun Jasmine dan Arka dulu ia tidak pernah membentak nya apalagi ingin menampar nya.
"Kris akan tinggal bersama kita di sini saja"ucap Aksa.
"Aku setuju"ucap Jessica mengangguk.
"Tapi bagaimana dengan mereka nanti nya"tanya Jessica.
"Biar aku yang bicara"ucap Aksa di angguki Jessica.
Sementara di rumah sakit Erland menatap ruangan yang di dalam nya Aurora sedang di periksa,tak lama datang Jasmine dan putra nya kecuali Bintang.
"Bagaimana kondisi nya"tanya Jasmine.
"Dokter belum keluar"ucap Erland.
"Semoga dia baik-baik saja"ucap Jasmine di angguki Erland.
Tak lama dokter yang menangani Aurora keluar dan menatap Jasmine dan Erland bergantian.
"Saya harap kejadian ini tidak akan terulang lagi tuan,tubuh nona Aurora lemah dan tidak tahan lelah karna penyakit nya dan beruntung tuan membawa nya dengan cepat hingga dia sekarang baik-baik saja,sementara nona akan di rawat di sini sampai kondisi nya membaik"ucap dokter tersebut.
"Terimakasih dok"ucap Jasmine lega mendengar kondisi Rora yang sudah membaik.
"Suster akan memindahkan nona ke ruangan nya"ucap dokter tersebut di angguki Jasmine.
Pintu terbuka menampilkan Rora yang masih memejamkan mata nya dengan selang infus di tangan nya,mereka membawa Rora ke ruangan di mana dulu ruangan Jasmine di rawat setelah selesai melahirkan.
"Kemana lagi kita harus membawa nya berobat agar sembuh"ucap Jasmine pada Erland yang duduk di samping.
"Pasti akan ada obat nya kita harus berusaha keras mendapat kan nya"ucap Erland.
Mereka pun menunggu Rora sadar hingga lupa masalah tentang Kris.
******
__ADS_1
Tiga hari berikut nya Rora sudah di perboleh kan pulang dan selama itu pula Erland dan Jasmine selalu di rumah sakit menjaga Rora dengan baik.
"Kita pulang sayang"ucap Jasmine mengelus kepala Aurora.
"Iya mom"ucap Rora tersenyum sudah bisa kembali pulang ke rumah.
"Ayo daddy sudah menunggu di luar"ucap Jasmine menggenggam tangan Rora keluar ruangan menuju parkir di mana Erland berada.
Mereka pun masuk ke dalam mobil dan meninggal kan rumah sakit,mereka sama-sama diam hingga Rora bersuara.
"Mom Kris kemana"tanya Rora.
"Dia di rumah kakek Aksa"ucap Jasmine di angguki Rora.
Setelah itu tidak lagi pembicaraan antara mereka hingga sampai di rumah,suasana rumah terasa sepi tidak seperti biasa nya karna biasa suara Kris akan selalu terdengar di rumah tersebut.
"Rora istirahat dulu yah"ucap Jasmine mengantar Rora ke kamar nya.
Rora pun mengangguk karna tubuh nya masih terasa lemah hingga butuh istirahat yang cukup agar tubuh nya tidak selemah saat ini.
Lain hal nya dengan Kris yang tiga hari ini tinggal bersama Aksa dan Jessica sedikit berubah tidak seceria dulu membuat Aksa dan Jessica sedih karna perubahan cucu mereka.
"Queen sayangg"panggil Aksa memanggil Kris.
"Kau sedang apa sayang"tanya Aksa mengelus kepala Kris.
"Menggambar saja kek"ucap Kris.
"Kek Kris ingin sekolah Kris bosan di rumah terus"ucap Kris lagi.
"Besok kakek akan daftar kan dan Kris akan sekolah"ucap Aksa.
"Benarkah kek"tanya Kris dengan wajah bahagia nya.
"Tentu saja"ucap Aksa mengelus kepala Kris.
"Terimakasih kek"ucap Kris memeluk Aksa.
"Kalian berpelukan tidak mengajak nenek kalian ini"ucap Jessica baru datang dan duduk di samping Aksa karna Aksa memangku Kris.
"Tidak"ucap mereka berdua kompak membuat Jessica cemberut sedangkan Kris tertawa melihat Kris.
__ADS_1
"Nenek lucu kalau cemberut begitu"ucap Kris membuat Jessica dan Aksa tersenyum tipis mendengar kembali tawa yang tiga hari ini mereka tidak mendengar nya.
"Rora baru saja pulang dari rumah sakit kita ke sana menjenguk nya"ucap Jessica.
"Kris tidak mau ke sana"ucap Kris cepat karna masih takut dengan Jasmine serta merasa bersalah telah membuat kakak nya sakit setelah mendengar ucapan Jasmine.
"Sayang kita ke sana hanya menjenguk kak Rora saja kalau Kris tidak mau di sana Kris boleh bersama kakek dan nenek pulang ke sini"ucap Jessica lembut.
"Nenek janji Kris boleh ikut"tanya Kris.
"Tentu ini juga rumah cucuk nenek"ucap Jessica.
"Baik lah Kris ikut melihat kak Rora saja"ucap Kris membuat Jessica tersenyum.
"Ayo bersiap"ucap Jessica di angguki Kris yang sudah berlari lebih dulu masuk ke dalam kamar.
"Kau tidak ikut"tanya Jessica pada Aksa.
"Aku ikut hanya untuk menjenguk Rora saja"ucap Aksa karna masih merasa kecewa dan marah pada Jasmine dan Erland,bukan nya ia tidak tahu apa yang selama ini di rasakan Queen karna Bintang selalu menceritakan nya pada nya namun ia tahan untuk tidak membicarakan nya karna ia ingin kedua nya sama-sama sadar apa yang mereka lakukan itu salah,walaupun Rora mempunyai penyakit tidak seharus nya selalu fokus pada Rora karna mereka masih mempunyai putri kecil lain nya.
Setelah bersiap mereka berangkat menuju kediaman Jasmine dan Erland untuk menjenguk Rora yang sudah pulang dari rumah sakit.
"Queen tidak papa sayang"tanya Aksa.
"Iya kek"ucap Kris.
"Jangan takut yah mommy tidak akan marah pada Kris"ucap Jessica lembut.
"Mommy dan daddy serta kakak sayang pada Kris jadi jangan takut"ucap Jessica lagi membuat Kris diam saja.
Mobil yang di kendarai Aksa sampai di rumah Erland,mereka turun dari dalam mobil dan masuk ke dalam.
"Kriss kakak kangen sekali"ucap Bintang berlari memeluk adik kecil nya.
"Kris juga kangen kakak"ucap Kris membalas pelukan Bintang.
"Kalian seperti tidak bertemu bertahun-tahun saja padahal kemaren kalian bertemu"ucap Jessica geleng kepala.
"Nenek iri saja"ucap Bintang membuat Kris tertawa pelan.
"Kriss"panggil Jasmine mendengar suara dari luar ia pun keluar dan melihat Kria sedang berpelukan dengan Bintang,ia memang belum pernah bertemu dengan Kris karna berada di rumah sakit menjaga Rora.
__ADS_1
Kris yang mendengar nama nya di panggil menoleh raut wajah nya tiba-tiba saja berubah dingin membuat mereka semua terkejut melihat perubahan wajah Kris bahkan wajah itu terlihat dingin dari Erland dulu saat masih belum menikah.